SPMB – Mengingat UMPTN

Sebenarnya saya berniat menulis tentang topik ini kemarin. Berhubung pulang malam dan mengantuk berat akhirnya saya urung menulis tadi malam. Kemarin itu saya membaca berita (di Detik.com kalau tidak salah) tentang situs pengumuman hasil SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa baru).

Saya capture tampilan web SPMB saat masih belum bisa diakses, seperti ini :

spmb

Tadi baru saja saya lihat lagi ternyata webnya sudah bisa diakses para peserta SPMB, sekarang tampilannya sudah berubah menjadi seperti ini :

spmb2

Lihat situs ini jadi ingat pengalaman saya dulu menanti-nanti hasil UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negri). Bulan Agustus 2001 (tanggal tepatnya saya lupa), hasil UMPTN katanya bisa diakses via situsnya (lagi-lagi saya lupa apa nama situsnya, umptn.or.id??). Saking penasarannya saya pergi ke warnet dari sekitar pukul 11 malam sampai sekitar pukul setengah 2 dini hari. Hasilnya? Tidak bisa masuk sama sekali ke situsnya UMPTN itu. Overload mungkin servernya, atau mungkin juga akses internet dari warnet sedang jelek sekali…he..he..maklum dulu belum zaman internetan sendiri ; eh ini bisa jadi cerita sendiri tentang evolusi akses internet yang saya pakai :D.

Ok kembali ke cerita seputar UMPTN tadi, akhirnya jam setengah 2 pagi saya pulang ke kos. Pulang sambil penasaran, akhirnya malah susah tidur. Iseng mendengarkan radio, eh sekitar pukul 3 pagi saya menemukan siaran tentang pengumuman hasil UMPTN. Rupanya itu radio kampusnya ITB. Mereka membuka kesempatan bagi peserta UMPTN yang ingin tahu hasil ujian dengan cara mengirimkan SMS (nomor ujiannya). Ah ini yang saya cari untuk memuaskan rasa penasaran saya. Saya cepat-cepat SMS. Cukup lama menunggu, beberapa lagu lewat sampai akhirnya penyiarnya berkata : “untuk Tedy dengan nomor UMPTN …. , selamat datang di kampus tercinta…” Ha..ha..ha…leganya ternyata saya diterima masuk ITB.

Sebenarnya kalau mau dipikir, ngapain juga saya terjaga semalaman — penasaran hasil UMPTN; padahal keesokan harinya hampir semua surat kabar menampilkan pengumuman hasil UMPTN. Tapi ya di situ letak seni dan memorinya, rasa deg-degan dan kelegaan yang saya rasa saat tahu hasilnya.

Ok cukup nostalgilanya, selamat bagi para peserta SPMB 2007 yang sukses masuk ke perguruan tinggi negeri.

2 thoughts on “SPMB – Mengingat UMPTN

  1. Waktu itu saya masih menggunakan koran untuk mendapatkan info kelulusan umptn. Ya namanya juga tahun ’96, seingat saya informasi umptn di internet belum ada (atau saya yang enggak tau yah.. internet aja belon tau.. ). Dan diwaktu pagi hari pada saat pengumuman, merupakan rezeki bagi tukang koran. Yang biasanya harga koran sekitar 1000 atau 500, bisa mencapai sekitar 5000 rupiah.

Leave a Reply