Habemus Papam

new-pope

Umat Katolik sedunia sekarang punya pemimpin baru, Paus Francis I. “Habemus Papam” dalam bahasa Latin artinya dalam bahasa Indonesia “kita punya Paus”. Kardinal Argentina Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia dalam konklaf 13 Maret 2013 kemarin. Konklaf maksudnya adalah rapat tertutup Kardinal seluruh dunia untuk memilih Paus. Seperti biasa seorang Kardinal yang terpilih akan memilih nama baru sebagai Paus, mantan Kardinal Argentina ini memilih nama Francis. Paus Francis menggantikan Paus Benedict XVI yang mengundurkan diri akhir Februari lalu. Paus Francis terpilih sebagai Paus ke 256 dalam sejarah Gereja Katolik.

Kota Kasablanka

20130312-233209.jpg

Dua mal baru di jalan Casablanca (Jl. Dr Satrio) Jakarta : Kuningan City (KC) & Kota Kasablanka (KoKas) Keduanya mulai buka di waktu yang berdekatan. Tapi sampai sekarang sepertinya Kota Kasablanka lebih ramai pengunjungnya.

Sepertinya lokasi Kuningan City kurang bagus bila dibandingkan dengan Kota Kasablanka. KC letaknya boleh dibilang bersebelahan dengan ITC Kuningan & Mal Ambasador. Lalu lintasnya sangat padat di jam-jam sibuk. Tidak ada pilihan jalur lain menuju KC selain lewat jalan Casablanca. Sementara ada beberapa pilihan akses menuju KoKas. Orang bisa lewat Casablanca, baik dari arah Ambassador maupun dari Tebet, atau bisa memilih lewat Kuningan (lewat belakang Episentrum).

Dari segi jumlah outlet yang buka pun, KC masih kalah dibanding KoKas. Terutama restoran, di Kokas jumlah restoran terkenal boleh dibilang sangat banyak. Belum lagi restoran cepat sajinya. Rasanya ini jadi faktor kedua kenapa sampai sekarang KoKas lebih ramai daripada KC; karena rasanya budaya orang Indonesia untuk pergi ke mal lebih dominan untuk hang out dan makan.

Keduanya sama-sama punya swalayan, KC punya Lotte Mart sementara KoKas punya Carrefour. Tapi menurut saya Carrefour jauh lebih banyak diminati orang karena terkenal miring harganya. Mungkin kalau diurut ini bisa jadi faktor ketiga mengapa KoKas lebih ramai.

Keduanya sama-sama punya bioskop XXI. Entah bagaimana jumlah penonton di sana, saya belum pernah coba nonton film di sana. Keduanya juga punya pusat perkantoran; di KC ada gedung AXA sementara di KoKas ada Prudential Center.

Nampaknya sebentar lagi muncul pusat perbelanjaan baru di jalan Casablanca. Bangunan besar milik Ciputra, di samping apartemen Sommerset sepertinya sudah mulai beroperasi. Entah bagaimana kedua mal tadi akan bersaing menarik pengunjung.

Bagaimana dengan Anda, apakah lebih memilih Kuningan City atau Kota Kasablanka untuk jalan-jalan?

Mengganti Service Center Address di iPhone

Untuk bisa mengirimkan SMS, ponsel harus menggunakan nomor service center address (SCA) yang tepat sesuai dengan operator yang digunakan. XL misalnya menggunakan nomor Service Center Address +62818445009. Rata-rata di ponsel kita bisa lihat setting tersebut di bagian Message Setting atau Pengaturan Pesan. Tapi agak sulit menemukan menu yang sama di iPhone. Informasi di Google menyebutkan cara memeriksa nomor Service Center di iPhone adalah dengan serangkaian kode seperti ini :

20130310-222505.jpg

Tekan tombol *#5005*7672# lalu tekan Call. Jika sukses iPhone akan menampilkan nomor Service Center yang sedang digunakan seperti contoh di bawah ini :

20130310-222435.jpg

Lalu bagaimana cara mengganti nomor SCA tadi? Caranya dengan menggunakan kode **5005*7672*Nomor SCA# seperti contoh di bawah ini :

20130310-223945.jpg

Dropbox Untuk Menyimpan Foto-Foto Website

Dropbox sebagai aplikasi cloud storage ternyata bisa juga dipakai sebagai sarana hosting foto yang akan ditampilkan di website. Biasanya saya upload foto langsung ke dalam WordPress, atau menyimpannya di Picasa sebelum ditampilkan dalam sebuah artikel. Kemarin saya coba untuk meletakkan foto di dalam folder (baca: direktori) Dropbox/Public. Hanya foto-foto yang diletakkan dalam direktori Public yang bisa digunakan untuk keperluan web (istilahnya embeeded image)

Kita harus punya direktori Public terlebih dahulu di dalam direktori Dropbox kita. Direktori Public ini dibuat secara otomatis oleh Dropbox untuk semua pengguna lama (seperti saya). Pengguna Dropbox yang baru membuat akunnya setelah 1 Agustus 2012 tidak lagi mendapatkan direktori Public secara otomatis. Untuk pengguna baru yang ingin mengaktifkan Public direktorinya, mereka perlu mengakses URL : www.dropbox.com/enable_public_folder seperti contoh di bawah ini

enable-dropbox-public

Nanti Dropbox akan meminta verifikasi email terlebih dahulu. Setelah kita terima email verifikasinya silakan klik link yang ada di email tersebut :

verify-dropbox

Setelah verifikasi lengkap kita akan mendapati tampilan seperti ini :

verify-dropbox-2

Setelah itu untuk membuat direktori Public, cukup kunjungi kembali halaman www.dropbox.com/enable_public_folder, Dropbox akan otomatis membuatkan direktori Public untuk Anda. Direktori tersebut akan berisi 1 file teks petujuk pemakaian direktori Public.

new-public-folder-dropbox

Nah dengan begitu setiap foto yang disimpan dalam direktori Dropbox/Public ini akan bisa disisipkan ke dalam website/blog selama kita punya Public Link-nya. Ada dua cara mendapatkan public link. Pertama dengan klik kanan pada nama file-nya di Windows Explorer  (di Windows) atau Finder (di Mac). Lalu pilih Dropbox & Copy Public Link, lihat contoh di bawah ini :

embeed-foto-dropbox-public

Cara kedua adalah dengan mengunjungi website Dropbox lalu memilih file yang akan di-copy public link-nya. Lihat contoh di gambar berikut ini :

copy-publiclink-dropbox

Lalu klik Copy public link, tampilannya seperti berikut ini :

copy-publiclink-dropbox-2

Nah link tersebut sekarang bisa ditampilkan di web/blog lain. Misalnya saya ingin menggunakan gambar tadi di WordPress. Cukup dengan menu Add media lalu pilih Insert from URL seperti contoh gambar berikut ini :

Gambar di bawah ini (courtesy of Fotografer.net) adalah contoh gambar yang saya letakkan pada direktori Dropbox/Public :

Dengan cara ini kita tidak perlu repot lagi meng-upload foto terlebih dulu sebelum bisa menampilkannya dalam website.

SD Card Adapter iPad

Beberapa waktu lalu saya diberi hadiah SD Card Adapter iPad dari teman saya Joni (juragan Mitradata.co.id, toko online aksesoris Ipad). Aksesoris ini dipakai bila kita ingin memindahkan foto dari dalam SD Card ke iPad. Dengan bantuan aksesoris ini iPad bisa dipakai juga sebagai backup storage, selain tentu sebagai alat untuk melihat-lihat hasil foto. Adapter ini hanya bisa dipakai untuk memindahkan foto dari dalam SD Card; dan tidak berlaku sebaliknya. Saya tidak bisa memindahkan file dari dalam iPad ke dalam SD Card. Bila pergi bepergian untuk foto-foto, sekarang tidak perlu lagi repot membawa laptop. Cukup dengan iPad saya bisa melihat-lihat hasil foto.

Cara pemakaiannya sangat simpel. Cukup tancapkan adapter & SD Card ke dalam iPad. iPad akan mendeteksi semua foto yang ada. File foto dalam format JPG & RAW bisa dibaca dengan baik oleh adapter ini; baik foto yang dihasilkan oleh kamera saku maupun kamera DSLR. iPad akan membuka aplikasi Photo begitu mendeteksi adapter ini.

20130124-114126.jpg

Lucunya tiap kali menggunakan adapter ini, akan muncul peringatan bahwa aksesoris ini tidak di-support oleh iPad.

20130124-114231.jpg

Setelah memindahkan semua foto yang kita pilih, akan muncul pilihan untuk menghapus foto-foto dalam SD Card atau membiarkannya tetap dalam SD Card. Bila Anda tertarik dengan aksesoris ini, Anda bisa menghubungi Joni atau langsung mengunjungi websitenya. Kalau tidak salah harga adapter ini sekitar Rp350.000,-.