Belajar Tensis Lagi

Dari dulu saya tidak pernah mengambil kursus bahasa Inggris. Saya kenal bahasa Inggris hanya di sekolah, sejak SMP saya dapat pelajaran bahasa Inggris. Salah satu pelajaran yang tidak saya suka…bingung ga ngerti. Meskipun nilai pelajaran bahasa Inggris saya bagus, paling tidak 8, kemampuan bahasa Inggris saya benar-benar pas-pasan. Jangankan untuk bercakap-cakap dalam bahasa Inggris, menulis dalam bahasa Inggris pun tidak bisa. Benar-benar nilai yang tidak realistis, hanya sebatas saya mampu mengerjakan soal ulangan bahasa Inggris.

Menginjak bangku kuliah saya terkondisikan mengerti bahasa Inggris lebih jauh lagi. Mau tidak mau saya harus melatih kemampuan membaca teks bahasa Inggris karena buku-buku kuliah hampir semuanya dalam bahasa Inggris. Buku kuliah teknik elektro dalam bahasa Indonesia malah sulit dipahami karena keterbatasan penerjemahan. Ya sudah mau tidak mau saya harus belajar artikel bahasa Inggris. Buku teknik yang ditulis dalam bahasa Inggris menurut saya lebih mudah untuk dipahami. Jangan bandingkan dengan koran berbahasa Inggris seperti The Jakarta Post, rumit…pusing saya baca koran berbahasa Inggris πŸ˜€ Saya juga pernah beli novel Sherlock Holmes dalam bahasa Inggris, sampai sekarang saya hanya baca 1 bab saja….selebihnya buku novel itu jadi tatakan harddisk PC saya πŸ˜€ Iseng saja beli novel luar negri karena tertarik dengan kualitas kertasnya yang super ringan, bukunya ringan sekali.

Waktu wawancara kerja pertama kali di Jakarta Agustus 2006 lalu, saya masih ingat mantan bos saya dulu bilang : kamu harus meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu πŸ™‚ Ya pertama kali interview ditanya dalam bahasa Inggris, saya 100% gagap. Untungnya interview pertama itu sebagian besar dilakukan dalam Bahasa Indonesia. Hanya 1 sesi saja mantan bos saya itu menguji kemampuan bahasa Inggris saya. Jelek bahasa Inggrisnya pun bisa tembus diterima kerja. Interview berikutnya sekitar April 2007 hampir separuhnya dilakukan dalam bahasa Inggris. Halah….untung saya sudah lebih pede bercakap-cakap dalam bahasa Inggris. Kuncinya cuma pede saja…modal nekat, kalimat berantakan tak masalah, yang penting keyword-nya sudah bisa ditangkap oleh lawan bicara :)) Saat interview di Fujitsu, semua yang mewawancarai saya adalah orang Indonesia. Interview terakhir di kantor saya sekarang dilakukan dalam bahasa Inggris semua. Bos saya orang Perancis, mau tidak mau harus ngomong dalam bahasa Inggris…lah masa mau ngomong bahasa Perancis :-p Belakangan saya makin sering menggunakan bahasa Inggris, yang paling sering dipakai adalah bahasa Inggris tulisan…menulis email terutama. Makin banyak pula kesempatan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris karena tidak sedikit rekan kantor yang berkebangsaan asing. Sudah fasih berbahasa Inggris? Ya belum sih…karena terpaksa saja jadi bisa.

Beberapa kali saya juga mencoba menulis postingan di blog dalam bahasa Inggris….ya itung-itung latihan menulis lah. Bukan gaya-gayaan sok kebarat-baratan. Beberapa hari yang lalu teman saya, Jennifer, sempat mengoreksi beberapa kesalahan dalam postingan yang saya buat dalam bahasa Inggris. Banyak untungnya punya teman yang fasih beberapa bahasa sekaligus, seperti kamus online saja πŸ˜€ Kalau lihat kamus sudah tidak menemukan clue, tinggal tanya Jennifer via Yahoo Messenger (kalau ybs. online juga tentunya). Kesalahan yang terbanyak adalah soal tenses. Ya salah satu kelemahan saya dalam bahasa Inggris adalah soal Tenses. Rasa-rasanya belajar Tenses secara langsung dengan Jennifer lebih bisa dipahami daripada beberapa tahun dapat pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Saya jadi lebih paham bedanya penggunaan was/were, has/have, verbs 3. Dari obrolan panjang lebar saya diberi 4 rumus dewa soal Tenses, berikut kutipan hasil chat dengan Jennifer :

(10:43:07 PM) Jennifer: semua yg pake continues pasti ada to be nya
(10:43:18 PM) Jennifer: semua yg pake perfect pasti ada has have nya
(10:43:47 PM) Jennifer: kl ada to be, berarti V ing
(10:43:54 PM) Jennifer: kl ada has have berarti V3

(10:48:51 PM) Tedy: was + V-ing berarti waktu itu melakukan sesuatu
(10:49:03 PM) Jennifer: yap, sedang melakukan
(10:49:09 PM) Tedy: kl was + V3 berarti waktu itu DI-apa-KAN πŸ˜€
(10:49:26 PM) Jennifer: betul, pasif

Ah benar-benar menyenangkan belajar seperti ini, langsung mengena rasanya…lebih ngeh saya memahaminya. Mungkin karena hal-hal semacam itu kerap kali saya gunakan saat menulis dalam bahasa Inggris. Belajar sesuatu yang memang kita butuhkan rasanya lebih cepat dipahami daripada sekadar belajar sesuatu karena kewajiban. Buktinya soal Tenses itu kan sebenarnya kan sudah pernah saya dapat di bangku SMP/SMA, tapi mengapa saya masih kesulitan menggunakannya? Jawabannya adalah karena dulu saya belajar sekadar memenuhi kewajiban, tidak untuk diterapkan/digunakan sehari-hari. Seiring sejalan saya merasa perlu tahu dan paham soal Tenses. Tadinya saya pikir cukup untuk tahu banyak vocabulary (kosa kata Inggris) tapi ternyata sehari-hari dalam penulisan email misalnya, Tenses penting juga diperhatikan.

Beberapa minggu lalu saya sempat dapat hasil fotokopi ‘Effective Guide to “O” Level English‘ (seperti Anda lihat di foto). Buku yang bagus juga sebagai sumber referensi saya mengulang materi soal Tenses dalam Bahasa Inggris. Waktunya belajar sungguh-sungguh lagi soal Tenses dan penggunaannya. Paling tidak membuat saya menulis lebih baik lagi, syukur-syukur kalau bisa menggunakannya secara tepat dalam percakapan. Kemarin saya sudah mulai baca buku itu, bab 1-nya ternyata berisi soal Tenses…tepat seperti apa yang ingin saya pelajari πŸ˜€ Selain Tenses, saya juga sepertinya perlu menambah lagi kosa kata irregullar verbs…kadang bingung menentukan bentuk lampau dari kata kerja tertentu. Yang lebih sulit dilatih sebenarnya bukan soal Tenses, yang lebih sulit dilatih adalah kemampuan percakapan dalam bahasa Inggris (conversation). Kadang saya masih sering terbalik-balik menggunakan “she” untuk menyebut laki-laki dan malah menyebut “he” untuk perempuan =)) Tahu tapi sulit ngomongnya; otak & lidah gak sinkron :))

6 thoughts on “Belajar Tensis Lagi

  1. Wadaaaaw… chat log nya di copy paste ahahahhahaha
    Dasar u..
    Tapi terimakasih, ‘kamus online’ tak anggep sebagai pujian dah :))

    Tar sambil belajar, kl g ada yg salah ksh tau ya hehe.. barangali gitu πŸ˜€

    Go Tedy !! ^^

  2. Belajar Bahasa Inggris http://www.EnglisHour.Co.CC. Suatmaji, 087884617169.
    | English Lessons | Online Learning | 1.893 Kosakata Indonesia. | 1,518 English Vocabularies. | Download |
    English at Your Mouse Clicks! Cara Belajarnya Cukup dengan Klik-Kanan pada Tombol Mouse. Semua Teks Pelajaran Bersuara. English Help with Native Speakers! Pria dan Wanita, sesuai Konteks. Fokus Pelajaran Per Bagian Teks, Agar Mudah Dipahami. Tutorial of English as a Foreign Language! CD-Belajar Bahasa Inggris di Jalur Cepat! The Fast Track to Learn English! The Linguistic Skills Builder. Latihan Empat Keterampilan Berbahasa: Menulis, Membaca, Mendengarkan dan Berbicara.
    – Berlatih Grammar Tanpa Teori: Bentuk-bentuk Kalimat Grammar Lengkap.
    – Berlatih Bahasa Inggris secara Interaktif: Bagian Teks Pelajaran Bergulung (Scrolling).
    – Pengulangan Suara Per Bagian Teks: Tempo Suara Sedang (Tidak Cepat atau Lambat).
    – Klik tombol [English] atau klik Bendera Inggris untuk Teks Dasar berbahasa Inggris.
    – Klik tombol [Indonesia] atau klik Bendera Indonesia untuk Teks Dasar berbahasa Indonesia.
    CD Englishβ„’ Lessons berisi 2.188 (dua ribu seratus delapan puluh delapan) Bagian Teks Unik dengan Beragam Bentuk Kalimat.
    http://www.EnglisHour.Co.CC . Pelajaran Bahasa Inggris. Suatmaji. HP: 087884617169
    URL Download: http://www.mediafire.com/bahasa-inggris

Leave a Reply