Rasa Sentosa

Akhir bulan lalu saya mengikuti training di Singapura. Trainingnya diadakan di Rasa Sentosa Resort. Lokasinya di pulau Sentosa. Rasa Sentosa masih satu grup dengan Shangrilla. Ini kali kedua saya menginap di Rasa Sentosa. Tahun lalu saya pernah ke sini saat mengikuti acara gathering kantor.

View dari kamar saya cukup menarik, menghadap langsung ke pantai Siloso. Saya coba rekam momennya dengan mode panorama seperti ini :

Dari balkon saya bisa liat banyak sekali kapal berseliweran di perairan Singapura ini. Dari kapal feri cepat sampai kapal barang yang terlihat lambat sekali pergerakannya. Bagian dalam kamar yang saya tempati seperti ini :

Ledre

Dulu waktu sering ke Surabaya, saya sering beli ledre di toko oleh-oleh. Pernah saya tulis juga di blog ini. Minggu lalu saat kembali mengunjungi Surabaya saya juga sempatkan beli ledre. Untuk yang belum tahu, ledre itu makan ringan yang terbuat dari tepung & pisang, dicetak tipis-tipis.
20130721-134213.jpg

Kali ini saya coba merek yang lain bukan yang dulu saya sering beli. Entah karena sudah lama tidak makan ledre atau memang ledre merek ini terasa lebih enak. Ledre ini rasanya bentuknya lebih tipis dari yang biasa saya beli. Dalam satu kotak ini ada 2 bungkusan alumunium foil, masing-masing berisi 4 ledre. Walaupun di dusnya tertulis aneka rasa, tapi saya tidak menemukan rasa yang lain seperti rasa khas ledre.

ledre1

Kopi Hotel

Saya termasuk penggemar kopi. Rasanya “bego” kalau belum minum kopi, susah sekali berkonsentrasi. Tiap kali bepergian saya perhatikan kopi di hotel rasanya tidak ada yang enak. Dari hotel biasa sampai hotel berbintang, kopi yang disajikan saat sarapan pagi tidak ada yang cocok di lidah saya.

20130721-072331.jpg

Minggu lalu saya pergi ke Surabaya, oleh kantor saya diinapkan di Marriot. Hal pertama yang saya lakukan setelah check-in adalah pergi ke Alfamart di sebelah hotel untuk membeli kopi Kapal Api. Saya lebih suka rasa kopi Kapal Api sachet-an dibanding kopi yang disediakan di hotel. Mungkin lidah saya belum bisa menikmati sajian kopi hotel berbintang 5 🙂 .

Pulang Cirebon

Sabtu siang kemarin saya pulang ke Cirebon, katanya adik saya sakit. Adik perempuan saya terpaksa dirawat di rumah sakit karena terkena demam berdarah. Ya sudah pulanglah saya dengan kereta api jam 1 siang…padahal tadinya saya tidak punya rencana pulang ke Cirebon. Ah sayang Sabtu siang kemarin saya harus puas duduk di gerbong bisnis kereta Cirebon Ekspress. Tidak ada lagi kursi di kelas eksekutif, perjalanan yang kurang menyenangkan….siang-siang menuju Cirebon dengan hawa panas, duduk di kelas bisnis pula. Untung saya duduk persis di bawah kipas angin, jadi masih bisa duduk sambil baca novel. Hmm iseng sebentar waktu menunggu kereta datang di Gambir, sambil menunggu kereta datang…motret-motret.

Foto ini diambil saat kereta Cirebon Ekspress dari Cirebon menuju Jakarta baru merapat di Stasiun Gambir. Kereta ini pula lah yang akan saya naiki kembali ke Cirebon. Begitu ada pengumuman akan masuk kereta dari Cirebon, saya langsung ambil posisi di samping rel 😀 Mencari titik fokus dulu supaya saat kereta melintas saya tinggal ambil gambarnya.

Kalau foto di bawah ini adalah foto keramaian penumpang kereta Cirebon Ekspress yang baru datang tadi. Tidak terlalu ramai penumpang KA Cirebon Ekspress siang kemarin.  Susah juga ternyata memotret di tengah keramaian orang berlalu lalang. Jadi yang ada di dalam foto di bawah ini adalah penumpang yang turun belakangan dari kereta.

KA berangkat dari Gambir menuju Cirebon tepat pukul 13.15, tepat sesuai jadwal. Tiba di Cirebon juga tepat sesuai jadwal, pukul 16.15 sudah masuk stasiun Cirebon.