Menghapus Password Root Solaris 10

Satu hal lain yang saya pelajari minggu ini, cara menghapus password root di Solaris 10. Saya mencobanya di server Fujitsu Primepower 450. Berikut langkah-langkahnya :

  1. Di Primepower 450 mula-mula saya merestart server dengan perintah berikut :
    # shutdown -g0 -y -i6
  2. Saat proses POST (power on self test) selesai tekan tombol Stop-A. Sistem akan masuk ke OBP (open boot prompt).
  3. Boot server dari DVD instalasi Solaris 10 for SPARC dengan perintah berikut :
    ok> boot cdrom -sw
    Perintah ini akan membuat server melakukan proses booting dari DVD instalasi Solaris.
  4. Mount slice yang dijadikan sebagai root ke dalam direktori perintah seperti ini :
    # mount /dev/dsk/c0t0d0s0 /a
  5. Buka file /a/etc/shadow dengan menggunakan vi. Hapus string yang ada di antara tanda ” :” persis di samping root, seperti ini :
    root : oooooo : xxxxx : xxxxx
    Pada contoh di atas hapus baris oooooo.
  6. Reboot server dengan menggunakan perintah berikut ini :
    # shutdown -g0 -y -i6
  7. Saat muncul ok prompt ketik perintah berikut :
    ok> boot
    Sistem akan melanjutkan booting seperti biasa (langsung dari system disk-nya).
  8. Setelah Solaris siap digunakan, segera login dengan username root tanpa menggunakan password. Ganti password root dengan perintah ini :
    # passwd root

Eh ternyata sudah ada yang pernah menulis hal ini di sini. ;))

Solaris & Linux

Komputer saya diisi oleh Ubuntu 7.04. Tadi sore saya iseng ingin memasang Solaris 10 versi x86 ke dalam komputer saya. Saya pernah menulis tentang Solaris 10 x86 di sini. Niatnya saya buat double boot Solaris bersama dengan Ubuntu. Ternyata saya baru tahu Solaris tidak bisa diinstal ke dalam harddisk yang mengadung file system-nya Linux (ext 3). Kecewa nih :(..eksklusif sekali Solaris ini. Jadi kalau mau main-main dengan Solaris ini paling saya harus menjalankannya di VMware, tapi itu pasti akan lebih lambat dibandingkan bila diinstal langsung ke dalam harddisk.

SSH X Forwarding di Ubuntu

Di tempat kerja, sehari-hari saya menggunakan PC plus Ubuntu 7.04.
Pertanyaannya adalah : bagaimana menggunakan aplikasi berbasis grafis (GUI) pada remote computer (server) sementara kita hanya bisa mengakses server dengan terminal yang full text based ? Contohnya : sangat tidak mungkin kita membuka Mozilla-nya server kalau kita hanya bisa mengakses server dengan SSH client (dalam kasus saya adalah terminal konsolnya Ubuntu), karena terminal hanya menampilkan teks.

Kalau saya menggunakan Windows, saya pasti akan menggunakan program semacam XManager. Nah masalahnya saya sekarang menggunakan Linux. Setelah bertanya pada Om Google saya mendapat jawabannya : SSH X Forwarding. Gampangnya melewatkan data grafis tampilan melalui SSH tunnel.

Siang tadi saya mencoba mengakses server yang diisi dengan Solaris 10 dari PC saya (Ubuntu 7.04). Ini contoh tampilan terminal saya tadi setelah sukses belajar SSH X Forwarding.

tedy@tedy-desktop:~$ xhost +
access control disabled, clients can connect from any host
tedy@tedy-desktop:~$ ssh -X root@172.16.209.121
Password:
Last login: Tue Jul 31 16:01:32 2007 from 172.16.209.33
Sun Microsystems Inc.   SunOS 5.10      Generic January 2005
You have new mail.
# set DISPLAY 172.16.209.33=:0.0
# export DISPLAY
# /usr/sfw/bin/mozilla

Perintah di atas sukses menampilkan program yang berjalan di server, lihat tampilannya ini :

xhost

Beberapa langkahnya secara umum adalah :

  1. Di PC yang kita pakai (local computer), jalankan perintah berikut :
    # xhost +

    Perintah ini membuat X server yang ada di PC bisa menerima paket dari host manapun.

  2. Jalankan SSH Forwarding dengan perintah :
    # ssh -X user@server
    

    User dan server adalah nama login anda pada server yang dituju.

  3. Setelah masuk ke dalam server lewat SSH, jalankan perintah :
    # set DISPLAY local-computer=:0.0
    # export DISPLAY

    Perintah di atas akan membuat semua tampilan grafis dari perintah yang dijalankan akan ditampilkan pada local computer.

  4. Silakan coba aplikasi berbasis grafis. Pada kasus saya di atas, saya coba buka Mozilla web browser.

Kurang lebih seperti itu, cara bodoh-bodohan saja ya….newbie sih :D.

Thanks to Mr.Rully atas petunjuknya saat saya iseng mencoba hal ini :).