Kampanye & Macet

Macetnya Jakarta siang sampai sore ini. Jakarta memang akrab dengan kemacetan, tapi hari ini kemacetannya bisa dikatakan luar biasa. Kampanye hari terakhir Pilkada DKI jadi pemicu utama kemacetan hari ini. Siang ini saya jadi salah satu korban pawai kampanye. Terjebak macet di tengah kerumuman orang yang ikut pawai.

Dari Pancoran menuju Sudirman siang ini saya tempuh dalam waktu sekitar 1.5 jam. Gila…membosankan sekali. Apalagi perut ini lapar sekali. Perjalanan yang biasanya ditempuh kurang dari satu jam sekarang jadi berkali lipat. Mungkin waktu tempuh yang cukup lama ini terasa benar-benar lama karena perut saya yang lapar.

Dari Jl. MT Haryono sampai Semanggi (Jl.Gatot Subroto) di sekeliling mobil yang saya tumpangi diramaikan dengan mobil dan motor peserta kampanye. Yang ada di sekitar saya adalah simpatisan pendukung Cagub Adang Daradjatun.

Kendaraan yang bergerak merayap membuat saya mengamati tingkah polah para peserta kampanye. Ada ibu-ibu, bapak-bapak, remaja, anak-anak usia sekolah, sampai balita pun ada yang ikut pawai kampanye Pilkada. Ibu-ibu dan anak-anak kebanyakan naik Kopaja/Metro Mini yang dijadikan kendaraan kampanye. Anak-anak muda banyak yang duduk pula di atap angkutan tersebut. Motor adalah kendaraan yang mendominasi pawai siang ini. Sambil membawa spanduk dan bendera bergambar calon gubernur mereka berpanas-panas ria di atas motor. Sebagian ada juga yang duduk di dalam mobil carry yang dibuka pintu belakangnya.

Janjinya mau membebaskan Jakarta dari kemacetan kok malah bikin macet…..<geleng-geleng kepala> .

4 thoughts on “Kampanye & Macet

  1. @ orangemood : saya sudah baca “curhat” Anda di blog seputar macet Jumat kemarin. Entah berapa ratus orang kena imbas negatif pawai hari terakhir kampanye kemarin. Beberapa teman saya pun mengalami kemacetan yang luar biasa kemarin.

    Buat para pendukung Adang : jangan bilang kalau mereka sudah minta maaf duluan. Minta maaf sih gampang…..

Leave a Reply