Sudah lama juga saya menggunakan layanan TV berbayar dari Indovision. Saya pasang Indovision akhir Juni tahun lalu. Sejauh ini saya belum bisa bilang puas dengan siaran Indovision, masih banyak siaran TV yang jelek tampilannya. Dulu waktu instalasi, teknisi Indovision bilang kalau daerah tempat saya tinggal termasuk daerah yang penuh frekuensinya. Katanya terlalu banyak interferensi dari pemancar lain. Interferensi maksudnya gangguan sinyal karena ada pemancar sinyal yang berdekatan. Nah loh, katanya Indovision selalu bagus di segala cuaca….tapi ternyata masih kalah kalau kena interferensi sinyal.
Hampir setiap hari siaran TV lokal yang saya dapat jelek sinyalnya. Yang bagus cuma RCTI, ANTV, Trans7, dan Indosiar. MetroTV, SCTV, dkk hampir setiap hari jelek. Jeleknya seperti apa, persis seperti Anda nonton VCD rusak. Brebet brebet gambar dan suaranya. Tidak bisa lihat dan dengar apa-apa. Fashion TV juga begitu….kalau SCTV dkk jelek tampilannya, dapat dipastikan Fashion TV juga. Jadi susah kalau mau lihat lingerie show di Fashion TV kalau siaran sedang jelek ;))
Di dekat kos saya ada kantor Telkom Jakarta Barat, entah apa mungkin radio-radionya Telkom yang jadi hambatan. Beberapa hari lalu saya sempat ngobrol juga dengan rekan saya, katanya markas TNI juga punya pemancar radio yang sangat mungkin mengganggu tangkapan sinyal Indovision. Ah pantas kalau begitu, tidak jauh dari tempat saya ada markas TNI (di dekat fly over Tomang). Tapi saya perhatikan di sekitar saya banyak juga antena Indovision, artinya banyak juga pelanggan Indovision. Apakah mereka juga mengalami hal yang sama seperti saya ya. Atau karena pemasangan antena di tempat saya saja yang kurang bagus. Saya pernah dengar katanya pemasangan antena TV berbayar seperti Indovision itu tidak butuh tempat yang tinggi. Yang penting katanya sudut dan elevasinya saja harus tepat.
Agak malas saya komplain ke Indovision, malas menunggui teknisinya datang dan troubleshooting. Nah kalau sudah begini saya yang salah ya?
Jumat malam kemarin juga ada yang mengesalkan lagi. Ceritanya saya lihat ada film The Warlords di Celestial Movies, sepertinya menarik karena ada Jet Li, Andi Lau di film itu. Waktu saya pindah saluran ke Celestial Movies secara tidak sengaja, film sudah mulai sekitar setengah jam. Beberapa menit menonton saya mulai kesal karena teks sering tidak muncul. Repot kan menonton film berbahasa Mandarin tanpa teks, mengingat saya tidak ngerti bahasa Mandarin ;)) Kalau filmnya berbahasa Inggris tentu tidak akan terlalu jadi masalah kalau teks hilang. Beberapa saat teks muncul lagi, lalu hilang lagi. Saya sempat curiga apa jangan-jangan saya menekan sesuatu di remote sehingga teksnya hilang. Tapi sepertinya tidak ada pengaturan macam itu di remote-nya Indovision. Ok saya sabar saja menunggu teks. Ketika teks sudah stabil muncul terus, saya heran kenapa teksnya tidak sinkron dengan adegannya. Meskipun tidak bisa bahasa Mandarin, saya bisa menerka dan yakin 100% kalau teksnya salah. Bukan salah tapi terlambat muncul, adegannya apa tulisan di teksnya apa….lucu & mengesalkan jadinya. Saya batalkan rencana menonton The Warlord sampai selesai.
Saya sendiri tidak tahu persis siapa yang mengatur teks film pada layanan TV berbayar seperti Indovision. Entah Indovisionnya atau memang stasiun TVnya yang menyediakan. Tapi kok bisa sampai terjadi demikian? Jadi seperti nonton DVD bajakan, teksnya bisa terlambat muncul atau kadang muncul kadang tidak.