Blognya Tedy Tirtawidjaja

Kumpulan tulisan dan curahan pikiran saya yang bodoh ini

Firefox 2.0.0.7 (part 2)


Ups…setelah upgrade dari Firefox 2.0.0.3 ke Firefox 2.0.0.7 ada sedikit masalah dengan blog ini. Plugin Browser Sniff gagal mengenali Ubuntu Linux saya (hanya dikenal sebagai Pinguin doank :( ). Ini screenshot dari 2 komen sebelum dan sesudah upgrade Firefox :

Firefox 2.0.0.7 PART 2

Tapi wajar saja sih, Browser Sniff sebagai salah satu plugin Wordpress favorit saya kan dibuat sebelum Firefox 2.0.0.7 rilis. Mungkin nanti Mas Priyadi akan keluarkan update plugin buatannya ini. Wajar memang tapi sebel aja liat tampilan comment sendiri jadi tidak seperti biasanya.


Firefox 2.0.0.7


Dua hari yang lalu saya mendapat komentar di blog dari Mas Lilik tentang Firefox. Menurut Mas Lilik Firefox yang berjalan di Ubuntu saya sebaiknya di-upgrade dari versi 2.0.0.3 ke versi 2.0.0.7. Versi 2.0.0.3 katanya banyak lubang keamanannya. Baru sore ini saya meng-upgrade Firefox saya, padahal sudah dua hari yang lalu saya download source-nya Firefox (download di sini). Langkah-langkah untuk meng-upgrade Firefox yang ada di Ubuntu bisa dibaca di sini. Setelah semua tahap selesai restart Firefoxnya. Saat Firefox yang baru sudah muncul cek versinya di Help-About Mozilla Firefox….akan muncul jendela seperti ini :

firefox baru


Kuis Kecanduan Blog


Beberapa kali blogwalking saya sering melihat orang memasang banner dari Minggle2.com, baru kali ini saya mencoba kuis lucu-lucuan ini. Salah satu kuis yang saya ikuti adalah seberapa taraf kecanduan saya ngeblog. Hasilnya seperti ini :-p :

74%How Addicted to Blogging Are You?
Beberapa pertanyaan yang diberikan dalam kuis ini cukup menarik, misalnya :

How often do you update your blog?
   1. More than 5 times a day
   2. 3-5 times a day
   3. 1-2 times a day
   4. Several times a week
   5. Several times a month
   6. Almost never
   7. I don’t have a blog, I just read them
How do you stay up to date with all your favorite blogs? ?
   1. I visit each one individually and read it
   2. The website I blog on provides them in an easy-to-read
	format (like livejournal)
   3. I use a blog aggregation service, such as technorati
	or bloglines
   4. I subscribe to feeds via RSS, Atom, etc
If something interesting happens to you, do you immediately think
 about how you’re going to write about it on your blog?
   1. Yes
   2. Sometimes
   3. No
Have you ever tried to convince a friend or family member they
 should start a blog?
   1. Yes
   2. No
Have you ever come up with a great blog idea while doing something
 completely random, such as taking a shower or watching a movie?
   1. Yes
   2. No
When this quiz is over, do you plan on blogging about your
 blogging addiction?
   1. Yes
   2. No

Dua contoh pertanyaan di atas saya jawab bahwa saya menulis sesuatu di blog beberapa kali dalam seminggu dan mengunjungi blog-blog favorit melalui RSS reader. Contoh-contoh pertanyaan lainnya di atas hampir semuanya saya jawab Yes … terbukti kan saya menulis juga di blog ini tentang Minggle.com =)) .

Ayo tes tingkat kecanduan ngeblog Anda :D .


Roy Suryo & Supersemar


Pagi ini saya senyum-senyum sendiri menonton berita di ANTV. Roy Suryo diberitakan tampil lagi membeberkan bukti sejarah. Dalam sebuah acara di Solo, RS mengungkapkan bahwa Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) bukan merupakan perintah pemindahahan kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada LetJend Soeharto. Dalam upaya pembuktiannya RS memperdengarkan rekaman suara pidato Pres. Soekarno. Rekaman pidato tersebut berisi pernyataan tegas bahwa Supersemar adalah surat perintah untuk mengamankan negara — bukan mengambil alih kekuasaaan.

Sensasi lain dari RS? Kita tunggu saja ;))


Firefox Vs. Opera


Dua web browser alternatif selain Internet Explorer adalah Mozilla Firefox dan Opera. Hari ini saya tanpa sengaja melihat-lihat kedua website masing-masing web browser tersebut. Lihat potongan gambar website Firefox dan Opera di bawah ini.
opera_firefox2

Saya baru sadar kalau keduanya mengklaim sebagai web browser yang telah memenangkan penghargaan. Setelah saya perhatikan kembali, ada beberapa persamaan dari iklan kedua web browser tersebut. Paling tidak ada 3 hal yang diangkat di sana, kurang lebihnya seperti berikut ini :

  • Sama-sama mengklaim produknya sebagai web browser yang telah memenangkan penghargaan. Opera mendapat penghargaan The Best Web Browser versi PC World tahun 2004. Firefox mendapat penghargaan PC Magazine Editor Choice Oktober 2006, CNET Editor Choice Oktober 2006, dan CNET Webware 100 tahun 2007.
  • Sama-sama mengklaim sebagai web browser yang cepat kerjanya. Firefox lebih rendah hati dengan mengatakan dirinya “faster” (lebih cepat). Opera mengklaim dirinya “fastest” (paling cepat performanya). Seingat saya dulu pernah ada artikel yang membuktikan bahwa Firefox lebih cepat membuka halaman web daripada Opera. Sayang saya lupa URLnya.
  • Sama-sama mengklaim sebagai web browser yang aman. Firefox menulis bahwa browsernya “safer” (lebih aman), sementara Opera mengganggap dirinya “most secure” (paling aman). Setelah bertanya sana-sini termasuk buka kamus, saya lihat keduanya (safer dan most secure) menggunakan pendekatan yang berbeda. Safe dan secure punya arti berlainan, meskipun keduanya serupa. Mungkin ini salah satu strategi supaya tidak dibanding-bandingkan secara frontal satu sama lain. Bahaya juga kalau yang satu bilang safer lalu yang lain bilang safest…bisa dianggap yang satu menyerang produk lain.
  • Sama-sama menganggap web browser-nya “hebat”. Firefox mengatakan dirinya “very customizable” (mudah disesuaikan tampilan & fiturnya). Firefox menyediakan banyak pilihan themes, plugins, extension yang bisa dipilih sesuai kebutuhan penggunanya. Opera menganggap dirinya “coolest” (paling keren). Dalam hal ini sepertinya Firefox lebih jelas dalam mendefinisikan kehebatannya. Mengatakan browser-nya lebih mudah disesuaikan tentu lebih mudah dimengerti orang, lebih mudah diukur daripada sekadar “paling keren” kan?

Dilihat dari iklan kedua web browser tadi, aspek emosional pengguna menjadi target iklan dan tagline yang digunakan. Meminjam istilahnya Hermawan Kertajaya, dunia marketing saat ini sudah masuk era “marketing in Venus”. Memasarkan produk seperti di dunia Venus (Venus adalah gambaran dari wanita); sementara kita tahu wanita kebanyakan memilih produk, membeli produk lebih karena pertimbangan emosional. Nah rupanya pemasaran software (meskipun Firefox dan Opera adalah gratisan) juga menggunakan kaedah yang sama; memasukkan juga aspek-aspek emosional dalam iklannya (pernah dapat penghargaan, paling keren, paling mudah dipakai, paling mudah disesuaikan dengan selera).

Saya sendiri lebih sering menggunakan Firefox sebagai web browser, bagaimana dengan Anda?

Eh katanya web browser itu kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesianya menjadi “perambah internet”….apa enak ya pake istilah itu?


Spam Di Yahoo Messenger


Dulu saya pernah tulis soal banyaknya spam di Yahoo Mail dan Gmail, sekarang saya malah sering kedatangan spam via Yahoo Messenger. Hampir tiap hari ketika pertama kali menghidupkan Yahoo Messenger pasti ada saja offline message yang isinya spam. Lihat screenshot yang saya ambil pagi ini :

ym-spam

Frekuensi spam di YM memang tidak sebanyak spam melalui email. Belakangan saya amati jumlah spam yang sukses masuk ke inbox email saya lebih banyak masuk ke inbox-nya Yahoo daripada inbox-nya Gmail. Dan sepertinya fasilitas report spam di Gmail lebih berguna daripada yang ada dalam Yahoo Mail.

Ada yang sering kedatangan offline message berupa spam juga? Atau ada yang tahu bagaimana cara memblokirnya?


Bug dalam Browser Sniff


Salah satu plugin Wordpress yang saya sukai adalah Browser Sniff. Plugin buatan Mas Priyadi ini mendeteksi dan menampilkan jenis web browser dan sistem operasi yang digunakan oleh pemberi komentar dalam tulisan dalam blog kita. Gara-gara mencoba menggunakan Safari versi Windows sebagai web browser, saya menemukan sedikit bug di plugin browser sniff tersebut. Lihat keanehan tampilan berikut ini :

browser_sniff_bug1

Saat saya memberikan komentar balik, tampilan yang muncul membuat saya tersenyum :) . Saya menggunakan Safari di dalam Windows XP saat memberikan komentar, tapi malah dideteksi oleh plugin bahwa saya menggunakan Safari dalam Mac OS X :)) . Mungkin waktu Mas Priyadi membuat browser sniff ini, Apple belum mengeluarkan Safari versi Windows. Makanya plugin mengenali Safari sebagai web browser milik Mac OSnya Appple. Padahal yang saya gunakan sekarang adalah Safari versi Windows (saya jalankan di Windows XP).


Just For Smile


Sore ini diberi link lucu-lucu dari Jesie. Website http://www.txt2pic.com/ adalah website untuk membuat gambar-gambar lucu. Iseng-iseng saya membuat gambar berikut ini (sekadar untuk lucu-lucuan sore ini =)) ) :

konfusius

Update : gambarnya sudah saya edit seperti tampilan baru di atas :D


Statistik Blog Lama


Saya cukup senang, blog lama saya di Wordpress.com masih saja ramai dibaca orang. Perharinya masih ada saja orang yang mau membaca blog itu sampai 50 pengunjung lebih perharinya. Tidak sebanyak blognya para seleb blog sih. Hari ini saya melihat statistiknya seperti berikut ini :

stat-wp-lama

Sejak 21 Juli lalu saya mulai menulis di blog baru ini. Tapi, mudah-mudahan banyak artikel di blog lama saya yang bisa jadi informasi bagi orang yang membaca blog saya itu. Blog baru dengan domain saya ini, sebenarnya adalah lanjutan dari blog yang dulu. Saya sendiri masih belum tahu core utama apa yang akan saya jadikan panduan menulis di blog baru ini. Pokoknya sekarang yang penting menulis. Mungkin tidak ada topik yang pasti, semuanya campur-campur mulai dari pengalaman pribadi, pandangan saya tentangkeadaan sosial, sharing ilmu pengetahuan, dll.


Mencoba Ber-”Safari”


Safari adalah nama web browser buatan Apple yang digunakan dalam sistem operasi Mac OS X. Beberapa waktu lalu Apple meluncurkan Safari versi Windows. Apple mengklaim browser buatannya adalah browser yang mampu bekerja lebih cepat daripada browser-browser lain yang ada sekarang (Opera, IE, Firefox, dll). Tadi saya mencoba mendownload dan memasang Safari di Windows XP. Setelah Safari terinstal saya mencoba menggunakannya untuk membuka blog ini. Sebelumnya saya ingin mengatur dulu proxy sebelum mencoba Safari. Tapi ternyata menu pengaturan proxy tidak dapat digunakan (tidak bisa diklik). Lihat tampilan berikut ini :

proxies on safari

Dengan kata lain saya tidak bisa menggunakan Safari jika sedang berada dalam jaringan yang menggunakan proxy. Padahal saya sekarang sedang berada di kantor yang menggunakan proxy. Akhirnya saya coba saja membuka blog ini tanpa mengatur proxynya terlebih dulu. Saya pikir browser ini tidak akan bisa menampilkan halaman web. Eh tapi ternyata setelah beberapa saat, browser bisa menangkap alamat blog saya. Tapi setelah cukup lama halaman blog saya tidak kunjung keluar. Lihat tampilan Safari saat mencoba blog saya ini :

safari

Saya pun segera membuka Google mencari tahu sebabnya. Ternyata memang benar Safari versi Windows tidak menyertakan menu pengaturan proxy di dalamnya. Informasi lain yang saya dapat adalah ternyata Safari membaca pengaturan proxy yang ada di dalam Internet Explorer-nya Windows. Karena tidak pernah menggunakan IE untuk internetan, sebelumnya saya tidak pernah mengatur proxy di dalam IE. Setelah saya mengatur dulu proxy di dalam IE, barulah Safari bisa digunakan. Tapi kok rasa-rasanya masih lebih cepat Firefox kecepatan browsing internetnya. Entah lah. Nanti saya coba lagi dengan koneksi internet di rumah, karena koneksi internet yang saya gunakan di rumah tidak memerlukan pengaturan proxy terlebih dulu.