Fav Song Good Video

Several month ago, I used to wrote a post about my favorite song “Nothing gonna change my love for you” (you can see here). Here is another video which I found in Youtube that perform the same song. The performer is Danny Jung, he is a good saxophonist I think. You can see his performance here, or you can see directly on the video below :

There are two reason why I love this video. First, I loved the songs…secondly, I loved hear the saxophone instrument. I found this video several month ago when browse Youtube.com with the keyword “Nothing gonna change my love for you”. So, do you love this song also? 😀

Updated :

I found another saxophonist that play “Nothing Gonna Change My Love for You” :

Another good video on Youtube.

Makassar (part 8) – Saung Sunda

Ah akhirnya pulang juga ke Jakarta. Tadi saya pulang dengan penerbangan Garuda terakhir jam 18.40. Ngomongin pulang ke Jakarta kok judulnya Saung Sunda?

Terus gambarnya juga kok gambar makanan? Hmm…sebenarnya saya mau tulis tentang warung kecil di seberang Telkomsel Panakukang Makassar. Warung itu namanya Saung Sunda. Beberapa hari bekerja di Telkomsel, saya jadi sering makan siang di sana. Menunya terbatas, gak jauh-jauh dari tipikal masakan Sunda : nasi timbel. Yang enak tuh ati ampela goreng & tempe bacemnya…lebih enak lagi sambalnya. Mantap sambalnya apalagi kalau dicampur dengan kecap. Ayam bakarnya malah gak enak. Dibakarnya bohong-bohongan, tidak pakai bara api…tapi cuma dipanaskan di atas pelat yang ditaruh di atas kompor gas. Saung Sunda ini tempatnya kecil, 7 orang masuk ke dalam warung sudah pasti sempit. Makanan di sana murah juga loh, makanan di atas plus Fanta cuma Rp13.000,-

Tadi siang saya mampir lagi ke sana sekitar pukul 2.30. Makan siang yang terlambat dan masih pakai mode katrok, jauh-jauh ke Makassar makannya makanan Sunda :)) Eh tapi masakan Sunda, rumah makan Padang, dan warung Lamongan memang tempat-tempat makan yang sama-sama merakyat, di mana-mana di Indonesia mudah kita jumpai (fenomena unik kan?). Jam 4 saya berangkat ke bandara Hasanuddin, seperti biasa lalu lintas Makassar semrawut membuat perjalanan terasa lama. Sebelum jam 5 sore saya sudah sampai di bandara…masih lama sampai waktu boarding. Jadi baca “Laskar Pelangi” deh.

Makassar (part 7) – Imperial Aryaduta

Tadinya saya berencana pulang Kamis malam, berhubung server Primepower 1500 baru bisa dinyalakan Kamis malam jadi terpaksa saya batalkan rencana saya pulang Jakarta. Voucher menginap saya sudah habis dan butuh extend 1 hari lagi. Sialnya, hotel Singgasana sudah penuh untuk Kamis malam. Kemarin siang Dwidaya Travel pun tidak bisa mencarikan hotel untuk saya. Semua hotel rekanannya penuh. Dwidaya hanya bisa memberi saya daftar hotel-hotel di Makassar yang bisa saya coba datangi. Telepon sana-sini hanya Imperial Aryaduta Hotel yang masih kosong, lainnya fullybooked. Nekat saja saya booking kamar di Aryaduta. Padahal saya tahu persis, rate di sana jauh di atas budget kantor. Daripada susah malam-malam cari hotel lebih baik saya nombok deh. Kalau gak nombok, nanti bisa-bisa dicela “engineer kok banyak maunya, sadar diri donk masa nginep di Aryaduta”. Kalau nombok kan lain ceritanya ;))

Berikut review singkat Imperial Aryaduta dalam komik :

Kekurangan Imperial Aryaduta bagi saya cuma 1 = tidak ada internet gratis. Disediakan layanan broadband internet di kamar dengan kabel LAN (tapi harus beli voucher dulu). Selebihnya mantap 😀 Kamarnya luas (ya iyalah deluxe, biasa nginap di kelas standard/superior), jendela kamar menghadap langsung ke pantai Losari. View yang bagus untuk foto-foto 😀

Makassar (part 6) – Pantai Losari

Tadi pagi sebelum berangkat ke Telkomsel, saya mampir dulu ke hotel Quality tempat Pak Nana & Opie menginap. Hotelnya persis di depan pantai Losari. Keluar hotel foto-foto dulu di depan tulisan “Pantai Losari” (mode narsis sudah di-switch ON :)) )

 
 

Sebenarnya saya bukan termasuk tipe orang yang gampang mengapresiasi sesuatu, termasuk pantai. Jadi saya kurang bisa menilai bagus tidaknya sebuah pantai. Trus kalau gak bagus ngapain difoto? Ya sekadar untuk kenang-kenangan saja, biar ada story-nya kalau saya pernah ke Pantai Losari Makassar. Mungkin bagus tidaknya sebuah pantai tergantung dengan siapa saya pergi ke pantai 😀

Makassar (part 5) – Enaknya Kerja Di Luar Kantor

Kalau disuruh pilih mana yang lebih enak kerja di kantor terus atau pergi-pergi, sudah pasti saya akan pilih kerja di luar kantor (alias ditugaskan pergi-pergi terus). Memangnya apa enaknya tugas di luar kantor seperti sekarang ini? Banyak enaknya tugas di luar kantor seperti sekarang ini. Bangun tidur bisa siang, tadi pagi saja saya baru bangun jam 9.30. Ya iyalah wajar, semalam baru tidur jam 2.30….ngapain? Kerja? Gak sih…cuma ngobrol doank 😀 Coba kalau di Jakarta, gak mungkin kan datang ke kantor jam 11 siang? Cari perkara namanya kalau datang kantor jam 11 siang.

Berhubung hari ini tidak ada yang bisa dikerjakan, kami semua bisa pulang “tenggo”, bahkan pulang sebelum “teng” 😀 tadi kami keluar Telkomsel sekitar pukul 4.44 WITA. Ini adalah foto saya dan rekan-rekan NSN (Pak Nana, Paulus, & Mas Ofi) sepulang dari Telkomsel Panakukang Makassar. Sekitar pukul 5 sore, matahari Makassar masih terik sekali.

Jadi ceritanya tugas saya kali ini adalah memasang server Primepower 1500 milik Telkomsel bersama-sama dengan Pak Nana. Berhubung belum semua UPS datang, “terpaksa” nganggur beberapa waktu, server tidak bisa dinyalakan sebelum UPS terpasang. Loh kok “terpaksa” ? Terpaksa dalam tanda kutip itu dibaca = senang diberi liburan gratis :))

Pulang kerja bisa langsung main biliar. Pulang dari Telkomsel saya balik lagi ke Arena Pool & Cafe. Main biliar sejam lebih bareng Pak Nana & Paulus. Karena bukan hari libur dan hari masih cukup terang, di sana masih sepi. Hanya ada 3 meja yang dipakai main. Foto di atas hasil jepretan Pak Nana dengan kamera Nikon Coolpix saya. Murah main biliar di sana kalau masih sore seperti tadi, main 1 jam 15 menit plus Teh Botol, Capucinno, Coca Cola cuma habis Rp43500. Next time harus bawa cue stick sendiri kalau ke Makassar lagi.

** Tulisan yang memancing revisi kebijakan kantor terhadap karyawannya ;)) **