Membunuh Telnet Session

Sebuah server berbasis UNIX (entah Solaris, BSD, Linux) dapat diakses oleh banyak user melalui telnet atau ssh. Misalnya Anda sebagai sistem administrator mengakses server dengan menggunakan console, sementara semua user yang lain hanya bisa mengakses server Anda dengan menggunakan telnet. Anda bisa saja “membunuh” session salah satu user yang sedang online (mengakses server Anda). Salah satunya bisa dengan cara berikut ini :

1. Cek dulu siapa user yang sedang login ke dalam server Anda. Misalnya seperti ini :

bash-3.00# who
root pts/1 Oct 3 08:34 (172.16.209.50)
root pts/3 Oct 3 15:07 (172.16.209.39)
root pts/4 Oct 3 14:32 (10.1.1.50)

2. Misalnya Anda ingin menghentikan akses user dari IP 172.16.209.39. Anda perlu tahu proses apa saja yang sedang dijalankan oleh user tersebut. Dari informasi di atas, cari tahu dengan menggunakan keyword "pts/3". Perlu diketahui user yang mengakses server Anda menggunakan pts/3 (pseudo terminal 3).

bash-3.00# ps -t pts/3
PID TTY TIME CMD
1419 pts/3 0:00 bash
1411 pts/3 0:00 sh

3. Matikan proses-proses yang sedang dijalankan oleh user tersebut. Biasanya jika user mengakses server dengan menggunakan telnet atau telnet, proses yang pasti mereka jalankan adalah sh atau bash sebagai shell terminal environment. Mereka yang online ke dalam server pasti menggunakan terminal emulator, yang pertama mereka jalankan pasti sh atau bash. Dan proses lainnya pasti berjalan di atas shell, jadi “bunuh” saja shell-nya. Logis kan?

bash-3.00# kill -9 1419
bash-3.00# kill -9 1411

He..he..he..Anda sukses menghentikan remote access yang dilakukan user dengan IP 172.16.209.39. Cek lagi dengan who, pasti alamat IP tersebut sudah tidak ada :

bash-3.00# who
root pts/1 Oct 3 08:34 (172.16.209.50)
root pts/4 Oct 3 14:32 (10.1.1.50)

Dengan kata lain user tadi terputus koneksinya ke server Anda :)) .

Ya itu hanya cara bodoh-bodohan untuk mengisengi orang lain. Jangan sering-sering dilakukan…bisa-bisa disumpahi orang =)) .

Mengganti IP Address

Mengganti alamat IP mungkin merupakan suatu hal yang sangat biasa dan sederhana bagi Anda yang sehari-hari berkecimpung dalam dunia IT/networking. Sekadar sharing informasi bodoh-bodohan…khusus untuk mereka yang belum bisa mengubah alamat IP di komputer sendiri :D.

Kita bisa mengganti alamat IP baik dengan menggunakan command line maupun dengan menu GUI yang sudah disediakan dalam sistem operasi. Di Windows XP misalnya, mudah sekali mengganti alamat IP komputer kita. Cukup dengan menggunakan menu grafis yang ada. Lihat gambar screenshot contoh tahapan mengisi alamat IP berikut :

Langkah-langkahnya adalah :

  1. Klik Start, pilih Control Panel
  2. Pilih Network Connections. Pilih di sini maksudnya dengan double click.
  3. Pilih network interface yang kita gunakan, misalnya pilih Local Area Connection jika kita terhubung ke network dengen menggunakan Ethernet.
  4. Klik menu Properties pada tampilan window yang muncul.
  5. Pilih menu Internet Protocol (TCP/IP). Di sini akan ada tampilan menu untuk menentukan sendiri alamat IP.
  6. Pilih Use the following IP address dan isikan alamat IP yang diinginkan (alamat IP, netmask, default gateway jika diperlukan, dan alamat DNS jika perlu terhubung ke Internet).
  7. Kalau sudah tutup semua window yang tadi sudah Anda buka dengan memilih OK/Close.

Di UNIX kita bisa mengatur alamat IP dengan command line (walaupun di beberapa varian UNIX sudah disediakan menu grafis untuk menentukan alamat IP). Berikut langkah untuk mengatur alamat IP di Solaris 10 :

  1. Jalankan perintah ifconfig seperti berikut ini :
    # ifconfig fjgi0 172.16.209.122 netmask 255.255.255.128 broadcast + up
    
  2. Edit file # vi /etc/hosts, format isi file /etc/hosts adalah “ip hostname“. Seperti berikut ini (asumsi alamat IPnya 172.16.209.122 dan hostname-nya adalah “smc“):
    # vi /etc/hosts
    172.16.209.122 smc
    
  3. Edit file # vi /etc/inet/hosts, format isi file /etc/inet/hosts adalah "ip" dan "netmask". Seperti berikut ini (asumsi alamat IPnya 172.16.209.122 dan hostname-nya adalah “smc“) :
    # vi /etc/inet/hosts
    172.16.209.122 smc
    
  4. Kalau nama hostname berubah, jangan lupa mengganti file /etc/hostname.fjgi0 (asumsi koneksi menggunakan interface fjgi0; nama interface tergantung sistem operasi. Ethernet misalnya kadang diberi nama hme0 atau eth0) :
    # vi /etc/hostname.fjgi0
    smc
    

    Format isi file /etc/hostname.interface adalah "hostname".

  5. Jika netmask yang digunakan berubah, jangan lupa mengubah juga isi file /etc/inet/netmask.
    # vi /etc/inet/netmasks
    172.16.209.122 255.255.255.128
    

    Format isi file /etc/inet/netmasks adalah "ip" "netmask".

  6. Ubah file /etc/inet/ipnodes seperti berikut ini :
    # vi /etc/inet/ipnodes
    172.16.209.122 smc
    

    Format isi file /etc/inet/ipnodes adalah adalah "ip" dan "hostname".

Contoh mengatur alamat IP di Linux nanti menyusul 🙂

LaTeX Lagi

Di blog saya yang dulu banyak tulisan saya yang membahas tentang LaTeX. Semenjak beralih ke blog ini, saya jarang (kayanya hampir tidak pernah) menulis tentang LaTeX. Sederhana saja sebabnya, saya belum tahu caranya menyisipkan kode LaTeX ke dalam WordPress saya. Akibatnya saya tidak bisa menyisipkan contoh dokumen yang dibuat dengan LaTeX.

latex

Kemarin ada yang mengirim email pada saya bertanya tentang bagaimana caranya mempelajari LaTeX. Si penanya rupanya sudah membaca tutorial saya tentang LaTeX yang pernah saya upload di sini. Hmm…jadi semangat lagi menulis tentang LaTeX.

Tahap mempelajari LaTeX menurut saya sangat mudah, gampangnya seperti ini :

  1. Instal dulu LaTeX ke dalam komputer Anda. Installer LaTeX bisa Anda unduh di Internet. Kalau Anda pengguna GNU/Linux, sudah banyak distro yang menyertakan LaTeX di dalam kumpulan paketnya (misalnya OpenSuSe, RedHat, Fedora). Saya menyarankan Anda untuk menggunakan TeXLive sebagai media instalasi, karena media ini cukup lengkap (dalam 1 DVD ada paket untuk Windows, GNU/Linux, & MacOS). Yang kesulitan mengunduh TeXLive dari Internet, silakan hubungi saya nanti saya kirimkan copy-nya.
  2. Mulai latihan dengan mencoba-coba perintah sederhana LaTeX. Misalnya bagaimana menampilkan teks pendek ke dalam sebuah halaman. Tentunya harus dipelajari juga prinsip kerja LaTeX. Ketik teks, beri perintah-perintah, compile, lihat hasilnya.
  3. Lanjutkan latihan dengan membuat dokumen-dokumen sederhana. Nanti pasti Anda akan menemui banyak masalah yang bisa dijadikan sumber belajar. Misalnya bagaimana mengatur margin dokumen, bagaimana menyisipkan tabel, gambar, dsb.

Selamat mencoba LaTeX, silakan hubungi saya untuk bertanya-tanya tentang LaTeX. Sebisa mungkin saya akan coba bantu Anda belajar LaTeX 😀 .

Masalah Pulsa Isi Ulang Flexi

Semalam seorang rekan minta tolong diisikan pulsa Flexinya. Lembar kartu isi ulang itu saya gosok lalu saya isikan dengan cara menelepon #99. Di ujung telepon, mesin penjawab memandu saya mengisikan pulsa isi ulang. “Masukan 14 digit kode voucher dan akhiri dengan tanda #“, seperti itu kira-kira. Betapa kagetnya saya waktu suara mesin di sana menjawab “maaf nomor yang Anda panggil salah“. Baru pernah saya alami gangguan saat mengisi pulsa Flexi.

Ah mungkin saya yang salah mengetikkan kode pulsa isi ulang. Saya ulangi lagi prosesnya, telepon #99, tekan 1, lalu ketik 14 kode pulsa plus tanda #. Gagal lagi. Sialan…saya coba cara kedua. Cara kedua adalah menekan *99*<kode_pulsa># lalu tekan tombol Call. Cara ini pun malah memunculkan pesan “Kode voucher yang Anda masukkan salah“. Sedang ada gangguan kah layanan Telkom Flexi malam ini?

Segera saya menelepon ke 147. Customer service yang menerima malam tadi namanya Eko. Setelah bercerita tentang masalah saya mengisi pulsa isi ulang, Eko meminta saya memberitahu nomor Flexi dan nomor seri dari lembar pulsa isi ulang (nomor yang ada di bawah barcode). Setelah menunggu beberapa saat Eko memberitahu saya bahwa nomor seri pulsa isi ulang yang saya beli belum terdaftar di Telkom. Katanya, Telkom mempunyai rekanan yang mengurusi pencetakan dan pendistribusian lembaran pulsa isi ulang untuk Telkom Flexi Trendy. Kemungkinannya adalah rekanan Telkom tadi belum mendaftarkan nomor-nomor pulsa isi ulang tadi ke kantor Telkom…ini versi Eko. Masuk akal juga analisisnya. Eko menyarankan saya untuk menukarkan kembali lembar pulsa isi ulang yang saya pegang ini ke tempat penjualnya. Jelas usul ini saya tolak. Alternatif lain menurut Eko, saya bisa mendatangi Plasa Telkom terdekat untuk minta diaktifkan pulsa yang sudah dibeli ini.

Walah….saya sungguh heran atas kejadian ini. Kok bisa-bisanya ada lembar pulsa yang belum terdaftar kok sudah dirilis ke pasar. Ini kan menyusahkan pengguna Flexi.

Duri Bandeng Sialan

Gara-gara sarapan ikan bandeng goreng, sampai sekarang kerongkongan saya masih terasa sakit sampai malam ini. Sepertinya ada duri ikan yang “nyangkut” di kerongkongan. Tiap kali menelan ludah, baru terasa sakit. Orang biasanya menyarankan makan saja sekepal nasi putih supaya durinya terbawa dan segera tertelan. Tapi sepertinya saran itu tidak berhasil pada saya hari ini. Duri bandeng sialan…enaknya gak seberapa tapi menjengkelkan juga rasanya seharian.