Banjarmasin (part 3) – Lift Hotel

Ada tempelan di dalam lift hotel Victoria yang menarik perhatian saya untuk di foto :

Menurut saya kok sepertinya kurang pas kalau pihak hotel menempelkan peringatan semacam itu. Bayangkan kesan yang dapat ditimbulkan dari tempelan peringatan macam itu. Terkesan lift memang sering mati karena listrik padam. Aneh juga masa hotel bintang 3 tidak bisa menyediakan listrik cadangan. Mungkin saja sebenarnya ini adalah langkah preventif dan hotel ini sama sekali tidak pernah mengalami pemadaman listrik…tapi yang namanya kesan bisa timbul dengan paradigma yang beraneka ragam kan?

Ada lagi hal lain yang bisa dikritisi (penyakit terlalu kritis :-p ) : penulisan kata “di mohon” kan salah tuh. Bukannya seharusnya ditulis dengan cara disambungkan? Memangnya ada tempat namanya “mohon” =))

2 thoughts on “Banjarmasin (part 3) – Lift Hotel

Leave a Reply