Denpasar (part 2) – Hotel Puri Ayu

Senin sore saya tiba di Denpasar sekitar pukul 4 sore. Berangkat dari Jakarta dengan Garuda pukul 13.10, tumben on time flight-nya. Panas terik sinar matahari langsung menyambut saya ketika keluar dari gedung terminal bandara Ngurah Rai Bali. Ini salah satu hal yang tidak saya suka dari Bali, puanas & teriknya matahari. Dari Ngurah Rai Airport saya langsung menuju hotel Puri Ayu di Jl. Jend Sudirman 14A Denpasar. Kabarnya hotel ini baru beroperasi bulan Mei lalu. Tidak ada yang spesial saat masuk ke hotel ini. Check-in, masuk kamar, langsung foto-foto supaya bisa buat review-nya seperti di bawah ini :

Kamar mandi yang ada di kamar saya kurang deras aliran airnya. Ternyata hanya disediakan sabun, shampo, dan shower cap. Tidak disediakan sikat gigi 🙁 untung kemarin saya bawa sendiri sikat gigi. Padahal biasanya kalau pergi keluar kota saya tidak membawa sikat gigi & alat mandi lainnya.

Di hotel ini fasilitas internet di kamar tersedia dengan sambungan kabel UTP. Ini mirip seperti di hotel Sandjaja Palembang. Di saat hotel-hotel lainnya melengkapi layanannya dengan wireless internet, hotel Puri Ayu memilih untuk menggunakan sambungan kabel. Memang ada kelebihan sambungan internet lewat kabel, lebih reliable tentunya. Untung saya bawa kabel UTP sendiri. Repot juga kalau semua tamu tidak bawa kabel masing-masing, bisa-bisa pihak hotel kehabisan stok kabel. Fasilitas internet dihargai Rp10.000,- per jam. Setelah saya coba, layanannya tidak cukup kencang tapi masih bisa ditolerir sih. Sebelum browsing, saya harus login dulu di halaman web lokal. Setelah login, saya tidak boleh logoff…brengsek. Saya kehilangan 55 menit waktu browsing, karena kemarin sore saya logoff saat baru browsing 5 menit. Niat saya ingin irit-irit eh malah habis vouchernya. Pihak hotel juga tidak memberitahu saya kalau penggunaan voucher ini harus terus-menerus sampai habis waktu 1 jam. Hmm…harus cepat-cepat mengaktifkan Telkomsel Flash nih supaya tidak repot kalau pergi-pergi keluar kota macam ini.

Tadi siang sekitar pukul 12 sempat kaget juga cleaning service langsung masuk kamar tanpa permisi (tanpa pencet bel maksudnya). Saya yang baru tidur sekitar pukul 5 pagi jadi bangun karenanya. Petugas cleaning service tadi sedang membuka tirai jendela dan cukup kaget begitu tahu saya masih tidur. Mungkin saat masuk dia tidak lihat saya di balik selimut Langsung minta maaf dengan bahasa Inggris (bahasa Inggrisnya Bali 😀 susah diceritakan lucunya ) : “I’m sorry, can I cleaning the room now Sir?” begitu katanya. Berhubung baru bangun tidur, bahasa Inggris saya tidak keluar jadi saya jawab saja “Nanti aja Mas” :)) Kenapa dia tidak pencet bel dulu ya? Atau jangan-jangan dari tadi sudah membunyikan bel tapi saya terlalu lelap ya? Pintu kamar ini tidak dilengkapi dengan kunci slot atau semacamnya; hanya ada kunci biasa, jadi tidak heran dengan kunci cadangan si mas tadi bisa langsung masuk ke kamar saya.

Ok sekarang cerita soal makanan di hotel. Saya baru sarapan pukul 4 sore, pesan udang saus tiram, sup asparagus, plus minum Coca Cola. Sup asparagusnya sih cukup enak, sayang udang saus tiramnya parah. Udangnya benar-benar tidak fresh, dagingnya hancur dengan mudah. Berikut fotonya :

Ya maklum juga sih udang saus tiram harga Rp20.000,- kok mau enak. Seperti pernah saya katakan di tulisan-tulisan sebelumnya, menginap di hotel biasa-biasa itu enak karena harga makanannya murah-murah.

5 thoughts on “Denpasar (part 2) – Hotel Puri Ayu

  1. Yang Terhormat Bapak Tedy Tirtawidjaja

    Terima kasih sebelumnya atas masukan yang diberikan tentang pelayanan hotel puri ayu denpasar dan mohon maaf atas keterbatasan pelayanan yang telah kami berikan sehingga bapak merasa kurang nyaman tinggal bersama kami.
    Kami bermaksud menanggapi kementar bapak mengenai beberapa hal dibawah ini :
    * Mini bar kosong,
    Kami memang menyediakan mini bar yang bisa dipergunakan para tamu untuk menyimpan makanan/minuman yang dibawa/dibeli dari luar dan memang tidak menyediakan makanan dan minuman extra, kecuali ada permintaan khusus dari tamu
    * Internet wireless
    Hotel kami dilengkapi wireless internet yang meng-cover public area ( lobby dan koridor ) dan di dalam kamar memang disediakan sambungan kabel untuk koneksi jika wireless tidak terdeteksi di dalam kamar, kami juga menyediakan kabel utp yang bisa dipinjam di reception untuk tamu yang membutuhkannya

    * Cleaning service masuk kamar langsung tanpa permisi
    Kami sangat mnyesalkan hal ini dan mohon maaf atas kesalahah prosedure pelayanan yang dilakukan petugas kami. Kedepannya kami jamin tidak akan terjadi lagi
    * Waktu check out
    Check out time memang jam 11.00 sesuai standard yang kami terapkan, dan tercantum pada bhrocure dan tariff. jika menginginkan late check out bisa hubungi reseption langsung. Mungkin staff kami lupa menginformasikan kepada bapak pada waktu check in dan mohon maaf juga atas hal ini

    Kami sangat peduli and menempatkan pada prioritas utama atas keluhan yang diungkapkan, dan selalu berusaha memperbaiki kekurangan agar bisa memberikan pelayan prima dan maksimal.

    Terima kasih atas perhatiannya dan sekali lagi mohon maaf yang sebesar besarnya atas keterbatasan pelayanan yang telah diberikan.

    Hormat Kami
    I Gusti Ngurah Eka Aryawan
    General Manager
    Hotel Puri Ayu Denpasar Bali
    http://www.hotelpuriayu.com
    mobile 0812 383 2974

  2. @ I Gusti Nugrah Eka Aryawan :
    Dear Pak Eka,
    Salam kenal, saya benar-benar surprise membaca komentar Anda di blog saya. Mengapa surprise, karena tulisan review saya tentang hotel Puri Ayu baru saya publish 2 hari lalu dan hari ini Anda sudah memberi komentar balik. Hmm..kok bisa-bisanya Anda mampir ke blog saya Pak 😀 Saya senang Anda terbuka atas kritik dan masukkan. Mudah-mudahan Puri Ayu Hotel bisa berbenah dan meningkatkan pelayanannya.

  3. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja » Catatan Kecil Tahun 2008

  4. Hhmm, waktu saya nginap di sana, ok-ok saja kok. Fasilitas business hotel dan letak yg strategis di tengah kota Denpasar.
    Nilai A (walau belum A+ deh spt hotel2x berbintang di Sanur atau Nusa Dua).

    Franz

  5. Dear pak teddy,

    Saya juga pernah nginap di Puri Ayu,.( saya juga pernah nginap di Mulia Hotel-Jkt,.Grand Melia kuningan-jkt,.Swiss bel hotel -manado,..Aston dll ) dan saya pikir sangat bagus dengan apa yg kita bayar utk hotel PURI AYU

    Dan rencana saya akan menginap disana krn dekat dengan tujuan yg saya inginkan daripada di daerah kuta yg cukup jauh,.macet,..atau di seminyak dan sanur…ribet….meskipun memang lebih service nya tapi bayarnya nya juga lebih.
    Ya ada harga ada rupa.

    Sukses buat hotel PURI AYU denpasar

Leave a Reply