Jakarta Cerah Hari Ini

20130313-164508.jpg

Langit cerah Jakarta siang tadi. Awannya menarik sekali. Difoto dari atas Kota Kasablanka mengarah ke area Gatot Subroto. Cuaca cerah dari pagi tadi. Tidak ada tanda-tanda hujan sampe sore ini. Biar panas gerah saya bersyukur daripada hujan, macet, dan banjir.

Kota Kasablanka

20130312-233209.jpg

Dua mal baru di jalan Casablanca (Jl. Dr Satrio) Jakarta : Kuningan City (KC) & Kota Kasablanka (KoKas) Keduanya mulai buka di waktu yang berdekatan. Tapi sampai sekarang sepertinya Kota Kasablanka lebih ramai pengunjungnya.

Sepertinya lokasi Kuningan City kurang bagus bila dibandingkan dengan Kota Kasablanka. KC letaknya boleh dibilang bersebelahan dengan ITC Kuningan & Mal Ambasador. Lalu lintasnya sangat padat di jam-jam sibuk. Tidak ada pilihan jalur lain menuju KC selain lewat jalan Casablanca. Sementara ada beberapa pilihan akses menuju KoKas. Orang bisa lewat Casablanca, baik dari arah Ambassador maupun dari Tebet, atau bisa memilih lewat Kuningan (lewat belakang Episentrum).

Dari segi jumlah outlet yang buka pun, KC masih kalah dibanding KoKas. Terutama restoran, di Kokas jumlah restoran terkenal boleh dibilang sangat banyak. Belum lagi restoran cepat sajinya. Rasanya ini jadi faktor kedua kenapa sampai sekarang KoKas lebih ramai daripada KC; karena rasanya budaya orang Indonesia untuk pergi ke mal lebih dominan untuk hang out dan makan.

Keduanya sama-sama punya swalayan, KC punya Lotte Mart sementara KoKas punya Carrefour. Tapi menurut saya Carrefour jauh lebih banyak diminati orang karena terkenal miring harganya. Mungkin kalau diurut ini bisa jadi faktor ketiga mengapa KoKas lebih ramai.

Keduanya sama-sama punya bioskop XXI. Entah bagaimana jumlah penonton di sana, saya belum pernah coba nonton film di sana. Keduanya juga punya pusat perkantoran; di KC ada gedung AXA sementara di KoKas ada Prudential Center.

Nampaknya sebentar lagi muncul pusat perbelanjaan baru di jalan Casablanca. Bangunan besar milik Ciputra, di samping apartemen Sommerset sepertinya sudah mulai beroperasi. Entah bagaimana kedua mal tadi akan bersaing menarik pengunjung.

Bagaimana dengan Anda, apakah lebih memilih Kuningan City atau Kota Kasablanka untuk jalan-jalan?

Membersihkan Apple Wireless Keyboard

20130311-125047.jpg

Resiko memiliki keyboard putih adalah cepat kotor. Tidak mengganggu fungsi memang, hanya jadi tidak enak dilihat saja. Sayangnya Apple tidak membuat wireless keyboard berwarna hitam.

Saya baru coba menggunakan cairan pembersih kaca untuk membersihkan Apple Wireless keyboard. Ternyata hasilnya cukup memuaskan. Kotoran yang menempel cepat terhapus & semua tombolnya kembali putih seperti baru.

Saya pakai tissue yang disemprot dulu dengan cairan pembersih kaca untuk membersihkan tiap tombol satu pet satu. Supaya aman saya keluarkan dulu 2 batere AA dari wireless keyboard ini. Saya jaga jangan sampai tissue terlalu basah, kuatir ada cairan yang menetes masuk ke sela-sela tombol.

Mengganti Service Center Address di iPhone

Untuk bisa mengirimkan SMS, ponsel harus menggunakan nomor service center address (SCA) yang tepat sesuai dengan operator yang digunakan. XL misalnya menggunakan nomor Service Center Address +62818445009. Rata-rata di ponsel kita bisa lihat setting tersebut di bagian Message Setting atau Pengaturan Pesan. Tapi agak sulit menemukan menu yang sama di iPhone. Informasi di Google menyebutkan cara memeriksa nomor Service Center di iPhone adalah dengan serangkaian kode seperti ini :

20130310-222505.jpg

Tekan tombol *#5005*7672# lalu tekan Call. Jika sukses iPhone akan menampilkan nomor Service Center yang sedang digunakan seperti contoh di bawah ini :

20130310-222435.jpg

Lalu bagaimana cara mengganti nomor SCA tadi? Caranya dengan menggunakan kode **5005*7672*Nomor SCA# seperti contoh di bawah ini :

20130310-223945.jpg

Mengukur Sinyal WiFi Dengan Wavemon

Kemarin saya coba ubah D-Link DIR600 menjadi repeater dari access point yang sudah ada. Access point yang saya pakai sekarang adalah TP-Link TL-WR841ND v7. TP Link wireless router ini menggunakan DD-WRT sebagai sistem operasinya. Supaya memudahkan setup repeater-nya saya instal dulu DD-WRT pada D-Link wireless router tadi. Proses instalasinya cukup mudah mengikuti petunjuk dari halaman wiki DD-WRT & dari web ini. Ini contoh halaman konfigurasi DD-WRT untuk mengaktifkan wireless router sebagai repeater :

ddwrt-repeater

Sedikit tentang DD-WRT, DD-WRT adalah sistem operasi (firmware) berbasis Linux untuk wireless router/access point . Dengan menggunakan DD-WRT ada banyak pilihan fitur bagus yang tidak disediakan oleh firmware bawaan pabrik. Dulu saya mulai mencoba DD-WRT karena mencari fitur bandwidth control.

Setelah D-Link wireless router tadi sudah diset sebagai repeater, saya pasang D-Link ini dalam jarak lebih kurang 10 meter dari TP-Link wireless router. Saya cari juga bagaimana caranya membuktikan bahwa D-Link wifi itu sudah benar-benar-bekerja. Saat sebuah wireless router difungsikan sebagai repeater, nama SSID (jaringan WiFi) yang muncul cuma 1 mengikuti apa yang ada di master router-nya.

Sebenarnya kekuatan sinyal dari sebuah access point dapat dilihat dari hasil perintah iwlist seperti contoh ini :

ttirtawi@x220:~$ iwlist scanning
wlan0     Scan completed :
          Cell 01 - Address: 90:F6:52:43:82:44
                    Channel:6
                    Frequency:2.437 GHz (Channel 6)
                    Quality=50/70  Signal level=-60 dBm  
                    Encryption key:on
                    ESSID:"GBT733"
                    Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 6 Mb/s
                              9 Mb/s; 12 Mb/s; 18 Mb/s
                    Bit Rates:24 Mb/s; 36 Mb/s; 48 Mb/s; 54 Mb/s
                    Mode:Master
                    Extra:tsf=00000044aff90270
                    Extra: Last beacon: 3120ms ago
                    IE: Unknown: 0006474254373333
                    IE: Unknown: 010882848B960C121824
                    IE: Unknown: 030106
                    IE: IEEE 802.11i/WPA2 Version 1
                        Group Cipher : TKIP
                        Pairwise Ciphers (2) : CCMP TKIP
                        Authentication Suites (1) : PSK
                    IE: Unknown: 2A0100
                    IE: Unknown: 32043048606C
                    IE: Unknown: DD180050F2020101020003A4000027A4000042435E0062322F00
                    IE: Unknown: 331A4C101BFFFF000000000000000000000000000000000000000000
                    IE: Unknown: 2D1A4C101BFFFF000000000000000000000000000000000000000000
                    IE: Unknown: 341606001B00000000000000000000000000000000000000
                    IE: Unknown: 3D1606001B00000000000000000000000000000000000000
                    IE: Unknown: 4A0E14000A002C01C800140005001900
                    IE: Unknown: 7F0101
                    IE: Unknown: DD0900037F01010000FF7F
                    IE: Unknown: DD0A00037F04010000000000
          Cell 02 - Address: FC:75:16:99:DF:0A
                    Channel:6
                    Frequency:2.437 GHz (Channel 6)
                    Quality=70/70  Signal level=-31 dBm  
                    Encryption key:on
                    ESSID:"GBT733"
                    Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 9 Mb/s
                              18 Mb/s; 36 Mb/s; 54 Mb/s
                    Bit Rates:6 Mb/s; 12 Mb/s; 24 Mb/s; 48 Mb/s
                    Mode:Master
                    Extra:tsf=00000000070fdbad
                    Extra: Last beacon: 3116ms ago
                    IE: Unknown: 0006474254373333
                    IE: Unknown: 010882848B961224486C
                    IE: Unknown: 030106
                    IE: Unknown: 2A0100
                    IE: Unknown: 32040C183060
                    IE: IEEE 802.11i/WPA2 Version 1
                        Group Cipher : TKIP
                        Pairwise Ciphers (2) : TKIP CCMP
                        Authentication Suites (1) : PSK
                    IE: Unknown: DD180050F2020101000003A4000027A4000042435E0062322F00
                    IE: Unknown: 0B05000008127A
                    IE: Unknown: DD07000C4304000000
                    IE: Unknown: 0706444520010D10

lo        Interface doesn't support scanning.

eth0      Interface doesn't support scanning.

ttirtawi@x220:~$

iwlist menampilkan ada 2 cell dengan nama SSID yang sama “GBT733”. Bedanya Cell#02 (D-Link) memiliki kekuatan pancaran sinyal yang lebih bagus daripada Cell#01 (TPLink); ini karena saya berada lebih dekat dengan D-Link wireless router. Kekuatan sinyal WiFi tadi ditampilkan dalam satuan dB (karena angkanya negatif maka yang bilangannya lebih kecil dianggap lebih besar nilainya).

Saya masih penasaran aplikasi lain yang bisa dipakai untuk memonitor kekuatan sinyal WiFi ini. Saya temukan referensi yang membahas tentang wavemon. Ini adalah aplikasi Linux berbasis teks yang cukup bagus untuk menampilkan pergerakan kekuatan sinyal WiFi. Wavemon tersedia di repositori Ubuntu :

ttirtawi@x220:~$ apt-cache search wavemon
wavemon - Wireless Device Monitoring Application
ttirtawi@x220:~$

Ini hasil tangkapan layar saat wavemon mengukur sinyal dari TP Link pada jarak lebih kurang 10 meter :

no-repeater

Setelah saya hidupkan D-Link pada posisi yang sama, ada perbaikan kualitas sinyal (dengan catatan wireless adapter saya sudah pindah koneksi ke D-Link) :

with-repeater

Kekuatan sinyal WiFi ditunjukkan dengan garis kuning yang terus bergerak ke kiri dan kanan; seiring dengan kekuatan sinyal yang dipancarkan oleh access point. Link quality yang ditunjukkan dengan garis berwarna hijau juga ikut bergerak ke kanan dan ke kiri. Bila kekuatan sinyal melemah garisnya akan bergerak ke arah kiri dan warnanya berubah menjadi merah. Cukup menarik untuk dilihat pergerakan garis ini. Semakin jauh saya dari access point maka sinyalnya melemah dan garisnya merahnya menjadi semakin pendek bergerak ke arah kiri.

Jadi kesimpulan yang bisa saya dapat, menggunakan wireless router sebagai repeater berguna untuk menambah jangkauan sinyal WiFi dari access point yang sudah ada.