Spam Di Yahoo Messenger

Dulu saya pernah tulis soal banyaknya spam di Yahoo Mail dan Gmail, sekarang saya malah sering kedatangan spam via Yahoo Messenger. Hampir tiap hari ketika pertama kali menghidupkan Yahoo Messenger pasti ada saja offline message yang isinya spam. Lihat screenshot yang saya ambil pagi ini :

ym-spam

Frekuensi spam di YM memang tidak sebanyak spam melalui email. Belakangan saya amati jumlah spam yang sukses masuk ke inbox email saya lebih banyak masuk ke inbox-nya Yahoo daripada inbox-nya Gmail. Dan sepertinya fasilitas report spam di Gmail lebih berguna daripada yang ada dalam Yahoo Mail.

Ada yang sering kedatangan offline message berupa spam juga? Atau ada yang tahu bagaimana cara memblokirnya?

Bug dalam Browser Sniff

Salah satu plugin WordPress yang saya sukai adalah Browser Sniff. Plugin buatan Mas Priyadi ini mendeteksi dan menampilkan jenis web browser dan sistem operasi yang digunakan oleh pemberi komentar dalam tulisan dalam blog kita. Gara-gara mencoba menggunakan Safari versi Windows sebagai web browser, saya menemukan sedikit bug di plugin browser sniff tersebut. Lihat keanehan tampilan berikut ini :

browser_sniff_bug1

Saat saya memberikan komentar balik, tampilan yang muncul membuat saya tersenyum 🙂 . Saya menggunakan Safari di dalam Windows XP saat memberikan komentar, tapi malah dideteksi oleh plugin bahwa saya menggunakan Safari dalam Mac OS X :)) . Mungkin waktu Mas Priyadi membuat browser sniff ini, Apple belum mengeluarkan Safari versi Windows. Makanya plugin mengenali Safari sebagai web browser milik Mac OSnya Appple. Padahal yang saya gunakan sekarang adalah Safari versi Windows (saya jalankan di Windows XP).

Just For Smile

Sore ini diberi link lucu-lucu dari Jesie. Website http://www.txt2pic.com/ adalah website untuk membuat gambar-gambar lucu. Iseng-iseng saya membuat gambar berikut ini (sekadar untuk lucu-lucuan sore ini =)) ) :

konfusius

Update : gambarnya sudah saya edit seperti tampilan baru di atas 😀

Statistik Blog Lama

Saya cukup senang, blog lama saya di WordPress.com masih saja ramai dibaca orang. Perharinya masih ada saja orang yang mau membaca blog itu sampai 50 pengunjung lebih perharinya. Tidak sebanyak blognya para seleb blog sih. Hari ini saya melihat statistiknya seperti berikut ini :

stat-wp-lama

Sejak 21 Juli lalu saya mulai menulis di blog baru ini. Tapi, mudah-mudahan banyak artikel di blog lama saya yang bisa jadi informasi bagi orang yang membaca blog saya itu. Blog baru dengan domain saya ini, sebenarnya adalah lanjutan dari blog yang dulu. Saya sendiri masih belum tahu core utama apa yang akan saya jadikan panduan menulis di blog baru ini. Pokoknya sekarang yang penting menulis. Mungkin tidak ada topik yang pasti, semuanya campur-campur mulai dari pengalaman pribadi, pandangan saya tentangkeadaan sosial, sharing ilmu pengetahuan, dll.

Mencoba Ber-“Safari”

Safari adalah nama web browser buatan Apple yang digunakan dalam sistem operasi Mac OS X. Beberapa waktu lalu Apple meluncurkan Safari versi Windows. Apple mengklaim browser buatannya adalah browser yang mampu bekerja lebih cepat daripada browser-browser lain yang ada sekarang (Opera, IE, Firefox, dll). Tadi saya mencoba mendownload dan memasang Safari di Windows XP. Setelah Safari terinstal saya mencoba menggunakannya untuk membuka blog ini. Sebelumnya saya ingin mengatur dulu proxy sebelum mencoba Safari. Tapi ternyata menu pengaturan proxy tidak dapat digunakan (tidak bisa diklik). Lihat tampilan berikut ini :

proxies on safari

Dengan kata lain saya tidak bisa menggunakan Safari jika sedang berada dalam jaringan yang menggunakan proxy. Padahal saya sekarang sedang berada di kantor yang menggunakan proxy. Akhirnya saya coba saja membuka blog ini tanpa mengatur proxynya terlebih dulu. Saya pikir browser ini tidak akan bisa menampilkan halaman web. Eh tapi ternyata setelah beberapa saat, browser bisa menangkap alamat blog saya. Tapi setelah cukup lama halaman blog saya tidak kunjung keluar. Lihat tampilan Safari saat mencoba blog saya ini :

safari

Saya pun segera membuka Google mencari tahu sebabnya. Ternyata memang benar Safari versi Windows tidak menyertakan menu pengaturan proxy di dalamnya. Informasi lain yang saya dapat adalah ternyata Safari membaca pengaturan proxy yang ada di dalam Internet Explorer-nya Windows. Karena tidak pernah menggunakan IE untuk internetan, sebelumnya saya tidak pernah mengatur proxy di dalam IE. Setelah saya mengatur dulu proxy di dalam IE, barulah Safari bisa digunakan. Tapi kok rasa-rasanya masih lebih cepat Firefox kecepatan browsing internetnya. Entah lah. Nanti saya coba lagi dengan koneksi internet di rumah, karena koneksi internet yang saya gunakan di rumah tidak memerlukan pengaturan proxy terlebih dulu.