Synaptic & DVD Repo Ubuntu 8.04

Di lingkungan Ubuntu, semua software disimpan dalam repository. Ada repository yang ditaruh dalam server, ada juga yang disebarkan dalam bentuk DVD. Saya kenal dengan yang namanya DVD repository Ubuntu sejak versi 7.04. Dengan menggunakan DVD repository, kita tidak perlu koneksi internet untuk mengakses software dari server repository. Walaupun kita punya akses internet, tentu akan lebih menyenangkan memiliki repository lokal (dalam bentuk DVD) karena proses instalasi akan jauh lebih cepat daripada harus mengakses server repository lewat internet.

Ubuntu Linux punya aplikasi yang namanya Synaptic, Synaptic berfungsi me-manage semua aplikasi (software) yang dapat diinstal ke dalam Ubuntu. Secara default, Syanptic akan mencoba mengakses server-server repository Ubuntu untuk membuat daftar software/aplikasi. Untuk mendaftarkan semua software yang ada di dalam DVD repository kita harus menjalankan perintah berikut ini :

$ sudo apt-cdrom add

Dengan perintah tersebut, Synaptic akan mengenali bahwa DVD yang kita gunakan adalah repository-nya Ubuntu. Perintah tersebut harus kita ulangi untuk semua DVD repository yang kita miliki. Tulisan tentang hal ini sebenarnya sudah pernah saya tulis di sini.

Beberapa hari lalu saya sudah mendapat file image dari DVD repository Ubuntu 8.04 dari teman saya Salman. Semuanya ada 5 iso image saya simpan dalam eksternal harddisk saya. Daripada repot mengkopi semuanya ke dalam kepingan DVD, saya cari cara untuk menggunakan iso image tadi. Googling sebentar saya menemukan caranya, seperti ini :

  1. Buat mount point untuk tiap iso image, misalnya seperti ini :
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo mkdir /media/ubuntu1
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo mkdir /media/ubuntu2
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo mkdir /media/ubuntu3
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo mkdir /media/ubuntu4
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo mkdir /media/ubuntu5
    
  2. Mount satu persatu iso image ke dalam mount point yang sudah dibuat, seperti ini:
    tedy@tedy-laptop:/media/SENSE/DVD$ sudo mount -o loop ubuntu-8.04-repository-i386-1_contrib.iso /media/ubuntu1
    tedy@tedy-laptop:/media/SENSE/DVD$ sudo mount -o loop ubuntu-8.04-repository-i386-2_contrib.iso /media/ubuntu2
    tedy@tedy-laptop:/media/SENSE/DVD$ sudo mount -o loop ubuntu-8.04-repository-i386-3_contrib.iso /media/ubuntu3
    tedy@tedy-laptop:/media/SENSE/DVD$ sudo mount -o loop ubuntu-8.04-repository-i386-4_contrib.iso /media/ubuntu4
    tedy@tedy-laptop:/media/SENSE/DVD$ sudo mount -o loop ubuntu-8.04-repository-i386-5_contrib.iso /media/ubuntu5
    
    
  3. Jalankan perintah apt-cdrom dengan tambahan opsi supaya Synaptic membaca mount point file iso image tadi, karena secara default Synaptic akan mencoba membaca CDROM (Perintah ini pun saya ulangi untuk semua mount point.) :
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo apt-cdrom -d /media/ubuntu1 -m add
    Using CD-ROM mount point /media/ubuntu1/
    Identifying.. [c1d618279cfb4e10ca09f0e1bc5dd8b4-2]
    Scanning disc for index files..
    Found 2 package indexes, 0 source indexes, 0 translation indexes and 0 signatures
    This disc is called:
    'Ubuntu 8.04 _Hardy Heron_ - i386 - DVD Repository - Disc 1 of 5'
    Reading Package Indexes... Done
    Writing new source list
    Source list entries for this disc are:
    deb cdrom:[Ubuntu 8.04 _Hardy Heron_ - i386 - DVD Repository - Disc 1 of 5]/ hardy main restricted
    Repeat this process for the rest of the CDs in your set
    
  4. Edit file /etc/apt/source.list, hapus seluruh isinya (untuk melarang Synaptic mendownload software dari server repository) dan ganti isi file dengan baris perintah berikut :
    deb file:///media/ubuntu1 hardy main restricted
    deb file:///media/ubuntu2 hardy main multiverse universe
    deb file:///media/ubuntu3 hardy universe
    deb file:///media/ubuntu4 hardy universe
    deb file:///media/ubuntu5 hardy universe
    
  5. Yang perlu diperhatikan adalah DVD repository harus dimount secara tepat sesuai isi DVD tersebut. Karena ada 3 macam repository : main restricted, main multiverse, dan universe. Pada contoh di atas, DVD main restricted saya mount ke /media/ubuntu1 , DVD multiverse saya mount ke /media/ubuntu2 , dan 3 DVD universe saya mount berurutan di /media/ubuntu3, /media/ubuntu4, dan /media/ubuntu3 . Lalu bagaimana kita tahu mana iso image yang merupakan main restricted, main multiverse, dan universe….gampang, lihat saja isinya seperti contoh berikut ini :
    tedy@tedy-laptop:/$ ls /media/ubuntu1/dists/hardy/
    main  restricted
    tedy@tedy-laptop:/$ ls /media/ubuntu2/dists/hardy/
    main  multiverse  universe
    tedy@tedy-laptop:/$ ls /media/ubuntu3/dists/hardy/
    universe
    tedy@tedy-laptop:/$ ls /media/ubuntu4/dists/hardy/
    universe
    tedy@tedy-laptop:/$ ls /media/ubuntu5/dists/hardy/
    universe
    
  6. Update Synaptic supaya mengenali semua mount point tadi bilamana nanti akan menginstal software, perintahnya adalah :
    tedy@tedy-laptop:/$ sudo apt-get update

Dengan cara ini saya tidak perlu lagi membakar iso image ke dalam kepingan DVD. Dulu waktu menggunakan Ubuntu 7.04 tiap kali ingin menginstal sesuatu dengan bantuan Synaptic, saya harus bolak-balik mengganti-ganti DVD. Dengan menggunakan iso image, saya tinggal mount saja semua file iso image tadi dari dalam eksternal harddisk ke dalam mount point yang sudah dibuat. Syanptic akan mencari sendiri di dalam DVD yang mana software yang perlu diinstal berada. Tapi resikonya adalah saya buang sekitar 20GB ruang di harddisk eksternal saya untuk menyimpan kelima file iso image repository tadi 🙂

Roy Suryo Di KPU Jatim

Banyak berita tentang situs resmi Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur hari ini yang katanya terkena aksi deface. Tumben saya masih bisa melihat hasil deface yang terjadi. Biasanya kalau ada berita tentang diacak-acaknya situs suatu lembaga, saya biasanya selalu ketinggalan tidak pernah bisa melihat hasilnya 😀 Kali ini saya beruntung bisa melihat hasil deface di http://www.kpujatim.go.id/.Ujung-ujungnya saya tulis postingan ini, gak tau jadi blogger ke berapa yang menulis tentang hal yang sama.

Mungkin kali ini saya yang sedang cepat & beruntung sehingga masih bisa melihat web dalam keadaan seperti itu. Atau mungkin karena web master situs itu sedang terdampar di pulau terpencil tanpa akses internet sehingga tidak bisa segera memperbaiki situsnya sendiri. Ada 2 gambar yang terpasang, tapi hanya 1 yang bisa saya lihat. Gambar Roy Suryo satu frame bersama mantan bintang film panas yang sedang topless. Kira-kira seperti ini screeshot-nya :

deface kpu jatim - 13 juni 2008

Saya jamin sebentar lagi Roy Suryo akan teriak-teriak, menuding para hacker (dan blogger mungkin) sebagai aktor di balik aksi deface situs KPU Jatim tadi. Pasti…tunggu saja tanggal mainnya.

Cara Menginstal Linux

Dua hari yang lalu saya menulis sebuah panduan bodoh-bodohan tentang bagaimana menginstal Windows XP. Tadi saya baru ingat kalau saya juga pernah membuat dokumen yang sejenis. Tahun lalu saya pernah menulis dokumen tentang bagaimana menginstal CentOS Linux ke dalam komputer. Bagi para Linux geeks, mungkin dokumen ini tidak akan ada artinya 😀 (lah wong semua instalasinya pake GUI kok). Nah sama halnya seperti tutorial instalasi Windows kemarin, tutorial ini saya buat juga untuk para newbie di dunia Linux. Linux sekarang tidak terlalu beda dengan Windows dalam hal cara instalasinya, semuanya serba GUI (graphical user interface)…tinggal Next Next Next beres deh :)) . Memang sih beberapa distro Linux masih ada yang mempertahankan metoda instalasi berbasis command line (contohnya kalau tidak salah Gentoo Linux).

Sayangnya karena terlalu banyak distribusi Linux (RedHat, SUSE, Debian, Mandriva, dll) saya tidak mungkin menuliskan satu persatu tiap distro. Ada banyak pilihan distro Linux yang sistem instalasinya berbasis GUI, CentOS Linux salah satunya (distro ini kalau tidak salah juga adalah turunan dari RedHat). Untuk Anda yang ingin belajar mengenal Linux, saya sarankan mulailah dengan distro yang full GUI (seperti misalnya Centos, Fedora, Ubuntu, OpenSUSE). Jadi bagi Anda yang belum pernah menginstal Linux sendiri, silakan baca dokumen yang saya buat ini. Hare gene gak kenal Linux? =))

Tutorialnya dapat Anda baca di sini di sini. Oh ya, dokumen ini dulu saya tulis dengan menggunakan LaTeX loh. Jadi tulisan ini melengkapi tutorial saya tentang cara instalasi bermacam sistem operasi mulai dari Windows, Linux, dan Solaris. Semua tulisan saya juga sudah saya daftarkan di halaman Download blog ini.

Jadwal Travel Xtrans

Tadi sore teman saya bertanya apa saya tahu jadwal travel dari Jakarta ke Bandung yang beroperasi di kawasan Kelapa Gading. Untung saya pernah foto jadwal travel Xtrans yang dulu pernah dibagikan. Sayangnya Xtrans penuh saat teman saya menelepon ke sana. Berikut adalah foto jadwal travel Xtrans Bandung Jakarta:


Mungkin bisa bermanfaat bagi Anda (klik saja gambarnya kalau masih terlalu kecil tulisannya) dan semoga jadwalnya masih valid :-p