Makassar (part 6) – Pulang

Akhirnya Jumat pagi kemarin saya pulang juga ke Jakarta. Hampir kemarin harus extend sampai Sabtu karena tidak ada seat Garuda yang available. Kamis sore saya dapat juga seat flight Jumat jam 7 pagi. Jumat subuh saya belum tidur semalaman, tidak bisa tidur tepatnya. Jam 5 setelah breakfast, saya segera berangkat ke bandara Hasanuddin. Walaupun masih pagi dan langit masih gelap, bandara Hasanuddin masih ramai. Antrian di konter Garuda pun sudah panjang. Rupanya pagi ini ada rombongon peserta umroh yang akan berangkat ke Jakarta, pantas pagi-pagi sudah ramai sekali. Tadi pagi penerbangan Garuda GA 611 memakai pesawat Airbus A330-300, saya duduk hampir di belakang sekali…nomor 41J. Tiba di Jakarta sekitar pukul 08.30; saya pikir awalnya Jakarta sedang hujan karena sebelum mendarat langit Jakarta gelap sekali, ternyata tetap saja panas cuaca pagi tadi.

Makassar (part 5) – Family Gathering 3

Saat ikut Family Gathering 2008 akhir pekan lalu, saya mengambil banyak foto dari rekan-rekan kantor. Banyak di antara foto-foto tersebut menampilkan hubungan-hubungan yang akrab antara keluarga mereka, juga hubungan kasih sayang yang manis antara anak dan orang tua. Foto-foto tersebut saya rekap dalam 2 komik yang bisa Anda lihat di bawah ini.

Komik pertama yang saya buat setelah pulang dari acara gathering adalah komik tentang hubungan anak & ayahnya (ayahnya tentu teman-teman kantor saya…masa saya berteman sama bayi :)) ). Lucu juga melihat mereka yang sehari-hari di kantor, di sana terlihat benar sifat & tingkah laku “kebapakannya” 😀 . Komik di atas tentu hasil imajinasi saya saja, mana ada bayi bisa mikir macem-macem kan :))

Komik kedua di atas adalah komik tentang hubungan keakraban antara keluarga rekan-rekan (dan keluarga manajer – Pak Djanuar & Pak Made) saya di kantor. Ada yang sudah bawa anak banyak, ada juga rekan saya Hari yang masih adem ayem berdua saja dengan istrinya (maklum masih bisa digolongkan pengantin baru). Sepintas rekan-rekan yang membawa serta keluarganya dalam acara gathering kemarin adalah keluarga yang harmonis. Gak tau juga sih kalau di rumahnya sering banyak cekcok dan “piring terbang” =)) Mudah-mudahan benar harmonis adanya.

Oh ya di sana banyak juga orang yang selalu was-was berkomentar jangan-jangan foto-foto saya akan saya jadikan komik. Mohon maaf pada rekan-rekan yang wajah ganteng/cantiknya saya comot dan saya buat jadi komik 😀 Sekadar ingin membuat sebuah komik yang tentu saja saya harapkan bisa menjadi kenangan tersendiri dari acara Fujitsu Family Gathering 2008.

Makassar (part 4) – Site Audit

Dua minggu ini saya 2 kali bolak-balik Makassar. Seperti biasa ada pekerjaan di Telkomsel Panakukang Makassar. Kali ini pekerjaannya adalah site audit. Sepintas terdengar keren kan; pake istilah audit segala. Padahal mah site audit adalah pekerjaan bersih-bersih server Fujitsu Primepower 1500 yang dipakai Telkomsel untuk menghitung pulsa pelanggan pra bayarnya. Tidak hanya bersih-bersih memang, tapi ada juga beberapa hal yang perlu diperiksa. Misalnya tegangan listrik yang mensuplai server, lalu memeriksa sistem lewat command line.

Minggu lalu saya ke Makassar bersama dengan Manggar. Saya pulang lagi ke Jakarta hari Jumat lalu. Senin kemarin saya balik lagi ke Makassar, kali ini bersama bos saya Pak Rully. Berikut komik yang saya buat tentang kegiatan site audit ini 🙂

Minijer* (Manggar) dan manajer (Rully) juga mau kerja loh :))

Minijer = baru jadi manajer, jadi masih mini =))

Makassar (part 3) – Family Gathering 2

Menyambung liputan saya sebelumnya soal Fujitsu Family Gathering 2008, saya buat beberapa komik lainnya. Komik berikut ini adalah tentang tarik tambang juga :

Ini adalah liputan dalam komik kegiatan tarik tambang wanita. He..he..he…selalu ada yang lucu saat lomba tarik tambang diadakan. Persaingan di kelompok wanita memang tidak seketat saat pertandingan di kelompok pria. Entah mengapa tarik tambang wanita lebih banyak ketawa-ketiwinya. Ah mungkin mereka lupa kalau saat kita tertawa tenaga jadi terbuang percuma. Lain halnya dengan pertandingan tarik tambang di kelompok pria, di kelompok wanita tim yang menang bukan yang beranggotakan karyawan berbadan besar. Tim wanita dengan anggota-anggota “besar” malah takluk oleh tim-tim lain. Ya iya lah ketawa terus gimana mau menang.

Makassar (part 2) – Family Gathering

Tulisan ini sebenarnya bukan catatan saya di Makassar, tapi merupakan liputan kegiatan saya akhir pekan kemarin. Sabtu Minggu lalu saya ikut acara Family Gathering kantor. Family Gathering Fujitsu Indonesia tahun ini diadakan di hotel Safari Garden Puncak. Kami semua karyawan Fujitsu Indonesia kumpul di kantor hari Sabtu 9 Agustus 2008 jam 7 pagi. Sekitar pukul 9 pagi rombongan kami meninggalkan gedung Kyoei Prince dengan menggunakan 6 buah bis. Tidak semua karyawan ikut bis, ada juga yang naik/nebeng mobil pribadi. Foto di samping ini adalah foto saat orang-orang mulai naik ke bis masing-masing. Ada 6 bis yang ikut dalam rombongan ini. Jam 10an kami sudah tiba di hotel Safari Garden. Ternyata hotel ini luas sekali, mungkin lebih tepat disebut sebagai resort. Review tentang hotel Safari Garden saya susun dalam bentuk komik, nanti saya muat di postingan berikutnya.

Kami datang di lokasi gathering pukul 10.30an. Setelah mengambil kunci, ada acara pembukaan….biasa lah style Indonesia pake pidato segala. Selain pidato ada juga pengenalan karyawan dari tiap-tiap divisi. Setelah itu baru kami semua makan siang. Makan siang di restorannya hotel Safari Garden, rada-rada teu puguh makanannya. Mungkin ini karena alasan penghematan (masih untung ada acara gathering). Menu makan siangnya cuma nasi, sepotong ikan mas bakar, tahu, tempe, ikan asin, gado-gado, dan sayur asem. Setelah makan siang acara selanjutnya adalah foto bersama. Foto bersama yang juga teu puguh. Dengan kamera biasa mana bisa mencakup gambar ratusan orang. Lebih pas kalau yang memotret menggunakan lensa wide(komplain terus sih..emangnya elo punya kamera & lensa wide?). Acara foto bersama berlangsung singkat saja, lalu kami semua bubar masuk kamar masing-masing.

Setelah masuk kamar dan istirahat sebentar acara dilanjutkan dengan permainan. Permainannya dibagi menjadi 2 bagian, bagian anak-anak dan bagian orang dewasa. Entah apa yang dilombakan di bagian anak-anak, saya tidak mengambil foto-foto di arena anak-anak. Kalau tidak salah dengar sih ada lomba balap bakiak, lomba memindahkan kelereng, dll. Di kelompok orang dewasa permainannya adalah permainan beregu. Maksudnya sih mungkin untuk menjalin keakraban di antara karyawan. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Permainan pertama adalah lomba mengumpulkan bola dengan mata tertutup. Anggota kelompok yang bergantian ditutup matanya untuk mengambil bola yang disebar di lapangan; tentu dengan dipandu oleh teriakan-teriakan rekan kelompoknya.

Permainan dilanjut dengan permainan memindahkan air dengan menggunakan gelas kertas yang diikat di jidat. Setiap kelompok berbaris; dari anggota kelompok yang berbaris paling depan kami harus memindahkan air ke rekan di yang ada di belakang. Cukup sulit memindahkan air dari gelas yang diikatkan ke jidat kami. Ah..tidak ada aturan yang pasti. Diskualifikasi pun tidak ada, yah namanya juga permainan keakraban. Saya ikut serta dalam dua permainan ini, jadi sayang sekali tidak ambil foto-fotonya. Permainan ketiga adalah tarik tambang (standar banget gak sih?). Tarik tambang di mana-mana ya seperti itu. Kelompok dengan anggota-anggota berbadan besar sudah dapat dipastikan memegang sabuk juara :-p Berikut adalah komik lucu-lucuan tentang acara tarik tambang kelompok pria.

Sebenarnya masih ada permainan keempat, kalau tidak salah lomba pukul guling di atas kolam renang (yang kalah tentu basah masuk kolam renang). Saya memilih untuk main biliar sendiri bersama beberapa rekan. Ada 3 meja biliar kecil (7 feet di ruang bar & karaoke hotel). Pukul 6 saya pulang ke kamar, mandi & istirahat sebentar. Yang bikin lelah bagi saya adalah jalan kaki dari satu gedung ke gedung lainnya 🙁 . Aneh juga acara yang harusnya untuk refreshing malah bikin saya capek.

Jam 7 malam acara makan malam dengan hiburan live music, sulap (sulap badut teu puguh juga). Setelah itu ada acara pembagian President Award untuk 3 project dengan revenue terbesar. Ya itu khusus untuk para karyawan yang ikut ambil bagian dalam project….yang tidak ikut ya duduk-duduk saja di meja makan. Acara terakhir adalah pembagian door prize. Kami bubar pukul 11 malam. Saya cuma dapat voucher belanja SOGO senilai Rp300.000,-  Benar-benar melelahkan, masuk kamar langsung tidur tanpa sempat berganti pakaian (ah itu sih dasar aja males & jorok :-p ). Minggu paginya saya bangun kesiangan, jam 7 lebih baru bangun…itupun karena teman saya berbaik hati menelepon membangunkan saya. Buru-buru mandi & cepat-cepat ke restoran untuk sarapan. Setelah sarapan, saya main biliar lagi 😀 Sebenarnya sih gak enak main di meja kecil nan jelek itu. Tapi daripada gak ada kerjaan ya boleh lah.

Jam 10-an kami meninggalkan hotel Safari Garden menuju Taman Safari Indonesia. Ngapain di Taman Safari? Ya lihat binatang donk.Jam 1 siang kami selesai keliling Taman Safari. Acara berikutnya adalah makan siang…makanannya nasi kotak, lagi-lagi teu puguh. Eh dari tadi saya tulis “teu puguh teu puguh“, Anda ngerti kan maksudnya? Teu puguh itu bahasa Sunda, terjemahan bebasnya adalah “gak bagus“. Berhubung ada rekan saya yang harus berangkat ke Semarang karena ada pekerjaan emergency di sana, saya ikut saja pulang dengan nebeng mobil kantor. Ah lega rasanya kembali ke Jakarta, perjalanan yang cukup macet Puncak Jakarta kami tempuh 2.5 jam. Saya sampai di rumah pukul setengah 4 sore.