Baby’s Expression

Waktu pulang ke Cirebon Imlek lalu, saya sempat mengambil banyak foto keponakan saya yang masih bayi. Masih niat memotret dengan EOS1000D, bagus juga untuk latihan motret. Tidak gampang memotret anak kecil karena dia selalu aktif bergerak, mau tidak mau saya manfaatkan saja fitur Auto kamera DSLR saya, daripada kehilangan momen lucu si bayi. Memotret di dalam ruangan juga sedikit merepotkan, tidak mungkin kalau saya mengambil foto tanpa flash. Tanpa lampu kilat tapi menaikkan ISO sampai 1600 pun tidak banyak membantu. Ya sudah saya serahkan saja urusan settingan kamera pada menu Auto, biar saya bisa konsen mencari momen si bayi. Bayi memang selalu punya banyak ekspresi lucu yang bisa diabadikan. Oh iya bayi dalam foto-foto ini namanya Darrel, umurnya baru 8 bulan (kalo gak salah inget πŸ˜€ )

Belakangan saya baru tahu kalau bapaknya bayi ini tidak senang saya terus-menerus memotret anaknya dengan flash. Katanya dia kuatir mata anaknya bermasalah karena terlalu sering terkena lampu kilat. Ah apa iya ya bahaya memotret bayi dengan sorotan flash? Saya cari di Google tentang masalah ini tapi belum menemukan referensi yang bersifat ilmiah. Rata-rata tulisan di forum hanya seputar rekomendasi dan perkiran-perkiraan, rata-rata mereka menyarankan untuk tidak menggunakan lampu kilat yang mengarah langsung ke mata. Mereka menyarankan untuk memotret dengan lampu kilat eksternal yang bisa diarahkan ke atas, “bouching” kalau tidak salah istilahnya (memanfaatkan cahaya pantulan). Apa daya saya belum punya lampu kilat eksternal. Ada yang tahu soal bahaya lampu kilat pada mata bayi? Tolong dibagi infonya ya kalau ada yang tahu.

3 thoughts on “Baby’s Expression

Leave a Reply