Kemarin saya coba ubah D-Link DIR600 menjadi repeater dari access point yang sudah ada. Access point yang saya pakai sekarang adalah TP-Link TL-WR841ND v7. TP Link wireless router ini menggunakan DD-WRT sebagai sistem operasinya. Supaya memudahkan setup repeater-nya saya instal dulu DD-WRT pada D-Link wireless router tadi. Proses instalasinya cukup mudah mengikuti petunjuk dari halaman wiki DD-WRT & dari web ini. Ini contoh halaman konfigurasi DD-WRT untuk mengaktifkan wireless router sebagai repeater :
Sedikit tentang DD-WRT, DD-WRT adalah sistem operasi (firmware) berbasis Linux untuk wireless router/access point . Dengan menggunakan DD-WRT ada banyak pilihan fitur bagus yang tidak disediakan oleh firmware bawaan pabrik. Dulu saya mulai mencoba DD-WRT karena mencari fitur bandwidth control.
Setelah D-Link wireless router tadi sudah diset sebagai repeater, saya pasang D-Link ini dalam jarak lebih kurang 10 meter dari TP-Link wireless router. Saya cari juga bagaimana caranya membuktikan bahwa D-Link wifi itu sudah benar-benar-bekerja. Saat sebuah wireless router difungsikan sebagai repeater, nama SSID (jaringan WiFi) yang muncul cuma 1 mengikuti apa yang ada di master router-nya.
Sebenarnya kekuatan sinyal dari sebuah access point dapat dilihat dari hasil perintah iwlist seperti contoh ini :
ttirtawi@x220:~$ iwlist scanning
wlan0 Scan completed :
Cell 01 - Address: 90:F6:52:43:82:44
Channel:6
Frequency:2.437 GHz (Channel 6)
Quality=50/70 Signal level=-60 dBm
Encryption key:on
ESSID:"GBT733"
Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 6 Mb/s
9 Mb/s; 12 Mb/s; 18 Mb/s
Bit Rates:24 Mb/s; 36 Mb/s; 48 Mb/s; 54 Mb/s
Mode:Master
Extra:tsf=00000044aff90270
Extra: Last beacon: 3120ms ago
IE: Unknown: 0006474254373333
IE: Unknown: 010882848B960C121824
IE: Unknown: 030106
IE: IEEE 802.11i/WPA2 Version 1
Group Cipher : TKIP
Pairwise Ciphers (2) : CCMP TKIP
Authentication Suites (1) : PSK
IE: Unknown: 2A0100
IE: Unknown: 32043048606C
IE: Unknown: DD180050F2020101020003A4000027A4000042435E0062322F00
IE: Unknown: 331A4C101BFFFF000000000000000000000000000000000000000000
IE: Unknown: 2D1A4C101BFFFF000000000000000000000000000000000000000000
IE: Unknown: 341606001B00000000000000000000000000000000000000
IE: Unknown: 3D1606001B00000000000000000000000000000000000000
IE: Unknown: 4A0E14000A002C01C800140005001900
IE: Unknown: 7F0101
IE: Unknown: DD0900037F01010000FF7F
IE: Unknown: DD0A00037F04010000000000
Cell 02 - Address: FC:75:16:99:DF:0A
Channel:6
Frequency:2.437 GHz (Channel 6)
Quality=70/70 Signal level=-31 dBm
Encryption key:on
ESSID:"GBT733"
Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 9 Mb/s
18 Mb/s; 36 Mb/s; 54 Mb/s
Bit Rates:6 Mb/s; 12 Mb/s; 24 Mb/s; 48 Mb/s
Mode:Master
Extra:tsf=00000000070fdbad
Extra: Last beacon: 3116ms ago
IE: Unknown: 0006474254373333
IE: Unknown: 010882848B961224486C
IE: Unknown: 030106
IE: Unknown: 2A0100
IE: Unknown: 32040C183060
IE: IEEE 802.11i/WPA2 Version 1
Group Cipher : TKIP
Pairwise Ciphers (2) : TKIP CCMP
Authentication Suites (1) : PSK
IE: Unknown: DD180050F2020101000003A4000027A4000042435E0062322F00
IE: Unknown: 0B05000008127A
IE: Unknown: DD07000C4304000000
IE: Unknown: 0706444520010D10
lo Interface doesn't support scanning.
eth0 Interface doesn't support scanning.
ttirtawi@x220:~$
iwlist menampilkan ada 2 cell dengan nama SSID yang sama “GBT733”. Bedanya Cell#02 (D-Link) memiliki kekuatan pancaran sinyal yang lebih bagus daripada Cell#01 (TPLink); ini karena saya berada lebih dekat dengan D-Link wireless router. Kekuatan sinyal WiFi tadi ditampilkan dalam satuan dB (karena angkanya negatif maka yang bilangannya lebih kecil dianggap lebih besar nilainya).
Saya masih penasaran aplikasi lain yang bisa dipakai untuk memonitor kekuatan sinyal WiFi ini. Saya temukan referensi yang membahas tentang wavemon. Ini adalah aplikasi Linux berbasis teks yang cukup bagus untuk menampilkan pergerakan kekuatan sinyal WiFi. Wavemon tersedia di repositori Ubuntu :
ttirtawi@x220:~$ apt-cache search wavemon wavemon - Wireless Device Monitoring Application ttirtawi@x220:~$
Ini hasil tangkapan layar saat wavemon mengukur sinyal dari TP Link pada jarak lebih kurang 10 meter :
Setelah saya hidupkan D-Link pada posisi yang sama, ada perbaikan kualitas sinyal (dengan catatan wireless adapter saya sudah pindah koneksi ke D-Link) :
Kekuatan sinyal WiFi ditunjukkan dengan garis kuning yang terus bergerak ke kiri dan kanan; seiring dengan kekuatan sinyal yang dipancarkan oleh access point. Link quality yang ditunjukkan dengan garis berwarna hijau juga ikut bergerak ke kanan dan ke kiri. Bila kekuatan sinyal melemah garisnya akan bergerak ke arah kiri dan warnanya berubah menjadi merah. Cukup menarik untuk dilihat pergerakan garis ini. Semakin jauh saya dari access point maka sinyalnya melemah dan garisnya merahnya menjadi semakin pendek bergerak ke arah kiri.
Jadi kesimpulan yang bisa saya dapat, menggunakan wireless router sebagai repeater berguna untuk menambah jangkauan sinyal WiFi dari access point yang sudah ada.


