Palembang (part 3) – Selamat Pagi

Beberapa kali bertemu pegawai hotel mereka menyapa “selamat pagi”. Begitu juga ketika saya menelepon room service, salam yang mereka beri saat menerima telepon adalah “good morning“. Saya jadi heran, ini saya yang ngimpi atau mereka yang mabok. Lagi kejadian saat pegawai hotel mengantarkan pesanan makanan saya ke kamar…”selamat pagi Pak”.

Tadi juga begitu saat mau check out, resepsionis menyapa saya “selamat pagi”. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Saya yang penasaran langsung tanya, kenapa di hotel ini semua orang senang menyapa menggunakan “selamat pagi”, tidak peduli siang atau malam. Si mbak resepsionis sambil tertawa menjelaskan kalau kebiasaan di hotel Sahid Imara ini semua menyapa dengan selamat pagi. Alasannya setiap saat selalu pagi, biar selalu fresh…..Ha..ha..ha….rupanya itu alasannya. Entah saya orang keberapa yang heran dan bertanya tentang hal ini. Everytime always morning time.

Palembang (part 2) – Acara TV Yang Diwaspadai??

Lihat cuplikan berita yang cukup menggelikan (bagi saya) di Detik.com malam ini :

Aneh-aneh saja KPI menentukan jenis acara yang katanya patut diwaspadai. Lah kok cuma segitu…lalu acara-acara sinetron yang bejibun di tv kita kok gak masuk dalam daftar? Padahal menurut saya harusnya KPI lebih menyoroti banyaknya sinetron yang disiarkan oleh hampir semua televisi swasta Indonesia. Masih banyak judul sinetron yang tayang di jam tayang utama (sekitar jam 7 malam), yang rasanya lebih perlu diperhatikan oleh KPI.