Madwifi – Wireless LAN Dengan OpenSUSE 11

Beberapa minggu ini salah satu aktivitas saya adalah membantu teman saya migrasi ke Linux. Ada sejumlah komputer di kantornya yang saya migrasikan ke OpenSUSE 11. Termasuk notebook pribadi rekan saya itu. Selain menginstal OpenSUSE saya juga mengganti koneksi LAN di kantornya dengan koneksi nirkabel (wireless).

Pertama yang harus saya lakukan adalah memasang PCI Card Wireless Adapter. Gambar di samping ini adalah gambar wireless adapter merek D-Link yang akan saya pasangkan ke dalam PC-PC di kantor teman saya itu. Setelah itu saya harus menginstal driver untuk wireless adapter tersebut. Setelah Googling sebentar saya menemukan caranya untuk menginstal D-Link wireless adapter in.  Saya harus menginstal paket madwifi sebagai driver wireless adapter. Untung saya sudah punya DVD repository OpenSUSE 11. Jadi dengan bantuan Yast2 (paket manajer di OpenSUSE), saya mudah menemukan dan menginstal madwifi. Berikut ini gambar tampilan Yast saat menginstal madwifi (punya DVD repository memang memudahkan rupanya 😀 ).

Setelah paket madwifi sudah terinstal, saya perlu me-restart komputer 1 kali. Selesai rebooting, OpenSUSE sudah mengenali D-Link wireless adapter sebagai sebuah network interface dan sudah mengatur alamat IP-nya secara otomatis. Yang tinggal saya lakukan adalah mengatur wireless network mana yang dipakai. Di kantor teman saya itu saya juga memasang sebuah wireless modem ADSL (lengkap dengan access point). Gambarnya modem ADSL wireless-nya seperti ini :

Tulisan di dus modem ini Wireless G ADSL2+ Router (High Speed Internet Access). Tapi saya lebih senang bukan menyebutnya sebagai router tapi sebagai switch. Karena selain sebuah access point, modem ADSL ini juga dilengkapi dengan 4 buah port Ethernet layaknya sebuah switch. Dengan adanya beberapa port Ethernet komputer yang belum dilengkapi dengan wireless adapter tetap bisa terhubung dengan Internet. Hmm…tinggal satu lagi kerjaan saya, mengkonfigurasi printer multifungsi Xerox Workcentre PE220 di OpenSUSE 11. Printer Xerox yang ada di kantor teman saya itu memang canggih, dia bisa berfungsi sebagai printer, mesin fotokopi, fax, dan juga sebagai scanner. Saya sudah bisa mengatur OpenSUSE untuk menggunakan fitur printer-nya tapi belum bisa menggunakan fitur scanner-nya. Printer Epson R230 sih sudah terinstal sejak lama (baca ini), mudah sekali menggunakan printer Epson R230 ini di lingkungan OpenSUSE. Berikut foto tempat kerja dadakan saya Minggu sore tadi (Printer Xerox terlihat di dekat LCD sebelah kanan) 😀

Cukup senang saya karena ada banyak mainan akhir pekan ini :))

Leave a Reply