Cerita Dari Banjir Jakarta (2)

Hari ini turun hujan lagi dari semalam. Saya sempat keluar menuju Tomang Raya untuk melihat keadaan jalan. Ternyata jalan Tomang Raya sudah dipadati banyak sekali mobil. Mobil-mobil yang memadati jalan Tomang Raya cenderung tidak bergerak karena genangan air di dekat jembatan Tomang sudah cukup tinggi. Beda seperti kemarin, antrian mobil & motor sudah sampai di perempatan Tomang. Sepertinya banyak orang yang berpikir bahwa banjir sudah reda dan memaksakan diri untuk kembali beraktivitas. Padahal di Slipi, polisi sudah melarang mobil-mobil yang akan menuju Tomang.

Saya cukup kuatir melihat kondisi jalanan hari ini. Hari ini saya harus ke bandara untuk terbang menuju New Zealand. Dari pagi saya sudah coba telepon Blue Bird untuk memesan taksi. Setelah beberapa kali mencoba telepon, akhirnya bisa juga tersambung dengan BlueBird. Call center BlueBird menginformasikan kalau taksi BlueBird tidak bisa menerima panggilan dari area Tomang 🙁 . Mereka juga menginformasikan bahwa hari ini hanya sedikit armada taksinya yang beroperasi. Tambah cemas lah saya entah bagaimana caranya pergi ke bandara.

Untung teman kos saya Edi bersedia mengantarkan saya ke bandara, asal menggunakan Karimun saya. Hati masih tidak tenang memikirkan harus lewat mana rute yang aman menuju bandara. Mendengar informasi lalu lintas dari Radio Sonora, sepertinya rute yang aman adalah melalui tol lingkar barat. Pukul 12 siang lewat, bersama Edi saya nekat berangkat dengan Karimun. Karimun sempat terkunci rem tangannya akibat terendam air kemarin. Untungnya bisa dipaksa melaju juga. Kami keluar lewat samping Telkom Jakarta Barat. Tadinya saya berencana masuk tol Tangerang untuk kemudian masuk tol lingkar barat. Tapi Edi memutuskan untuk terus saya menuju Slipi untuk putar balik di bawah layang Slipi & masuk di gerbang tol Slipi.

Di gerbang tol Slipi, petugas tol menginformasikan kalau tol dalam kota sampai bandara bisa dilalui. Hanya sedikit mobil yang lewat.

IMG_0395

Selepas Mal Taman Anggrek sekitar area Tanjung Duren, jalan tol menyempit menjadi 2 jalur. Petugas Jasa Marga membatasi jalan karena ada genangan air di sana.

IMG_0406

Lajur tol arah sebaliknya yang menuju Slipi terlihat genangan air yang cukup dalam di depan Universitas Tarumanegara.

IMG_0407

IMG_0409

Kami bisa melintas dengan aman di lajur paling kiri. Selepas itu lancar sampai di simpang susun Pluit. Antrian kendaraan yang menuju tol bandara sudah sangat padat. Di dekat pintu keluar Pantai Indah Kapuk ada genangan yang cukup dalam. Mau tidak mau kami nekat melintas, harap-harap cemas apakah Karimun tua ini bisa melintas. Dengan gas yang cukup kencang kami melintas, berharap air tidak masuk knalpot.

IMG_0423

Selepas itu tidak ada genangan lagi sampai ke bandara Soekarno Hatta. Saya lega sekali begitu masuk ke area bandara.

IMG_0427

Bandara Soekarno Hatta terminal 2 hari ini terlihat sangat ramai. Mencari parkir pun cukup sulit. Beruntung kami bisa dapat parkir setelah cukup lama berputar-putar mencari parkir. Kami berdua makan siang dulu di Hoka-Hoka Bento. Edi pulang setelah makan siang.

 

Cerita Dari Banjir Jakarta (1)

Kemarin Jakarta benar-benar lumpuh dikepung banjir. Media TV, radio, internet semua melaporkan banjir. Jalan protokol pusat bisnis Thamrin & Sudirman tidak luput dari banjir. Bundaran HI dikabarkan seperti berubah menjadi kolam raksasa. Hujan semalaman benar-benar melumpuhkan Jakarta. Kamis pagi air sudah menggenang di depan kos saya. Tinggi air kira-kira sebetis orang dewasa. Kawasan seputar Tomang juga tidak luput banjir. Beberapa area seperti depan Universitas Trisakti, Mal Citraland, RSSumber Waras sudah digenangi air hampir setinggi dada orang dewasa.

Siang kemarin saya harus mengambil visa di kedutaan New Zealand. Sepertinya tidak mungkin pergi dengan menggunakan mobil. Saya takut ada genangan di sekitar TVRI, biasanya kawasan dekat TVRI sering terjadi genangan. BlueBird taksi pun sulit untuk dikontak. Untung ada Om Manus yang berbaik hati mengantarkan saya dengan motor menuju Senayan. Saya berangkat sekitar pukul 1 siang. Di tengah gerimis saya dibonceng motor melintas Slipi sampai ke Senayan. Kami beruntung tidak menemui halangan apapun kecuali hujan gerimis. Jalanan dari perempatan Tomang sampai Plaza Senayan lancar tanpa macet.

Sayab bergegas menuju gedung Sentra Senayan II untuk mengambil visa. Sentra Senayan terlihat sepi sekali. Tidak butuh waktu lama untuk mengambil visa/paspor saya. Om Manus menunggu di tepi jalan depan Plaza Senayan. Hujan gerimis bertambah intensitasnya kami dalam perjalanan pulang. Ini foto-foto di depan gedung DPR/MPR dalam perjalanan pulang menuju Tomang :

IMG-20130117-00122

Lalu lintas sepi sekali bahkan sampai ke flyover Slipi pun masih lancar :

IMG-20130117-00124

IMG-20130117-00125

Tiba di perempatan Tomang, terlihat banyak warga berjalan kaki. Tidak ada angkutan umum yang melintas. Kendaraan pun terlihat berjalan melawan arah dari Mal Taman Anggrek menuju perempatan Tomang.

IMG-20130117-00126

IMG-20130117-00129

 

Sementara jalan Tomang Raya sendiri terlihat sepi. Beberapa kendaraan sepertinya terjebak di dekat jembatan Tomang karena ada genangan air yang cukup tinggi menjelang naik jembatan. Bersyukur sekali rasanya saya bisa pergi mengambil visa & kembali ke rumah dengan lancar.

Sate Kambing Lumayan

20130115-205016.jpg

Warung sate kambing di depan kantor pajak Pejompongan ini cukup menyita perhatian saya. Di tengah hujan & macet sore ini, nama warung sate “LUMAYAN” terasa agak nyeleneh buat saya. Ada kesan humble, pemiliknya tidak mendeklarasikan satenya enak, empuk, gurih, atau lezat. Mungkin orang yang sudah mencicipi satenya akan menjawab “satenya lumayan…” jika ditanya bagaimana rasa sate kambingnya.

Telepon Koin Riwayatmu Kini

20130114-232633.jpg

Dulu saya pernah tulis tentang telepon koin di depan kos saya. Tidak terasa sudah 4 tahun berlalu sejak saya menulisnya. Empat tahun lalu saya masih bisa melihat petugas dari Telkom mengumpulkan koin dari telepon umum itu. Sekarang telepon umum koin itu sudah tidak berfungsi. Entah ke mana gagang teleponnya tidak ada lagi. Foto hari Minggu kemarin.

Membuat Live Streaming MP3

Masih menyambung tulisan sebelumnya tentang Evolusi Radio, saya penasaran bagaimana sih caranya membuat livestreaming via internet. Banyak juga tulisan di internet yang membahas tentang cara menginstal aplikasi yang bisa menyediakan streaming musik. Saya coba satu dari web ini. Saya coba install di Ubuntu server (dan di salah satu virtual machine laptop yang menggunakan Linux Mint 13).

Singkatnya membuat aplikasi streaming ini ada 2 aplikasi yang harus diinstal:

  • Aplikasi yang melakukan siaran (broadcasting)
  • Aplikasi yang memainkan musik atau menyuplai konten siaran (lewat microphone misalnya)

Seperti petunjuk yang saya baca, setidaknya ada 2 paket yang harus diinstall yaitu icecast2 (sebagai broadcaster) dan ezstream untuk memainkan musiknya :

ttirtawi@mint13 ~ $ dpkg -l | egrep "ezstream|icecast"
ii  ezstream                               0.5.6~dfsg-1                            easy media streaming client over icecast servers
ii  icecast2                               2.3.2-9ubuntu1                          streaming media server
ttirtawi@mint13 ~ $

Karena Linux Mint & Ubuntu menggunakan manajemen paket yang sama, cara instalnya sama juga :

ttirtawi@mint13 ~ $ sudo apt-get install ezstream icecast

Yang perlu diset kemudian adalah password, hostname, dan port di mana aplikasi icecast2 akan berjalan. Semuanya ada di file /etc/icecast2/icecast.xml

icecast

Lalu berikutnya saya jalankan icecast2 dengan perintah :

ttirtawi@mint13 ~ $ sudo /etc/init.d/icecast2 start
Starting icecast2: Starting icecast2
Detaching from the console
icecast2.
ttirtawi@mint13 ~ $

Berikutnya saya cek apakah bener icecast2 sudah LISTEN di port 8100 :

ttirtawi@mint13 ~ $ netstat -ano  | grep 8100
tcp        0      0 0.0.0.0:8100            0.0.0.0:*               LISTEN      off (0.00/0/0)
unix  2      [ ACC ]     STREAM     LISTENING     11291    /home/ttirtawi/.pulse/0c1857bc46557b6ad5bb06f800000003-runtime/native
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     12584    /home/ttirtawi/.pulse/0c1857bc46557b6ad5bb06f800000003-runtime/native
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     11331    /home/ttirtawi/.pulse/0c1857bc46557b6ad5bb06f800000003-runtime/native
ttirtawi@mint13 ~ $

Berikutnya saya menyiapkan file konfigurasi ezstream seperti berikut ini :

ezstream

File /home/ttirtawi/playlist2.txt berisi daftar file MP3 yang akan dimainkan oleh ezstream :

ttirtawi@mint13 ~ $ cat playlist2.txt  | head -10
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/01 - Peppi Kamadhatu - Can't Smile Without You.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/02 - Olive - L.O.V.E.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/03 - Tata - When Will I See You Again.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/04 - Otrie B - Jeremy M Quartet - Smoke Gets In Your Eyes.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/05 - Peppi Kamadhatu - Love Is A Many Splendored Thing.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/06 - Otrie B - Jeremy M Quartet - For Sentimental Reasons.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/07 - Tata - Kiss Of Life.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/08 - Jeremy Monteiro Trio - Stardust.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/09 - Jeremy Monteiro - I'm Confessin' That I Love You.mp3
/mnt/hgfs/MUSIC/Jazz For Romantic Moments/10 - Jeremy Monteiro Trio - Your Eyes.mp3
ttirtawi@mint13 ~ $

Ready, lalu saya jalankan ezstream dengan perintah berikut ini :

ttirtawi@mint13 ~ $ ezstream -c ezstream.xml 
ezstream: Connected to http://localhost:8100/stream.mp3
ezstream: Streaming ``Peppi Kamadhatu - Can't Smile Without You''

Selesai, saya coba dengan aplikasi Tune-In di iPhone & seperti ini tampilannya :

20130114-001010.jpg