Jerman (part 5) – Internet di Hotel

Sudah lama saya tidak bermain-main dengan situs penghitung kecepatan akses internet seperti Speedtest.net. Tadi iseng menghitung berapa kecepatan akses internet gratis di hotel ini. Hasilnya lumayan, bagus malah kalau dibandingkan dengan akses Speedy di kamar saya di Jakarta 😀 . Saya coba beberapa kali dan nih lihat sendiri hasilnya :

speed test internet Aspethera Hotel

Mantap kan…gratis – kencang pula. Ini saya tes dengan kondisi wireless connections yang saya pakai hanya dapat sinyal dengan kualitas LOW, gak tau deh bakal berapa cepat kalau saya dapat sinyal WiFi yang lebih bagus.

Sharing Internet Over WLAN

Eksperimen pagi ini sebelum berangkat kerja, sambil menunggu hujan reda.

Notebook saya terhubung ke modem Speedy dengan menggunakan kabel LAN. Saya menggunakan pengaturan IP dinamik untuk koneksi Speedy ini. Eksperimennya adalah menghubungkan notebook teman saya via Wireless LAN. Saya buat koneksi AdHoc antara notebook saya dengan notebook teman saya. Ini pernah saya bahas di tulisan saya yang judulnya Bertukar Data dengan Wireless LAN. Wireless LAN interface di notebook saya, saya beri IP 192.168.0.1. Menurut Windows, untuk dapat menggunakan Internet Connection Sharing IP yang digunakan harus 192.168.0.*.

Yang perlu diatur adalah menyalakan opsi Internet Connection Sharing di koneksi LAN saya (koneksi wireline yang dipakai Speedy). Lalu saya harus menyalakan DHCP server supaya notebook teman saya dapat memperoleh IP dinamik dari komputer saya. Selain DHCP server saya juga harus mengaktifkan DNS servis. Lihat contoh berikut ini :

internet connection sharing

Nah beres…teman saya sekarang bisa internetan dari Speedy saya. Tugas saya sekarang tinggal menyiapkan bon tagihan pemakaian internet teman saya =))

Orang Pintar Pakai Google


google

Dengan bantuan Google, sebenarnya kita bisa memperoleh sebanyak mungkin informasi. Mulai dari hal sepele sampai hal yang njelimet alias rumit. Mulai informasi tentang kentut sampai informasi tentang bagaimana pesawat ulang alik bisa pergi ke luar angkasa. Begitu banyak informasi, ilmu pengetahuan yang tersedia di dunia maya, sayang sekali kalau kita tidak dapat memanfaatkannya.

Banner di atas saya buat karena miris juga memperhatikan banyak orang yang tidak bisa memanfaatkan Google sebagai mesin pencari…slogannya mirip iklan produk jamu ya…hi..hi..hi… Sayangnya cukup banyak pengguna internet yang malas (atau mungkin tidak tahu) bertanya pada Google. Kendala umum orang Indonesia mencari informasi lewat Google adalah bahasa. Tidak perlu malu mengakui kalau tulisan yang ada di Internet lebih banyak yang ditulis menggunakan bahasa Inggris daripada menggunakan Bahasa Indonesia. Kendala lain adalah orang lebih suka bertanya lisan, malas membaca.

Hal lain yang membuat orang susah memperoleh informasi yang tepat saat menggunakan Google adalah kata kunci pencarian yang salah. Menurut saya, kunci sukses memanfaatkan Google untuk mencari informasi adalah bagaimana kita memilih kata kunci pencarian (keyword) yang tepat. Jadi untuk memanfaatkan Google, saya sederhanakan metodenya menjadi seperti berikut ini :

  • Pakai kata kunci pencarian yang singkat. Jangan anggap Google seperti dukun sehingga menggunakan kata kunci pencarian seperti membuat kalimat. Misalnya, jangan gunakan kalimat seperti ini :

    “harga CDMA bisa digunakan sebagai modem”
    “bagaimana membuat check list pekerjaan”
    “cara menginstal sistem operasi windows v
    ista”

    Google memang canggih tapi tidak sepintar itu untuk menjawab pertanyaan seperti di atas. Gunakan kata-kata singkat untuk mencari informasi. Semakin panjang kalimat yang digunakan, semakin rancu Google mencarikan informasi untuk Anda. Untuk contoh di atas, saya lebih senang menggunakan kata-kata berikut :

    “harga, modem CDMA”
    “check list pekerjaan”
    “install windows v
    ista”

  • Usahakan menggunakan kata kunci pencarian dalam bahasa Inggris. Mengapa saya menyarankan hal ini? Karena dengan menggunakan bahasa Inggris, kemungkinan kita mendapat informasi menjadi lebih besar. Ingat…tulisan yang tersebar di Internet lebih banyak yang ditulis dalam bahasa Inggris daripada dengan Bahasa Indonesia.
  • Saat Anda mencari sesuatu dengan menggunakan Google dan tidak menemukan apa yang Anda cari, jangan malas untuk mencobanya kembali dengan kata kunci pencarian yang lain. Jangan malas juga untuk melihat satu persatu link yang didapat Google dari hasil pencariannya.

Jadi tidak ada alasan orang untuk jadi gaptek dengan bantuan mesin pencari seperti Google ini. Semua orang bisa jadi pintar dengan bantuan Google. Lucu kan kalau Anda memiliki akses internet tapi tetap saja gaptek, tetap saja bego. Ayo jangan malas bertanya pada Google kalau bertemu masalah, kalau butuh informasi, dsb…

Silakan pasang banner “Orang Pintar Pakai Google” di blog Anda :

<div align="left">
<a href="https://blog.tedytirta.info/2008/01/26/orang-pintar-pakai/">
<img src="https://blog.tedytirta.info/wp-content/uploads/2008/01/g2171.png"
alt="google" width="80%" height="84%"/></a></div>

Salin kode di atas ke widget blog Anda

WordPress 3GB

Gila ini info gila…WordPress sekarang menyediakan kapasitas 3 Gigabyte untuk tiap user blognya. Tadi sempat baca di Planet Terasi ada yang menulis tentang ini. Dan benar setelah saya cek di blog saya yang lama, kapasitas penyimpanan data di WordPress.com sudah naik jadi 3GB. Lihat hasil capture-nya :

wordpress 3gb

Nyesel? Mungkin. Blog ini cuma ditaruh di hosting berbayar dengan kapasitas 100MB :(( Ya sudahlah mau apa lagi…tinggal masalahnya bisa rajin ngeblog gak. Bulan ini saja saya sudah bolong beberapa hari, padahal awalnya saya niatkan 1 hari 1 tulisan di blog ini. Paling jatah kosong di WordPress.com ini saya pakai untuk taruh file-file saja. Jadi di blog ini tinggal tulis link-nya…irit kan? 😀

Yang saya heran dari layanan gratisan mulai dari email (Yahoo, Gmail) & sekarang layanan blog gratisan…dari mana ya dananya? Iklan? Apa iya sih segede itu pemasukan dari iklan? Hebat ya kalau benar-benar mengandalkan iklan.

Kalau Saya Punya Eee PC

Sudah tahu tentang EeePC? Notebook kecil seperti ini nih :

https://i0.wp.com/tedytirta.wordpress.com/files/2008/01/eee.jpg?resize=300%2C224

Pasti enak punya EeePC, ringan & harganya itu loh yang menggiurkan. Kemana-mana pasti gampang kalau mau bawa notebook. Mungkin aktivitas blogging saya akan meningkat. Di mana-mana, di tiap ada kesempatan bisa ngeblog :-p Dari dulu saya memang mengidamkan punya notebook yang kecil dan ringan. Maklum semakin kecil notebook kan biasanya mahal harganya, jadi dari dulu belum kesampaian keinginan saya tadi. Jadi kalau ada notebook dengan layar hanya 7″ dengan harga murah, wah pasti saya jadi gak bisa tidur pengen punya.

Tapi saya gak tahu bagaimana daya tahan batere EeePC. Harusnya sih notebook ini bisa panjang daya tahan baterenya. Percuma saja kan kalau notebook ringan, bisa selalu dibawa kemana-mana, tapi kemana-mana harus bawa charger. Tapi mungkin benar notebook ini akan punya daya tahan batere yang cukup baik mengingat tidak ada harddisk konvensional di dalamnya. Tidak ada harddisk dengan cakram magnetik di dalamnya, tentu ini akan menghemat sekian persen konsumsi listrik dari baterenya. Sebagai penggantinya Asus EeePC ini dilengkapi dengan flash memori sebesar 4GB (Asus menyebutnya sebagai solid-state disk).

Gebrakan yang dibuat Asus ini cukup menarik. Dengan menjadi vendor yang pertama mengeluarkan notebook tanpa harddisk bermotor, pasti Asus ingin merebut pasar yang cukup besar. Yang lebih menarik lagi adalah cara Asus menawarkan & mempromosikan notebook-nya ini. Jauh-jauh hari berita tentang Asus EeePC ini sudah dihembuskan di media internet. Tentu saja hal ini mengundang rasa penasaran banyak orang. Strategi beriklan yang menghebohkan seperti ini pasti diluncurkan dengan ekspektasi tinggi…menjaring konsumen sebanyak-banyaknya.

Iklan terus-terusan didengungkan tapi barang tak kunjung datang. Makin gila juga yang mengantri ingin secepatnya mendapatkan notebook tersebut. Mungkin akan beda ceritanya kalau Asus menjual EeePC dengan cara biasa. Sebuah situs handphone di Indonesia bahkan menawarkan sistem inden untuk mendapatkan EeePC. Tentu dengan harga yang sudah digelembungkan daripada harga asli Asus EeePC ini…ah dasar jiwa makelar :-p

Mungkin notebook dengan harga murah sudah saatnya masuk ke Indonesia. Dengan harga yang katanya di kisaran 3 juta rupiah, tentu cocok kalau notebook ini beredar di pasar Indonesia. Harga notebook saat ini untuk kelas low entry masih berada di kisaran 5 juta rupiah. Adanya notebook dengan harga 3 jutaan tentu menjadi alternatif bagi orang-orang yang perlu komputer murah. Dan tentu menjadi alternatif mainan baru bagi para penggemar gadget di Indonesia :D.

Di situsnya saya tidak melihat Asus menyediakan aksesori optical drive. Wah kalau punya Asus EeePC pasti saya juga akan nambah beli optical drive external nih.

Kalau saya punya EeePC ini adalah topik yang dilombakan oleh situs http://iwanteeepc.blogspot.com/. Ini juga salah satu strategi Asus untuk menjaring pasar dari kalangan blogger =)) . Pintar kan strategi jualannya…menjaring para blogger bisa jadi sebuah alat beriklan yang murah meriah. Bayangkan berapa banyak blogger yang akan menulis tentang Asus EeePC (salah satunya yang sedang Anda baca ini :-p ). Biarin deh dikerjai oleh Asus untuk menulis tentang EeePC, yang penting punya kemungkinan dapat EeePC gratisan :)) .