Makassar (part 3) – Sop Konro & Arena Biliar

Sabtu kemarin saya dan rekan saya Pak Nana lembur di Telkomsel Panakukang Makassar. Instalasi kabel LAN & kabel fiber Primepower 1500. Selesai kerja sekitar pukul setengah 8 malam. Lapar kami berdua naik becak ke Mal Panakukang. Lucu juga becak khas Makassar. Joknya tidak terlalu lebar seperti becak Cirebon.Saya pernah foto becak di Makassar waktu datang ke Makassar awal Juli lalu. Foto diambil dari depan hotel Singgasana dengan mode zoom, jadi tidak terlalu bagus hasilnya.

Saya dan Pak Nana sengaja ke Mal Panakukang karena ingin main biliar. Dapat informasi dari Pak Asep (Telkomsel), di Mal Panakukang ada tempat biliar. Sampai di mal kami sudah lapar jadi kami putuskan makan dulu baru main. Kami pilih makan sop konro di rumah makan Sop Saudara di food courtnya Mal Panakukang. Tampilan sop konronya seperti ini :

Rasanya : nothing special. Sebenarnya saya cari konro bakar, sayang adanya cuma sop konro. Tulang iganya doank yang gede, dagingnya sedikit. Ya cuma Rp21000,- sih jadi gak bisa berharap banyak. Selesai makan kami putar-putar Mal Panakukang, gila ramainya. Di Jakarta saya gak pernah menemukan mal yang sama ramainya (ya iyalah, ke mal aja jarang =)) ) Lebih dari 30 menit putar-putar kami tidak kunjung menemukan tempat biliar yang dimaksud Pak Asep. Susah cari informasi di mal ini, tidak ada sekuriti yang gampang ditemui. Lelah putar-putar kami putuskan pulang saja cari tempat biliar di luar mal. Di pintu keluar ada sekuriti, langsung saya tanya di mana sih tempat biliar yang namanya “Score”…..halah ternyata sudah tutup (bangkrut?). Gelo, putar-putar cari tempat yang sudah tidak ada.

Ujung-ujungnya kami naik taksi ke tempat biliar. Diantarkan oleh supir taksi di jalan Ahmad Yani, di sana ada tempat biliar namanya Arena Pool Club. Cukup bagus meja biliar dan cue-nya. Karena weekend, sejam main di sana dikenakan tarif Rp27500,-. Katanya sih kalau hari biasa dan siang hari tarifnya cuma Rp13000,- (murah ya). Yang kurang dari Arena Pool Club adalah musiknya yang terlalu berisik. Susah ngobrol kalau kita sedang main di sana. Speaker yang tidak terlalu bagus tapi dipaksa disetel keras-keras. Ah…benar-benar tersiksa telinga saya. Niatnya sih hari ini saya balik lagi main di sana 😀 . Tadi malam kami pulang ke hotel sekitar pukul 12 malam. Pegel euy dari pagi sampai tengah malam. Apalagi tadi siang instalasi di Telkomsel berasa seperti sauna, panas gara-gara AC di ruang server-nya juga baru diinstal.

Leave a Reply