Tahun 2013 saya coba theme baru untuk mencoba memacu saya rajin menulis lagi di blog ini. Cukup lama saya mengabaikan blog ini. Ternyata sudah banyak perkembangan di aplikasi WordPress. Bahkan sekarang fitur-fitur yang dulu hanya dimiliki oleh blog berbasis WordPress.com, sekarang sudah tersedia untuk self-hosted blog seperti blog saya ini. Contohnya fitur follow comment yang memungkinkan pengujung blog menerima email notifikasi saat ada comment baru pada sebuah tulisan. Fitur-fitur tersebut sekarang tersedia berkat plugin Jetpack…nice to have feature 😀
Category Archives: Uncategorized
Selamat Idul Fitri 2012
SMS Spam
Belakangan makin sering saya terima SMS spam berupa iklan pinjaman tunai, iklan jualan Blekberi, dll seperti ini :
Entah bagaimana mereka bisa dapat nomor ponsel saya, dari internet kah atau dari pihak operator sendiri. Jelas SMS semacam ini mulai menyebalkan. Saya tidak tahu apakah pihak operator tahu & membiarkan SMS semacam ini. SMS promosi dari pihak operator pun sudah terasa mengganggu apalagi SMS iklan macam di atas.
Tiny USB Flash Disk
I was so impressed with my new little USB flash drive. The size is very small (close to tiny) for regular storage. It’s SanDisk Cruzer Fit USB Flash Drive CZ33 – 16GB. The size is even smaller than my Logitec mouse’s receiver. I remember back to 2004 I bought 128MB USB thumb drive for almost Rp400.000,- . Now its only Rp144.700,-, for almost 1/3 of the prize I got more than 100 times of storage space 😀
But I should more careful to handle this mini disk, so small make me so easy to lost it. Not only lost the disk but the cap as well.
Jakarta Sepi
H-1 Idul Fitri, Jakarta sudah sepi sekali. Jam 9 pagi saya iseng keluar memutari jalanan protokol Jakarta, melewati kawasan yang di hari biasa terkenal kemacetannya. Dari Tomang saya menyusuri Jl.Suryopranoto menuju Harmoni. Di perempatan Harmoni saya berhenti karena lampu merah. Tapi tidak seperti biasa, jumlah kendaraan di lampu merah harmoni sangat sedikit dibanding hari biasa, tapi sepertinya lamanya lampu merah menyala tetap sama.
Dari situ saya menyebrang ke Juanda lalu berbelok di gedung Pos menuju Lapangan Banteng; lalu berbelok kembali di depan Istiqlal kembali ke Juanda. Lalu saya berbelok ke Medan Merdeka, sempat terhenti sebentar di lampu merah dekat istana wakil presiden. Setidaknya ada 3 mobil dan beberapa motor nekat nyelonong mengabaikan lampu merah, mungkin mereka sedang keasikan menikmati lancarnya jalanan hari ini.

Dari situ saya menyusuri Medan Merdeka menuju Thamrin…terasa lengang sekali. Sedikit ramai di depan hotel Niko karena sedang ada kegiatan syuting (entah acara apa). Masuk Sudirman juga sama lengangnya, saya bisa melaju 80-100 km/jam. Saya pilih memutar di Semanggi menuju Slipi. Ini lebih sepi lagi, depan gedung MPR yang di hari biasa cukup padat kali ini sepi.

Lurus terus menuju Slipi tidak sekalipun saya ketemu yang namanya macet. Di hari biasa mungkin ini seperti mengitari ibukota tengah malam.
Sampai kembali ke rumah saya perlu waktu 44 menit. Padahal biasanya ini adalah waktu tempuh saya rata-rata pergi ke kantor. Ah indah sekali kalau setiap hari lalu lintas Jakarta seperti ini.





