Jerman (part 11) – Our Teacher

Here is the photographs that I’ve already taken yesterday. The first photo is me, Helmut Gaber, and Manggar; and the second one is Manggar, Helmut Gaber, and Rully. The pictures taken just after we arrived at the class Thursday morning. Helmut Gaber is our instructor for Primepower Enterprise series (Primepower 900, 1500, and 2500). He’s a professional trainer for all Fujitsu Siemens enterprise machines.

He’s looks like Albert Einstein right? 😀

Jerman (part 10) – Breakfast

Sudah 4 hari ini tiap hari saya sarapan dengan pilihan menu yang sama di hotel. Sosis (entah daging apa 😀 ), scrambled egg (telur orak arik), roti Perancis (karena cukup keras rasanya benar-benar nendang di perut).

Tiap hari saya ketemu makanan ini di hotel. Sebenarnya ada salmon juga tapi saya tidak bisa menikmati. Beberapa jenis croissant juga tidak bisa masuk, karena sudah kepalang kenyang setelah makan roti Perancis tadi. Roti tawar, keju, selai, madu pun ada. Di restorannya juga disediakan aneka sereal, hmm tapi saya juga gak suka sereal. Telur rebus bagi yang suka juga disiapkan di sana. Buah disiapkan jeruk, apel, eh ada juga yogurt.

Biasa ketemu nasi, di sini ketemu telur lagi sosis lagi…tapi kok bisa kenyang ya? Kandungan kalori sarapan tadi sudah cukup mungkin untuk badan saya tiap pagi hari.

Jerman (part 9) – Engineer Raba-Raba

Ada komentar “miring” dari beberapa teman di kantor tentang kepergian saya training ke Jerman.

“Paling di sana ntar ngeblog aja…foto-foto aja…”

Ada juga komentar di blog dari Jesie, mengomentari saya main biliar di Panderborn; katanya

“…biaya training mahal-mahal cuma ngebilyar…”

Untuk menepis (mode ngeles) komentar-komentar tadi, saya buat liputan foto tentang kegiatan training yang saya sudah saya ikuti 3 hari ini. Banyak sih kegiatan lain di acara training ini yang tidak tergambar di foto-foto berikut ini, tapi mudah-mudahan foto-foto berikut cukup memberi kesan bahwa saya juga belajar loh 😀 :

Tujuan utama saya training kan sebenarnya cuma satu :

Melepas status engineer “raba-raba”

Selama ini kan jadi engineer, pegang server/storage, baca manualnya dulu, coba-coba konfigurasi, syukur kalau jalan, kalau gak jalan ngoprek dulu, kalau masih gak jalan tanya Google, kalau tetep keukeuh gak jalan baru deh tanya senior (ngelirik Ramdhan & Manggar :-p ). Saya selama ini punya istilah sendiri untuk hal ini : “engineer raba-raba“. Jadi mudah-mudahan istilah ini bisa hilang kalau sudah ikut training 😀

Jerman (part 8) – Tentang Minuman

Minuman lain yang banyak saya temui di Jerman, jus botolan. Jus botolan seperti ini nih gambarnya (tutupnya mengingatkan saya pada kemasan sambal botol di Indonesia :-p ) :

Nah kalau yang ini saya lebih suka, jus buah. Granini sepertinya merek lokal produsen jus asli dalam kemasan; mungkin seperti Berry yang banyak dijual di supermarket di Indonesia. Ada yang berisi jus apel, jus jeruk, ada juga seperti yang ada di foto ini…jus campuran macam-macam buah. Yang terbuat dari campuran buah-buahan diberi label multivitamin. Saya minum jus seperti ini di hotel (saat sarapan), di ruang training (disuguhi banyak jus botolan ini), di kantin saat makan siang (tinggal pilih jus apa dari mesin minuman).

Setiap hari saya, Manggar, dan Pak Rully bisa menghabiskan lebih dari 2 macam minuman. Lihat nih botol-botol kosong setelah training selesai :

Gratis sih, jadi dengan gampang kita bisa minum…rasanya lebih lancar di tenggorokan; kalau di hotel sih air wastafel saja lah :))

Jerman (part 7) – Tentang Air Minum

Selama di Jerman, saya sering (atau mungkin selalu) menemukan air mineral dengan soda. Istilah kerennya mungkin “sparkling water“. Contohnya seperti ini :

Rasanya aneh bagi lidah saya. Walaupun saya pecinta minuman bersoda (semacam Coca Cola) tetap saja saya tidak bisa menikmati rasa air putih bersoda ini. Di hotel saya memilih minum air dari kran wastafel saja. Katanya sih air di sini yang keluar dari kran semuanya dapat diminum. Menurut teman saya, kalau kita membeli air mineral di toko secara default kita akan diberi sparkling water. Jadi kalau ingin membeli air mineral murni tanpa soda kita jangan lupa memintanya dulu (atau membaca teliti labelnya kalau di swalayan).