Mengingat Nama Orang Lain

Di banyak buku pengembangan diri dan komunikasi yang pernah saya baca, mengingat nama orang lain adalah satu hal dianggap penting. Di salah satu buku yang pernah saya baca (saya lupa judulnya,kalau tidak salah adalah buku tulisan Larry King) bahkan ditulis seperti ini :

Orang tidak peduli kelaparan yang terjadi di Afrika, orang lebih peduli ketika orang lain mampu mengingat namanya dan menyebutkannya dengan benar ketika bertemu.

Anda bisa bayangkan ketika Anda sedang jalan-jalan, ada seorang kenalan Anda yang bisa menyapa Anda dengan menyebutkan nama lengkap Anda. Ada suatu rasa penghargaan yang kita terima ketika kita disapa orang dengan nama resmi kita (apalagi kalau disapa dengan nama lengkap). Rasa penghargaan ini bagi saya lebih terasa apabila yang menyapa saya adalah orang yang belum terlalu akrab dengan saya.

Saya pun kadang (boleh dikata sering πŸ˜€ ) lupa dengan nama orang lain. Beberapa kali saya bertemu dengan teman/kenalan lama, saya ingat mukanya tapi celakanya saya lupa namanya :-p . Biasanya yang saya lakukan adalah tetap berkomunikasi (ngobrol) dengan seramah/seakrab mungkin sambil berusaha mengingat-ingat namanya. Pernah suatu kali saya bertemu teman lama di sebuah restoran, sampai akhir obrolan saya tidak bisa ingat namanya πŸ˜€ … padahal obrolan sudah berlangsung cukup lama.

Karena saya tahu persis kalau nama adalah hal yang penting dalam sebuah perkenalan/hubungan, saya berusaha mengingat-ingat dengan sebaik-baiknya nama setiap orang yang saya jumpai. Tapi ini adalah hal yang tidak gampang dipraktekkan. Mungkin saya perlu mencatat nama orang lain ketika berkenalan, biar tidak lupa (sadar diri kalau sering kena gejala pikun alias gampang lupa =)) ).

9 thoughts on “Mengingat Nama Orang Lain

  1. halo mas tedy, masih inget saya.. mudah2an inget πŸ˜€ dan jangan lupa sama papayanews yah.. di update donk feed yang ada di papayanews. Dan jangan lupa main2 ke inbox.. ada sesuatu yang surprise deh.. :))

Leave a Reply