Malam ini di hotel Sahid berlangsung acara debat terbuka antara 2 calon gubernur DKI Jakarta (Adang Daradjatun dan Fauzi Bowo). Acara ini juga ditayangkan langsung oleh Metro TV dan JakTV. Awalnya saya tertarik untuk menyaksikan acara ini. Apalagi iklan tentang acara ini sering sekali muncul di Metro TV hari ini. Saat jam tayang acara tersebut (pk 21.00), saya malah asyik melihat kocaknya Mr. Bean di Trans TV. Versi layar lebar film Mr. Bean (berjudul BEAN; produksi tahun 1997) ini benar-benar lucu. Malas juga saya berganti saluran ke Metro TV. Tapi karena penasaran melihat debat kedua calon gubernur Jakarta iseng saat Trans TV menayangkan iklan saya pindah ke Metro TV. Tayangan langsung acara debat ini sudah berlangsung beberapa menit.
Tidak ada yang spesial dari pernyataan-pernyataan kedua pasangan calon gubernur ini. Hampir beberapa menit saya pindah-pindah saluran terus antara Trans TV dan Metro TV (pindahnya kalau Mr. Bean sedang break iklan 😀 ) . Lama-lama bosan juga, apalagi melihat debat ini tidak seperti yang saya bayangkan. Pemaparan visi, misi, program kerja keduanya di otak saya tak lebih cuma iming-iming belaka — saya akan begini, saya akan begitu, saya tidak akan begini, saya tidak akan begitu. Karena bosan saya akhirnya terus melihat Trans TV sampai film Mr. Bean berakhir.
Jadi kesimpulannya malam ini Mr. Bean yang mendapat “suara” dari saya membuat saya memilih menonton Mr. Bean daripada menonton acara debat kedua cagub dan cawagub tadi :)).