Menyiapkan Windows 7 USB Bootable Di Macintosh

Beberapa hari lalu salah seorang rekan minta tolong saya untuk membantu menginstal Windows di laptopnya yang terkena virus. Sayangnya saya lupa di mana DCD installer Windows 7. Tapi untungnya saya masih menyimpan ISO file Windows 7. Saya putuskan untuk menggunakan USB sebagai media instalasi. Di Mac saya bisa membuat USB bootable untuk menginstal Windows 7 dengan menggunakan aplikasi BootCamp Assistant.

Untuk dapat menggunakan Boot Camp Assistant ini, kita perlu siapkan sebuah USB flashdisk berukuran paling tidak 4GB & juga file image Windows 7nya. Berikut contoh cara menggunakan BootCamp Assistant untuk menyiapkan USB Bootable Windows 7.

BootCamp Assistant dapat diakses dari folder Application atau dengan mengaksesnya lewat Spotlight seperti gambar di bawah ini :

usdboot-1

Berikut adalah contoh tampilan awal Boot Camp Assistant. Klik Continue untuk melanjutkan proses.

usdboot-2

Karena harddisk internal saya hanya punya sedikit ruang kosong, tadi sempat muncul peringatan seperti di bawah ini. Karena saya hanya perlu Boot Camp Assistant bukan untuk menginstal Windows ke dalam internal harddisk, maka saya bisa abaikan peringatan ini.

usdboot-3

Di halaman berikutnya hanya satu opsi yang diperlukan “Create a Windows 7 or later version install disk“. Opsi kedua untuk download Windows update tidak diperlukan, jadi bisa di-uncheck. Klik Continue untuk melanjutkan proses.

usdboot-4

Di halaman berikutnya Boot Camp Assistant akan meminta kita menentukan di mana kita menaruh ISO image Windows 7. Selain itu kita diminta juga untuk menentukan mana USB flashdisk yang akan dipakai sebagai media instalasi Windows.

usdboot-5

Boot Camp Assistant akan memberi peringatan bahwa semua data yang ada di dalam flashdisk akan dihapus.

usdboot-6

Saya tinggal klik Continue untuk melanjutkan proses. Boot Camp Assistant akan mulai mentransfer file-file instalasi Windows dari ISO image ke dalam USB flashdisk.

usdboot-7

Menjelang akhir proses transfer, saya diminta untuk memasukkan password Mac saya.

usdboot-8

Proses transfer Windows installer ini selesai dalam waktu lebih kurang 10 menit.

usdboot-9

Cukup simpel proses untuk membuat USB bootable ini. Setelah selesai saya bisa langsung pakai USB ini untuk menginstal Windows 7 ke dalam laptop teman saya tadi.

Nasi Ulam di Mandala

20130315-233839.jpg

Alternatif makanan baru di seputaran Tomang, nasi ulam. Saya kali ini baru tahu seperti apa yang namanya nasi ulam. Ternyata nasi putih biasa bertabur serundeng (parutan kelapa yang dibumbui dan digoreng). Dengan tambahan lauk seperti telur bulat, perkedel, dendeng sapi manis, sambal, mentimun, dan daun kemangi. Harganya Rp15000,-.

20130315-234025.jpg

Yang saya paling suka adalah dendeng manisnya. Ternyata ada mereknya juga Nasi Ulam & Mie Kangkung Ma’ Rempong. Sepertinya menarik, saya belum tahu seperti apa itu mie kangkung. Lokasi penjual nasi ulam ini di Jalan Mandala Utara, satu deret dengan STIE IBEK.

Souvenir USB Hub

20130314-211939.jpg

Souvenir dari workshop yang diadakan oleh satu perusahaan IT di Jakarta; USB hub. Alat ini berguna bila komputer atau laptop hanya punya sedikit port USB. Sayangnya USB hub semacam ini tidak bisa dipakai menyambungkan eksternal harddisk karena kekurangan catu daya listriknya. Untuk menyambungkan eksternal harddisk melalui USB hub,diperlukan hub yang dilengkapi dengan adaptor listrik sendiri.

Aneka gadget dan aksesoris komputer sederhana, dari mouse pad sampai USB flashdisk jadi andalan souvenir acara-acara yang berbau IT. Yang penting sablonan nama perusahaan tidak ketinggalan.

Habemus Papam

new-pope

Umat Katolik sedunia sekarang punya pemimpin baru, Paus Francis I. “Habemus Papam” dalam bahasa Latin artinya dalam bahasa Indonesia “kita punya Paus”. Kardinal Argentina Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia dalam konklaf 13 Maret 2013 kemarin. Konklaf maksudnya adalah rapat tertutup Kardinal seluruh dunia untuk memilih Paus. Seperti biasa seorang Kardinal yang terpilih akan memilih nama baru sebagai Paus, mantan Kardinal Argentina ini memilih nama Francis. Paus Francis menggantikan Paus Benedict XVI yang mengundurkan diri akhir Februari lalu. Paus Francis terpilih sebagai Paus ke 256 dalam sejarah Gereja Katolik.

Sepecialis

20130314-090910.jpg

Mata saya tertumbuk pada tulisan di label tempat jas ini. Menggelitik juga cara penulisan sepecialis. Mirip-mirip seperti Ibu saya yang menuliskan “iped” untuk menyebut iPad. Mungkin label tempat jas itu maksudnya ingin menerjemahkan “specialist“, dan terjemahan yang dimaksud sepertinya adalah “spesialis”.