Ubuntu Untuk Akses Windows Yang Bermasalah

Salah seorang rekan saya bekerja sebagai freelancer IT Support. Meskipun memiliki toko komputer sendiri di Mangga Dua, tapi dia menikmati aktivitasnya sebagai IT Support “door to door”. Mengunjungi satu kantor ke kantor lainnya, dari satu client ke client lainnya memberikan layanan perbaikan PC. Salah satu pekerjaan yang dia lakukan berulang kali adalah instal ulang Windows di komputer kliennya yang bermasalah. Entah masalah terkena virus, sampai Windows yang corrupt dan tidak bisa boot lagi.

Saya lupa tepatnya (tapi rasanya sudah lebih dari 1 tahun yang lalu), saya mengenalkan rekan saya pada Ubuntu Linux. Waktu itu saya sekadar cerita pada dia bahwa Ubuntu Linux bisa dipakai langsung dari CD (atau dari USB) tanpa perlu menginstalnya permanen ke dalam harddisk. Saya ceritakan juga bahwa live OS seperti itu bisa dimanfaatkan untuk mengakses data-data dalam harddisk yang sistem operasinya bermasalah.

 photo ubuntu-live-os_zpsbca5b39b.png

Rupanya dia cukup tertarik, jadi waktu itu saya pasangkan Ubuntu ke dalam USB flash disk-nya. Saya ajarkan caranya untuk booting dari USB dan mencoba live OS. Sempat saya demokan juga waktu itu apa dan bagaimana Ubuntu saat dijalankan sebagai live OS. Simpel, praktis, tanpa perlu repot menginstal ke dalam harddisk. Repot & membuang banyak waktu.

Beberapa minggu kemarin saat rekan saya itu datang berkunjung, dia bercerita bahwa Ubuntu dalam USBnya benar-benar membantu rutinitas kerjanya sehari-hari. Tiap kali ada PC milik kliennya yang bermasalah & perlu diinstal ulang Windowsnya, rekan saya akan menggunakan Ubuntu OS untuk melakukan backup data. Jadi dia akan boot komputer kliennya dari USB Ubuntu tadi. Lalu setelah masuk dalam Ubuntu, Ubuntu akan langsung mengenali harddisk yang terpasang dalam PC. Tidak hanya itu, dengan beberapa klik saja Ubuntu otomatis menyiapkan partisi Windows untuk bisa dilihat & diakses data-datanya. Baru kemudian rekan saya akan meng-copy semua data dari partisi data Windowsnya ke dalam external harddisk. Baru kemudian dia bisa menghapus semua partisi yang ada & menginstal bersih Windows ke dalam PC tersebut. Setelah Windows selesai terinstal dia baru kembalikan lagi data yang sudah diamankan sebelumnya ke external harddisk.

Dulu katanya sebelum kenal dengan Ubuntu OS, tiap kali menjumpai kasus serupa dia “terpaksa” membawa pulang harddisk milik kliennya. Di rumah dia pasang harddisk tersebut ke dalam PC Windowsnya sendiri. Hal itu dilakukan sekadar untuk bisa mengakses data yang masih tersimpan dalam harddisk milik clientnya itu.

Saya cukup surprise mendengar cerita bahwa cara booting dari Ubuntu USB tadi sudah dilakukannya puluhan kali. Yang membuat saya surprise adalah rekan saya tadi itu 100% buta Linux. Tapi faktanya dia bisa menggunakan Ubuntu Linux & malah aktif menggunakannya sehari-hari untuk mendukung pekerjaannya. Ada kepuasan tersendiri bagi saya berhasil mengenalkan Linux pada seseorang yang tidak pernah tahu apa itu Linux sebelumnya. Tentu rekan saya tidak berkutat pada perintah-perintah di terminal (CLI commands).

Ubuntu Live CD Mengakses Harddisk Windows photo ubuntu-live-os-2_zps2323dc40.png

Baginya menggunakan Nautilus Ubuntu sudah sangat cukup. Bagi yang belum tahu, Nautilus itu adalah semacam Windows Explorer tempat anda mengakses data pada partisi C:\ atau D:\, atau tempat Anda membuka My Documents.

Begitu kira-kira sharing pengalaman rekan saya yang sukses memanfaatkan Linux untuk menunjang pekerjannya sehari-hari. Apakah Anda sudah pernah berkenalan dengan Ubuntu Linux?

One thought on “Ubuntu Untuk Akses Windows Yang Bermasalah

  1. thx atas sharing-nya
    saya sudah 6 bulan banting setir ke linux, asli belajar dari 0 om
    untung Ubuntu tidak terlalu membuat usus buntu hehe, cukup user friendly lah.
    yg jelas, pake linux, apapun cap-nya, user “dipaksa” utk jadi lebih “pintar”. yang jelas, halal dan gratis heheh…

Leave a Reply