Cue Tip Kamui

Sabtu malam setelah pulang dari Balikpapan kemarin, saya punya kesempatan mengganti tip shaft 314. Tip bawaan 314 terlalu keras bagi saya. Mengganti tip memang sudah lama jadi target saya, baru kemarin saya bisa ganti tip. Oh ya yang belum tau tip, tip adalah bagian ujung stik biliar yang bersentuhan langsung dengan bola. Pada foto di samping ini, tip adalah bagian di sebelah kanan yang ujungnya berwarna biru. Rata-rata tip aslinya berwarna coklat, warna biru itu berasal dari kapur biliar. Tip Kamui adalah salah satu merek tip yang cukup terkenal. Sebuah tip kamui berharga Rp125.000,- Ada juga merek-merek lain seperti Moori, Sniper, Triangle, Le Pro. Saya pilih tip Kamui atas rekomendasi Ferry Danuarta (rekan saya yang pedagang stik biliar), karena katanya menurut pengalaman tip Kamui ini paling enak dipakai.

Saya baca di websitenya Kamui ternyata tip ini dibuat dari kulit babi loh  😮 Iya betul babi…si hidung pesek berkaki pendek itu, yang dagingnya saya benci itu 🙂 Kulit babi yang dikompres sampai 10 lapis, makanya tipe tip seperti ini dikategorikan layered tip. Ada beberapa pilihan jenis tip Kamui berdasar tingkat kekerasannya; saya sendiri memilih tipe soft. Setelah dipasang di shaft Predator 314 saya, saya coba main dan ternyata memang benar tip ini enak dipakai. Enak dipakai bagaimana? Ya misalnya saja, saya lebih mudah melakukan draw stroke. Draw stroke? Itu loh pukulan yang bisa membuat bola putih mundur lagi setelah mengenai bola target. Atau jangan-jangan kemarin hanya kebetulan saja ya draw stroke-nya lagi bener? =))

Menyambung tulisan saya sebelumnya, mungkin ada yang akan bertanya : “jadi ini acara yang bikin elo balik dari Balikpapan ?” Bukan lah, saya gak segila itu pulang ke Jakarta hanya sekadar ganti tip stik biliar 😀 .

Balikpapan (part 4) – Pulang Sebentar

Kemarin saya pulang dulu dari Balikpapan meninggalkan pekerjaan yang ternyata ditunda pelaksanaannya sampai Senin besok. Saya pulang dengan Garuda pukul 10 pagi dan mendarat di Jakarta pukul 11 siang. Tadinya saya berharap sisa pekerjaan di Telkomsel bisa diselesaikan hari Jumat malam. Ternyata ada perubahan jadwal dari pihak Telkomsel, mereka ingin pekerjaan upgrade firmware S80 (external disks) dilanjutkan hari Senin saja 🙁  Pilihan paling ekonomis (kalau menurut manajer saya) adalah saya tinggal saja di hotel sampai selesai pekerjaan, dengan kata lain saya harus tetap berada di Balikpapan hari Sabtu dan Minggu ini. Tentu lebih murah membayar biaya hotel saya untuk hari Sabtu-Minggu daripada mengongkosi saya pulang balik Balikpapan Jakarta.

Ah tapi bagaimana dengan acara saya hari Minggu ini. Apakah kali ini pun saya harus mengorbankan  acara pribadi untuk urusan kantor. Biasanya saya punya banyak story tentang kerja di hari libur atau kerja di hari Minggu; tidak sedikit yang menyenggol bahkan menggagalkan acara pribadi saya. Dengan “berat hati” saya terpaksa minta pulang saja ke Jakarta karena acara hari Minggu ini benar-benar tidak bisa saya abaikan. (Jangan tanya apa acaranya ya…pokoknya penting :-p ). Biasanya sebagai “anak kecil” saya selalu nurut disuruh apapun oleh bos saya, tapi kali sedikit berbeda ceritanya. Beruntunglah saya punya bos yang bijaksana, bisa mengerti keadaan saya dan mengijinkan saya pulang dulu ke Jakarta. Rencananya Senin besok saya akan kembali lagi ke Balikpapan. Mudah-mudahan sisa pekerjaan upgrade firmware S80 dapat selesai dengan baik.

Many thanks for Mr Rully for your kindness, my business on Jakarta finished successfully today.