Soal Potong Kuku

Dari kecil salah satu hal yang saya benci adalah soal potong kuku. Rasanya malas sekali potong kuku. Setelah potong kuku, ujung jari terasa tidak enak…gatal dan sedikit perih. Mungkin cara potong kuku yang salah, pokoknya dulu saya malas sekali potong kuku. Katanya guru-guru sekolah sering memeriksa kuku, tapi jaman saya sekolah dulu tidak ada pemeriksaan kuku loh. Entah sekarang bagaimana, apakah masih ada budaya memeriksa kuku oleh ibu guru di sekolah dasar. Jadi dulu saya potong kuku kalau orang tua saya sudah ribut soal kuku yang panjang dan kotor.

Sekarang saya punya “alarm” sendiri tentang kapan harus potong kuku. Kalau kuku saya sudah mulai memanjang, kegiatan mengetik di keyboard jadi terganggu. Saat itulah saya harus segera potong kuku. Kecepatan mengetik jadi terganggu kalau kuku mulai panjang. Ada kalanya kuku yang panjang nyangkut di sela tombol-tombol keyboard. Kecepatan mengetik jelas menurun karena yang sering menyentuh tombol keyboard bukan ujung jari melainkan ujung kuku. Ah sudah saatnya potong kuku kalau sudah begitu. Apalagi kalau mengetik di keyboard-nya Lenovo Ideapad yang kecil itu. Rasanya enak sekali mengetik di keyboard setelah potong kuku 😀 Biarpun sedikit sakit setelah potong kuku, tapi namanya kebutuhan ya mau gimana lagi. Hal yang sama seperti ini kemungkinan besar juga dialami oleh pemain gitar. Cuma mungkin pemain gitar hanya kuku-kuku di salah satu tangannya saja yang bisa jadi alarm. Alangkah susahnya bermain gitar dengan kuku panjang, pasti sulit menekan string dengan kuku panjang.

Mungkin kegiatan potong kuku ini memang butuh treatment khusus. Sampai-sampai ada perawatan manicure padicure. Sering dengar istilah ini tapi saya baru tahu (baru saja setelah buka Wikipedia :-p ) bedanya manicure dan pedicure. Di Wikipedia dijelaskan kalau manicure adalah kegiatan kosmetik untuk perawatan tangan dan kuku. Sementara pedicure adalah perawatan semacam manicure hanya saja objeknya adalah kaki dan kuku-kuku kaki. Keduanya sama-sama berasal dari bahasa Latin. Manicure berasal dari kata manus (yang artinya tangan) dan cura (yang artinya perawatan). Pedicure berasal dari kata pedis (kaki) dan cura. Entah apakah perawatan semacam ini hanya untuk wanita saja. Ada gak ya laki-laki yang pergi mencari perawatan manicure/padicure di salon? ;)) Kalau saya sih yang penting dapat gunting kuku habis perkara :D.

5 thoughts on “Soal Potong Kuku

  1. teman pria dikantor saya selalu menipedi plus kulitnya sangat terawat…
    kalo saya duduk disebelahnya, saya jadi malu. Kulit saya kalah halus dan kuku saya tidak seindah dia hehehe.

    ternyata dia selalu pake produk body shop dan perawatan menipedi setiap bulan 😀
    Zaman sudah berubah…

  2. potong kuku mah wajib,apalgi yang pake blackberry.. kalo kuku dah mulai panjang jadi nggak enak buat ketik di handheldnya…. meni pedi??? lom pernah coba hahahhaha

Leave a Reply