Mengganti IP Address

Mengganti alamat IP mungkin merupakan suatu hal yang sangat biasa dan sederhana bagi Anda yang sehari-hari berkecimpung dalam dunia IT/networking. Sekadar sharing informasi bodoh-bodohan…khusus untuk mereka yang belum bisa mengubah alamat IP di komputer sendiri :D.

Kita bisa mengganti alamat IP baik dengan menggunakan command line maupun dengan menu GUI yang sudah disediakan dalam sistem operasi. Di Windows XP misalnya, mudah sekali mengganti alamat IP komputer kita. Cukup dengan menggunakan menu grafis yang ada. Lihat gambar screenshot contoh tahapan mengisi alamat IP berikut :

Langkah-langkahnya adalah :

  1. Klik Start, pilih Control Panel
  2. Pilih Network Connections. Pilih di sini maksudnya dengan double click.
  3. Pilih network interface yang kita gunakan, misalnya pilih Local Area Connection jika kita terhubung ke network dengen menggunakan Ethernet.
  4. Klik menu Properties pada tampilan window yang muncul.
  5. Pilih menu Internet Protocol (TCP/IP). Di sini akan ada tampilan menu untuk menentukan sendiri alamat IP.
  6. Pilih Use the following IP address dan isikan alamat IP yang diinginkan (alamat IP, netmask, default gateway jika diperlukan, dan alamat DNS jika perlu terhubung ke Internet).
  7. Kalau sudah tutup semua window yang tadi sudah Anda buka dengan memilih OK/Close.

Di UNIX kita bisa mengatur alamat IP dengan command line (walaupun di beberapa varian UNIX sudah disediakan menu grafis untuk menentukan alamat IP). Berikut langkah untuk mengatur alamat IP di Solaris 10 :

  1. Jalankan perintah ifconfig seperti berikut ini :

    # ifconfig fjgi0 172.16.209.122 netmask 255.255.255.128 broadcast + up

  2. Edit file # vi /etc/hosts, format isi file /etc/hosts adalah “ip hostname“. Seperti berikut ini (asumsi alamat IPnya 172.16.209.122 dan hostname-nya adalah “smc“):

    # vi /etc/hosts
    172.16.209.122 smc

  3. Edit file # vi /etc/inet/hosts, format isi file /etc/inet/hosts adalah "ip" dan "netmask". Seperti berikut ini (asumsi alamat IPnya 172.16.209.122 dan hostname-nya adalah “smc“) :

    # vi /etc/inet/hosts
    172.16.209.122 smc

  4. Kalau nama hostname berubah, jangan lupa mengganti file /etc/hostname.fjgi0 (asumsi koneksi menggunakan interface fjgi0; nama interface tergantung sistem operasi. Ethernet misalnya kadang diberi nama hme0 atau eth0) :

    # vi /etc/hostname.fjgi0
    smc

    Format isi file /etc/hostname.interface adalah "hostname".

  5. Jika netmask yang digunakan berubah, jangan lupa mengubah juga isi file /etc/inet netmask.

    # vi /etc/inet/netmasks
    172.16.209.122 255.255.255.128

    Format isi file /etc/inet/netmasks adalah "ip" dan "netmask".
  6. Ubah file /etc/inet/ipnodes seperti berikut ini :

    # vi /etc/inet/ipnodes
    172.16.209.122 smc

    Format isi file /etc/inet/ipnodes adalah adalah "ip" dan "hostname".

Contoh mengatur alamat IP di Linux nanti menyusul :)

This entry was posted in Komputer, Unix. Bookmark the permalink.

22 Responses to Mengganti IP Address

  1. Niko says:

    Ted..tau cara ngeset default gateway di Solaris ga?? klo tau tolong postingin jg dong..thx

  2. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja » Gateway di Solaris

  3. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja » DHCP Client di Solaris 10

  4. hyde says:

    mas..mo tnya gmna cara mengganti ip yang diblock user..jd pas di NC kta g bsa gnti ipx..propertise di disable

  5. tedy says:

    @ hyde : ini bicara network connection di Windows ya? apa Anda udah login sebagai administrator? harusnya tidak ada user yang bisa disable propertiesnya kalau dia bukan administrator

  6. bambang says:

    Selama ini saya internet di kantor, dan di server terlihat jelas IP saya sedang akses halaman web yang dibuka, saya mo nanya bagaimana supaya server tidak mendeteksi IP saya dengan jelas, maksudnya server muter-muter dulu untuk mencari IP saya? Apakah ada software untuk itu? Thanks sebelumnya

  7. kiki says:

    Anda menulis :
    Pilih menu Internet Protocol (TCP/IP). Di sini akan ada tampilan menu untuk menentukan sendiri alamat IP.
    Pilih Use the following IP address dan isikan alamat IP yang diinginkan (alamat IP, netmask, default gateway jika diperlukan, dan alamat DNS jika perlu terhubung ke Internet).
    >>>
    Yang saya tanyakan :
    1. Kalau kita mengisi sembarang IP, apakah kita tetap bisa online ?
    2. Apa ini serupa dengan Hyde IP Address ?
    Terima-kasih

  8. tedy says:

    @ kiki :

    1. tentu tidak bisa diisi dengan sembarang IP, tergantung konfigurasi Network Anda sendiri. Entah apakah Anda single computer atau terhubung dengan LAN, sembarang di situ maksudnya sembarang memilih IP yang berada dalam jangkauan IP LAN Anda sendiri.
    2. Hyde IP Address atau Hide IP address? sepertinya bukan keduanya.

  9. Alsobrante says:

    makasih info nya, mo jajal dlu ah..

  10. pagerank says:

    wahh saya bukan orang it jadi saya cari info ini…thanks ya

  11. anthoy says:

    mas saya mau tanya

    alamat IP, netmask, default gateway itu di isi apa ??? saya gag tau … apa isi nya bole sembarang ????

    dan alamat DNS juga apa mksd nya …???

    maaf saya masih belum banyak tau ..
    mohon di jelaskan lagi ,…

    terima kasih banyak…
    ^_^

  12. ali says:

    mas kalo ganti DNS gimana caranya ????

    saya mau konek internet tapi DNSnya tetep ga mau rubah

  13. Basir says:

    kalau software untuk mengganti ip ada nggak ? karana kalau setting manual kelihatannya agak susah

  14. tedy says:

    @ Basir : belum pernah nemu software yang bisa dipakai untuk ganti IP address. Rasa-rasanya proses ganti IP hanya bisa dilakukan dari sisi OS deh Mas

  15. ardhie says:

    wah klo pake modem gimana?

  16. tedy says:

    @ ardhie : tergantung bagaimana setting modemnya. Modem seperti modem2 HSDPA dapat IP publik langsung dari providernya, jadi Anda tidak bisa ganti IPnya. Modem ADSL misalnya punya fitur untuk menyediakan IP (modem berfungsi juga sebagai DHCP server). Nah untuk yang terakhir Anda bisa ganti IP sendiri (harus tepat IPnya dalam 1 network)

  17. hmmm...? says:

    kalo gua sih kayaknya pake alamat IP statis, soalnya setiap kali disconnect terus clear history terus connect lagi IP nya berubah sendiri, tapi bukan yg dikomputer.

    IP komputernya sih tetap tapi nggak kedeteksi… buktinya gua kunjungin website dan blog yg ada script pendeteksi IP, toh IPnya beda kok.

    gua cuma perlu nyari software yg bisa merubah location…

    oh, ya BTW gua pake bandwidth DSL, ISP gua Telkom Speedy…

  18. Values says:

    Nah cara di atas ga mempan kayanya coz ga mempan sama rapidshare..

    mohon pencerahannya :D

    thanks

    jangan lupa kunjugi blog gembel saya ya :D

  19. ryan s says:

    hehe, bisa buat ngakali PPC. hehehe

  20. Mr.HD says:

    Pak Teddy..
    Saya Acces dengan menggunakan wifi bersama dengan bnyak rekan.
    Pada awalnya kecepatannya bagus….tetapi akhir-akhir ini sangat lambat.
    Informasi dari beberapa rekan ada seorang rekan yang membagi bandwidth untuk
    dia sendiri sehingga menyebabkan acces untuk yang lain lambat.
    Bisakah kita memproteksi komputer kita agar tidak ikut pembatasan dari dia (pembagi bandwidth).Padahal dia sdr bukan administrator, tetapi juga user sama dengan yang lain.
    Thanks

  21. tedy says:

    @ Mr HD : hmm koneksinya pakai apa Pak? sebelum masuk ke access point ke mana dulu? kalau rekan Anda yang bertindak sebagai Administrator membatasi bandwidth, tentu Anda tidak bisa melakukan apa-apa

  22. aat says:

    owh,,begini toh caranya,,saya dulu para ga tau eh mas, waduh mudah – mudahan kalau saya coba bisa yah mas tedy,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>