<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Surabaya (part 2) &#8211; Executive Class</title>
	<atom:link href="http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/</link>
	<description>Kumpulan tulisan dan curahan pikiran saya yang bodoh ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Apr 2012 18:02:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
	<item>
		<title>By: Arief Hidayatulloh</title>
		<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-3623</link>
		<dc:creator>Arief Hidayatulloh</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 14:16:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-3623</guid>
		<description>Mas Adit, begini... garuda menerapkan 3 penjualan tiket, yaitu best price, affordable dan flexible. Kalo kita beli best price, tiket itu hanya bisa dipake di jam keberangkatan itu saja. Jika kita telat, maka tiket kita hangus. Kalo affordable dan flexible, memungkinkan kita untuk ikut penerbangan lain. Misal datang kecepetan, kita bisa naek pesawat sebelumnya... misal lagi datang terlambat, kita bisa naek pesawat setelahnya. Selain itu penjualan tiket juga melebihi kapasitas. Misal kapasitas pesawat 155 orang, maka Garuda bisa menjual lebih dari itu, misal 170tiket, dengan memperhitungkan kemungkinan ada orang yang membatalkan tiketnya. Tim Garuda secara statistik mencatat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan bisa jadi statistik itu tidak sesuai harapan, sehingga terjadilah overbooking, dimana jumlah penumpang yang datang melebihi kapasitas yang tersedia, juga bisa jadi karena ada penumpang lain yang tidak seharusnya naik di penerbangan itu (yang membeli tiket flexible).

Kalau di luar negeri, kalo terjai overbooking, bakal diumumkan, misal kapasitas pesawat 150, sedangkan yang mau berangkat 160. Diumumkan &quot;dibutuhkan 10 voulentir yang bersedia membatalkan keberangkatannya, sebagai kompensasi akan diberikan cash back dan bla bla bla&quot; Tentunya dari 160 orang tersebut, setidaknya ada lah yang tidak buru-buru dan bisa mendapatkan cash back dan fasilitas lain. So... semuanya untung kan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Adit, begini&#8230; garuda menerapkan 3 penjualan tiket, yaitu best price, affordable dan flexible. Kalo kita beli best price, tiket itu hanya bisa dipake di jam keberangkatan itu saja. Jika kita telat, maka tiket kita hangus. Kalo affordable dan flexible, memungkinkan kita untuk ikut penerbangan lain. Misal datang kecepetan, kita bisa naek pesawat sebelumnya&#8230; misal lagi datang terlambat, kita bisa naek pesawat setelahnya. Selain itu penjualan tiket juga melebihi kapasitas. Misal kapasitas pesawat 155 orang, maka Garuda bisa menjual lebih dari itu, misal 170tiket, dengan memperhitungkan kemungkinan ada orang yang membatalkan tiketnya. Tim Garuda secara statistik mencatat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan bisa jadi statistik itu tidak sesuai harapan, sehingga terjadilah overbooking, dimana jumlah penumpang yang datang melebihi kapasitas yang tersedia, juga bisa jadi karena ada penumpang lain yang tidak seharusnya naik di penerbangan itu (yang membeli tiket flexible).</p>
<p>Kalau di luar negeri, kalo terjai overbooking, bakal diumumkan, misal kapasitas pesawat 150, sedangkan yang mau berangkat 160. Diumumkan &#8220;dibutuhkan 10 voulentir yang bersedia membatalkan keberangkatannya, sebagai kompensasi akan diberikan cash back dan bla bla bla&#8221; Tentunya dari 160 orang tersebut, setidaknya ada lah yang tidak buru-buru dan bisa mendapatkan cash back dan fasilitas lain. So&#8230; semuanya untung kan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adit</title>
		<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-3619</link>
		<dc:creator>adit</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 03:21:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-3619</guid>
		<description>&quot;Lucu kan sudah confirm tapi tidak ada tempat. Jangan-jangan ini juga karena ulah calo-calo tiket di bandara.&quot;

Hmmm...calo tiket gk bisa utak atik seat maskapai Mas... (kecuali calo tiket bis...hahahah). Karena sistem reservasi maskapai yg sudah online, jumlah tiket yg dilepas dengan available seat nya sudah ditentukan, misalnya Maskapai yg pake Boeing seri 400, jumlah seat nya 168, nah seat yang tersedia di sistem reservasi (baik yang diakses agen travel maupun di web untuk umum) juga 168, otomatis tiket yg dikeluarkan juga 168, namun over-pax (kelebihan penumpang, jumlah penumpang lebih banyak daripada seat yg disediakan) tetap bisa terjadi, karena booking-an tiket yg tidak confirm terutama karena  time limit booking nya telah habis, seat nya kadang tidak langsung muncul lagi di sistem reservasi (tidak otomatis by system) dan biasanya di tiap2 maskapai ada tim khusus yang memonitor jumlah seat yang ada di tiap penerbangan, tim ini lah yg bertanggung jawab mengembalikan seat yang tidak confirm ke sistem reservasi, kemungkinan tim nya salah itung ato terlambat mengantisipasi over-pax, ini yang bikin ngaco.
Bisa juga over-pax terjadi karena &quot;downgrade&quot; pesawatnya. Downgrade maksudnya, awalnya pesawatnya Boeing seri 400, nah sebelum keberangkatan ato pas hari H keberangkatan, pesawat yang dipake Boeing seri 300 (+/- 144 penumpang) yang kapasitas angkutnya lebih sedikit dr seri 400, pdhl tiket yg sudah terjual 168.. nah lho.. (klo di kota ane, maskapai singa yg kadang begini, walopun skrg udh jarang sih)...
Salam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Lucu kan sudah confirm tapi tidak ada tempat. Jangan-jangan ini juga karena ulah calo-calo tiket di bandara.&#8221;</p>
<p>Hmmm&#8230;calo tiket gk bisa utak atik seat maskapai Mas&#8230; (kecuali calo tiket bis&#8230;hahahah). Karena sistem reservasi maskapai yg sudah online, jumlah tiket yg dilepas dengan available seat nya sudah ditentukan, misalnya Maskapai yg pake Boeing seri 400, jumlah seat nya 168, nah seat yang tersedia di sistem reservasi (baik yang diakses agen travel maupun di web untuk umum) juga 168, otomatis tiket yg dikeluarkan juga 168, namun over-pax (kelebihan penumpang, jumlah penumpang lebih banyak daripada seat yg disediakan) tetap bisa terjadi, karena booking-an tiket yg tidak confirm terutama karena  time limit booking nya telah habis, seat nya kadang tidak langsung muncul lagi di sistem reservasi (tidak otomatis by system) dan biasanya di tiap2 maskapai ada tim khusus yang memonitor jumlah seat yang ada di tiap penerbangan, tim ini lah yg bertanggung jawab mengembalikan seat yang tidak confirm ke sistem reservasi, kemungkinan tim nya salah itung ato terlambat mengantisipasi over-pax, ini yang bikin ngaco.<br />
Bisa juga over-pax terjadi karena &#8220;downgrade&#8221; pesawatnya. Downgrade maksudnya, awalnya pesawatnya Boeing seri 400, nah sebelum keberangkatan ato pas hari H keberangkatan, pesawat yang dipake Boeing seri 300 (+/- 144 penumpang) yang kapasitas angkutnya lebih sedikit dr seri 400, pdhl tiket yg sudah terjual 168.. nah lho.. (klo di kota ane, maskapai singa yg kadang begini, walopun skrg udh jarang sih)&#8230;<br />
Salam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tedy</title>
		<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1610</link>
		<dc:creator>tedy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 10:51:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1610</guid>
		<description>@ milsumirahcub : sampai sekarang menurut gua garuda paling baik di antara local airlines lain deh. jadi masih bisa maklum kl ada salah2 gitu :D

@ jesie : bukan jarang2 Jes, gak pernah malahan :-p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ milsumirahcub : sampai sekarang menurut gua garuda paling baik di antara local airlines lain deh. jadi masih bisa maklum kl ada salah2 gitu <img src='http://tedytirta.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>@ jesie : bukan jarang2 Jes, gak pernah malahan <img src='http://tedytirta.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#45;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#112;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jesie</title>
		<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1608</link>
		<dc:creator>jesie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 09:39:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1608</guid>
		<description>nah, jarang2 kan elu naek di kelas executive...biarpun dikerjain &quot;calo&quot;...ngohahahahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nah, jarang2 kan elu naek di kelas executive&#8230;biarpun dikerjain &#8220;calo&#8221;&#8230;ngohahahahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: milsumirahcub</title>
		<link>http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1606</link>
		<dc:creator>milsumirahcub</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 04:40:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tedytirta.com/2008/07/27/surabaya-part-2-executive-class/#comment-1606</guid>
		<description>Kayaknya bakalan susah banget deh Garud buat compete sama airlines yang lain untuk urusan pelayanan pelanggan/cutomer satisfaction :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya bakalan susah banget deh Garud buat compete sama airlines yang lain untuk urusan pelayanan pelanggan/cutomer satisfaction <img src='http://tedytirta.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

