Jalan Berlubang Jakarta

Kemarin saya pergi menuju Kota Kasablanka melalui jalan layang non tol Tanah Abang Kampung Melayu (JLNT). Saya kaget ternyata kondisi jalan layang itu semakin parah. Makin banyak lubang dan makin dalam. Dari awal diresmikan JLNT tadi memang bukan jalan yang mulus. Sejak hujan mulai turun hampir setiap hari, kondisi jalan mulai berlubang di sana sini. Kemarin itu saya lihat lubangnya makin menjadi-jadi. Saya perhatikan semua mobil yang saya temui bergerak kurang dari 60km/jam. Sepertinya mereka tahu persis kalau kondisi jalan tidak rata & banyak lubang. Cukup ironis menurut saya, terlepas dari fakta hujan yang turun hampir setiap hari, JLNT ini belum 2 bulan dibuka untuk umum.

Tidak hanya JLNT yang rusak, jalan biasa pun sama saja. Lubang di mana-mana & cukup mengerikan. Efeknya semua kendaraan melambat, tidak heran kalau hujan diiringi dengan kemacetan pula. Yang menggunakan motor harus lebih berhati-hati karena bisa fatal. Saya baca Detik.com belakangan beberapa kali ada berita pemotor yang kecelakaan karena berusaha menghindari lubang. Semoga hujan segera reda supaya Pemda DKI segera bisa memperbaiki jalan dengan material beton yang katanya bisa mengering dalam 6 jam saja.

Leave a Reply