Ujung Pandang (part 1) – Lion Itu Pasti

Ah kesampaian juga menginjakkan kaki di tanah Sulawesi. Malam ini saya datang pukul 23.00 di Bandara Hasannudin Makassar (dulu Ujung Pandang kan?). Kali ini naik Lion Air, dapat bonus delay 1 jam. Jadwal berangkat harusnya pukul 18.00, di boarding pass tercantum penumpang boarding pukul 17.40. Sampai 17.40 masih tidak ada tanda-tanda penumpang disuruh naik pesawat (lah pesawatnya aja gak ada).

Sore ini terminal 1A sudah seperti pasar malam saja ramainya. Rupanya bukan cuma penerbangan ke Makassar saja yang delay, beberapa penerbangan lain seperti ke Palembang & Denpasar juga delay.

Dalam hati cuma tersenyum aja saat pukul 18.45, petugas Lion Air di pintu A4 mengumumkan pesawat ditunda keberangkatannya selama 60 menit karena alasan operasional (tepat seperti dugaan saya).  Tepat juga seperti prediksi Ramdhan (manajer di kantor) yang mengomentari kepergian saya naik Lion Air. Tadi siang Ramdhan bilang “Ngapain buru-buru ke airport, Lion mah pasti telat 😀 . Sialan, beneran telat. Langsung saya SMS Ramdhan. Mungkin dia tertawa kalau sudah tahu Lion Air yang akan saya naiki delay.

Jadi Lion itu pasti……pasti delay-nya.

Loh kok kamu naik Lion Air, katanya kantormu yang perusahaan asing itu standarnya pergi pakai Garuda? Entah lah mungkin bos saya malas juga diskusi soal airline dengan saya…kan saya tukang komplain. Tahu-tahu sudah confirm disuruh berangkat naik Lion Air. Mau komplain lagi gara-gara disuruh pergi dengan Lion Air,  ntar dibilang kaya anak kecil lagi…nanti sajalah curhat-nya (mungkin di postingan selanjutnya).

Update :
Foto di atas adalah foto boarding pass Lion Air, makin miskin aja Lion Air…jelek amat boarding passnya. Maret lalu sepertinya masih bagus boarding passnya. Lihat nih masih lebih menarik kan daripada cuma kertas putih polos :

9 thoughts on “Ujung Pandang (part 1) – Lion Itu Pasti

  1. Hehehehe, untung gak wAdam Air dah gulung tikar….tempo hari aja gw berangkat ke Batam ngotot minta Garuda malah dikasih Kucing Air itu, gara2 si big bos ke SBY naek Sriwijawa….xixixixi

    standar sekarang, dalam & luar negeri tetep Garuda/Economy :d…tapi hotelnya dong ah….

  2. Guys,standard tetep Garuda berhubung perginya mendadak ya terpaksa flight sedapetnya..pan lagi musim liburan ya susyah lah cari Garuda.
    Bossmu tetep bela anak buahnya kok malah kemaren ini sampe ada yg naik GA biz class.

  3. Eh…lupa pengalaman saya beberapa kali ke S’pore pake Lion juga delay.
    Terakhir delay 75 menit trus dikasih lunch hoka2 bento yang paket 10 ribu…

  4. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja

  5. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja » Makassar (part 1) - Boeing 737-900ER

Leave a Reply