Surabaya (part 2) – Tentang Bebek Goreng

Tadi malam saat baru masuk hotel Ibis, saya pesan makan lewat room service. Pilih-pilih menu saya coba pecel bebek..sepertinya menarik. Begitu datang pesanan saya, saya cukup kaget melihat porsinya yang cukup besar. Lengkap dengan tahu, tempe, lalapan dan sambal. Ini lihat sendiri fotonya :

Bebeknya empuk, kulit bebeknya juga terasa crispy. Sambalnya juga ok, pedas manis. Dengan ukuran bebek yang cukup besar, porsi nasi yang sedikit tidak terlalu menjadi masalah…tetep nendang di perut. Pokoknya highly recommended bagi pecinta bebek goreng. Soal harga, karena kena service charge 21% harganya jadi sekitar Rp78000,-. Bisa diulang beli nih kalau menginap di Ibis lagi. Memang benar kata orang Jawa, “rega nggawa rupa” (“harga berbanding lurus dengan kualitas”…dalam hal ini tentu berbanding lurus dengan rasa).

7 thoughts on “Surabaya (part 2) – Tentang Bebek Goreng

  1. Rp 78.000 ?!!!

    Mending telp P’Sudjiantoro minta anterin ke bebek goreng yang terkenal di Surabaya (saya lupa namanya, tapi pernah titip P’Djanuar waktu ke Sby)

Leave a Reply