ImageMagick – Ubah Ukuran Foto

CBagaimana cara mengubah ukuran foto dalam jumlah banyak? Sangat tidak praktis kalau kita mengubah ukuran foto tersebut satu persatu. Di Ubuntu ada tools yang namanya ImageMagick yang bisa dipakai untuk mengubah ukuran sebuah foto. Selain itu ImageMagick juga bisa dipakai untuk mengubah tipe file foto yang kita miliki, tidak hanya itu masih banyak fungsi ImageMagick yang belum saya pelajari. Untuk menginstal ImageMagick di Ubuntu 8.04 caranya cukup mudah, lihat log waktu saya menginstal ImageMagick berikut ini :

root@tedy-laptop:/home/tedy/Pictures# apt-get install imagemagick
Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
The following NEW packages will be installed:
imagemagick
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 0B/1421kB of archives.
After this operation, 4571kB of additional disk space will be used.
WARNING: The following packages cannot be authenticated!
imagemagick
Install these packages without verification [y/N]? y
Selecting previously deselected package imagemagick.
(Reading database ... 200580 files and directories currently installed.)
Unpacking imagemagick (from .../imagemagick_6.3.7.9.dfsg1-2ubuntu1_i386.deb) ...
Setting up imagemagick (7:6.3.7.9.dfsg1-2ubuntu1) ...

root@tedy-laptop:/home/tedy/Pictures#

Cara untuk mengubah ukuran foto dengan bantuan ImageMagick juga cukup mudah, cukup gunakan perintah convert, seperti berikut ini :

tedy@tedy-laptop:~/Pictures$ convert -resize 600 training.jpg training-resize.jpg

Dengan perintah di atas, saya mengubah foto dengan nama training.jpg (dengan ukuran lebar 3250 pixel) menjadi sebuah foto lain dengan nama training-resize.jpg yang lebarnya 600 pixel. Lihat Image Properties sebelum diubah :

Dan ini setelah foto diubah ukurannya dengan bantuan ImageMagick :

Update :

Sore ini saya iseng membuat script untuk mempermudah proses resize banyak gambar sekaligus. Dengan script ini saya bisa mengubah semua gambar dalam sebuah direktori dengan cepat.

tedy@tedy-laptop:~$ more script.sh
#!/bin/bash
# ini contoh script untuk resize banyak foto sekaligus dalam sebuah folder
clear;
echo "=============================================================";
echo "This is script for resize a folder contain many images";
echo "=============================================================";
echo "";
echo "Enter images directory ( for example : /home/tedy/ ) :";
read DIRECTORY;
clear;
while [ ! -d $DIRECTORY ]
do
echo "";
echo "You enter wrong directory, please enter correct directory :";
read DIRECTORY;
done;
clear;
echo "Enter the width of the resized image (in px size) :";
read WIDTH;
clear;
echo "";
echo "================================================================";
echo "All images will resize proportionally with the width = $WIDTH px";
echo "All resized images will stored in directory RESIZE";
echo "";
echo "Start resize process";
cd $DIRECTORY;
rm -rf RESIZE;
if [ -d RESIZE ]; then
rm -rf RESIZE;
else
mkdir RESIZE;
fi
ls *.jpg | sed -e 's/\.[a-zA-Z]*$//' > /tmp/list.txt;
cat /tmp/list.txt |
while read line;
do echo "Resized version from image ${line}.jpg is ${line}-resize.jpg";
convert -resize $WIDTH "${line}.jpg" "RESIZE/${line}-resize.jpg";
done;
echo "Resize process completed";
echo "=============================================================";
tedy@tedy-laptop:~$

Cara pakainya cukup mudah, lihat contoh tampilan saat saya menjalankan script di atas :

Instalasi WordPress

Beberapa hari ini saya mencoba menginstal WordPress di web server lokal. Instalasi WordPress versi 2.5.1 benar-benar mudah, justru yang agak sedikit panjang adalah proses menyiapkan environment-nya. Beberapa yang perlu disiapkan adalah :

  • Apache web server
  • MySQL database server
  • PHP5
  • php-mysql

Berhubung cukup panjang contohnya silakan baca sendiri diย dokumen yang saya buat ini.

Tentang Bakwan

Entah sebenarnya apa nama untuk makanan seperti ini, ada yang bilang bakwan tapi ada juga yang menyebutnya seperti bakso malang. Saya sih terbiasa menyebutnya sebagai bakwan. Dulu sempat heran juga kenapa ada orang yang menyebut perkedel jagung dengan nama bakwan.

Foto diambil tadi sore saat makan bakwan di belakang gedung kantor. Semangkuk bakwan ini isinya campur-campur, ada mie, bihun, tauge, bakso, pangsit goreng, siomay. Cukup kenyang dan bisa mengganjal perut sampai nanti makan malam. Saya tidak tahu persis berapa harga semangkuk bakso malang ini, biasanya semangkuk bakso malang plus teh botol harganya Rp8500,-. Karena saya suka pangsit gorengnya, saya sering nambah pangsit gorengnya lagi. Pangsit gorengnya murah, Rp1500 dapat 2. Jauh lebih murah daripada makan pangsit gorengnya bakmi GM ๐Ÿ˜€ . Jadwal makan bakwan biasanya pukul 5 sore. Di saat orang-orang banyak yang segera pulang ke rumah, saya biasanya turun ke dekat parkiran mobil makan bakwan dengan rekan-rekan. Habis itu lanjut lagi duduk manis di kantor sampai sekitar pukul 8, kerja lagi? Gak juga, kadang ngeblog, bikin komik, atau utak-atik server lagi :-p

Demokrasi Makan Siang

Lagi-lagi hasil candid camera kemarin siang saat saya dan rekan-rekan di kantor pergi makan siang bersama. Mungkin Anda juga pernah lihat komik saya sebelumnya hasil candid camera juga. Lagi-lagi pula ada 2 orang yang memisahkan diri berjalan mendahului sehingga bisa saya ambil fotonya ๐Ÿ™‚ Nah ini hasilnya :

Demokrasi makan siang…melobi atasan saat makan siang bisa jadi alternatif untuk menyampaikan pendapat/aspirasi/keinginan dalam suasana keakraban. Si pemohon bisa mengungkapkan keinginannya secara santai tanpa beban ๐Ÿ™‚ lebih tidak berbeban apabila makan siangnya dibayar semua oleh si pemohon. Tentu si bos akan dengan senang hati mendengarkan aspirasi & keinginan si pemohon kan? :))

Demo Atmajaya & Cueknya Saya

Sore tadi saya diajak teman saya Erny pulang bareng naik mobilnya. Kantor Erny di BRI2 Semanggi, katanya Jakarta sedang macet parah di mana-mana. Belakangan saya baru tahu dari Erny kalau ada demo besar di depan Unika Atmajaya Jakarta. Katanya ada mobil yang dibakar. Waduh…buru-buru saya buka Detik.com, hari ini saya tidak buka Detik.com….sibuk (halah…pasti Anda bilang saya boong banget ya =)) ). Loh bagus kan kalau gak tahu berita. Kalau ada karyawan di kantor, seharian gak keluar kantor, tapi selalu tahu kondisi di luar justru harus diwaspadai. Lah berarti dari tadi dia ngapain aja, baca Detik, atau chating sama temannya sampai tahu persis situasi di luar kantornya :-p (mode ngeles is ON)

Fenomena seperti ini memang sesuatu yang biasa di Jakarta. Tingkat “kecuekan” orang di Jakarta memang cukup tinggi. Orang bisa tidak tahu apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya sendiri. Mungkin ada korelasinya juga dengan tingkat kesibukan orang di Jakarta. Mungkin Anda pernah mengalami ada teman Anda di luar daerah yang tiba-tiba menghubungi Anda lalu bertanya : “eh Jakarta rusuh ya?” atau “eh Jakarta banjir ya?”; lalu dengan polosnya Anda malah bertanya-tanya : “oh ya, di mana emang?” Saya pernah mengalaminya, sayang lupa konteksnya apa. Orang yang di luar Jakarta malah kadang lebih update beritanya daripada orang Jakarta sendiri. Dipikir-pikir memang betul juga, orang yang berada di luar Jakarta kadang lebih memperhatikan situasi Jakarta lewat media massa daripada kita yang berada di Jakarta. Dulu waktu belum tinggal di Jakarta juga sama halnya bagi saya, saya kadang mengontak teman saya yang menetap di Jakarta. Pokoknya boleh dibilang berita tentang Jakarta lebih cepat menyebar di luar Jakarta.

Kejadian tadi sore juga saya anggap mirip. Saya yang seharian di kantor malah tidak tahu situasi yang terjadi di Jl. Sudirman. Bapak kos saya saja (yang Om-nya Sofia Latjuba itu) tahu persis runtutan/kronologis kejadian di Sudirman sore ini. Mulai dari mahasiswa yang ditabrak mobil polisi sampai mobil Avanza yang dibakar massa. Lah saya? Sore-sore malah sibuk makan bakso malang sama Manggar, Jessi, & Yudi :)) Malam ini sekitar pukul 7 malam, Jl.Jend Sudirman masih padat, terutama dari arah HI menuju Semanggi. Saya sempat lihat dari jendela kantor, kendaraan di jalur lambatnya tidak bergerak sama sekali. Saya coba foto, tapi jelek hasilnya (Coolpix L14 saya tidak bisa diset untuk memotret dengan kecepatan tinggi pada situasi dengan pencahayaan kurang)…kurang lebih seperti ini suasana macet malam ini :

Ok balik lagi ke topik tentang demo. Saya juga bingung sebenarnya demo kali ini meributkan soal apa. Ada yang bilang ini demo menentang harga BBM, ada juga yang bilang ini aksi solidaritas pada mahasiswa Unas yang meninggal beberapa hari yang lalu. Demonstrasi yang katanya wujud kehidupan demokrasi bukan benar-benar buah dari demokrasi. Katanya demokrasi itu untuk rakyat/kepentingan orang banyak. Lah sore ini tuh lihat berapa ratus orang yang ngantor di Sudirman kesulitan pulang karena angkutan umum tidak bisa lewat Jl.Sudirman? Lalu lihat juga berapa banyak supir angkutan umum yang biasa lewat Sudirman yang kehilangan penumpang alias kehilangan setoran sore ini? Memang sih ada juga yang bisa meraup untung akibat demo ini, mereka adalah tukang ojek yang katanya malah kebanjiran rejeksi sore ini.

Tapi balik lagi ke soal kepentingan orang banyak, orang banyak mana dulu sih sebenarnya yang diperjuangkan? Toh banyak juga orang yang malah terganggu aktivitasnya, terganggu penghasilannya gara-gara demo. Belum lagi kemacetan yang mengular di mana-mana. Anda tahu kan kalau di Jakarta kemacetan itu buntutnya bisa luar biasa panjang? Sore ini saja tol dalam kota macet total karena kabarnya akibat pagar pembatas tol di depan gedung DPR/MPR dirobohkan macet jadi kian puadat. Nah gila kan kalau jalur bebas hambatannya saja sudah padat. Berapa banyak orang yang terganggu aktivitasnya kalau demikian. Jadi apa itu yang namanya kepentingan orang banyak? Yah mungkin ini memang hanya pandangan saya saja yang terlalu cuek dengan kehidupan sosial. Mohon dimaafkan atas kecuekan saya ini ๐Ÿ˜€