Apa Yang Salah?

Coba Anda perhatikan foto di bawah ini :

Melihat sesuatu yang ganjil? Menangkap ada yang salah?

Belum melihat ada yang salah pada foto di atas? Hmm ulangi lagi deh, lihat baik-baik 😀

Sudah dapat? Masih belum juga? Coba kunjungi optik terdekat untuk memeriksakan mata Anda :))

Foto di atas adalah foto kardus wadah speaker merek Simbadda. Ada kesalahan cetak pada kardus tempat speaker itu. Tulisan “Powdr input -ac 220V” seharusnya kan “Power input -ac 220V”. Astaga rupanya Simbadda selaku produsen kurang memperhatikan detail pada kemasan produknya. Di mata saya kok sepintas terbaca “Powder :-/

Jadi ceritanya hari Rabu kemarin salah satu rekan kantor saya akan pulang kampung ke Rumania.  Dia menitipkan sound system dan DVD player-nya pada saya. Sejak saya ambil dari apartemennya hari Rabu lalu, belum saya sentuh-sentuh lagi sampai malam ini. Malam ini saya utak-atik speaker-nya…nah saya baru sadar ternyata ada yang salah di kardus tempat speaker itu. Salah cetak, mungkin bukan salah cetak tapi salah ketik :-p

nahTadi saya ingin coba speaker Simbadda itu untuk disambungkan dengan notebook. Sekadar ingin membandingkan kualitas suaranya dengan speaker milik saya sendiri. Dilihat dari spesifikasinya, Altec Lansing saya lebih powerfull. Tapi ternyata speaker tersebut bukan speaker untuk PC. Tidak ada colokan standar untuk PC 😮 , colokan yang ada cuma yang bentuknya seperti ini :

Ah tapi terpikir oleh saya cocok juga colokan macam itu disambungkan dengan televisi di kamar. Alhasil saya sambungkan output decoder Indovision saya ke speaker ini. Lumayan “bum bum bum” suaranya untuk nonton TV ;))

Ada Apa Dengan Telkomsel

Dari kemarin sepertinya ada gangguan dengan Telkomsel. Layanan telepon tidak berjalan mulus seperti biasanya. Beberapa kali kemarin saya tidak bisa melakukan panggilan. Tiap kali gagal menelepon saya selalu dapat pesan : “Maaf nomor telepon Anda belum terdaftar” 😮 mengherankan. Gila….masa nomor telepon paska bayar bisa belum terdaftar. Kalau saya pakai Simpati atau Kartu As mungkin saja demikian, lah saya pakai kartu Halo kok bisa belum terdaftar. Pagi ini juga keadaan lebih parah, saya sama sekali tidak bisa menelepon. Pesannya selalu sama : “Maaf saat ini jaringan sedang sibuk” 😮 lebih mengherankan….Bosan saya menerima maaf pagi ini.

Ada yang mengalami hal yang sama seperti saya? Atau cuma nomor telepon saya yang bermasalah?

HSDPA Di Ubuntu

Sejak hari Sabtu kemarin, saya mencoba menyambungkan modem HSDPA rekan saya dengan Ubuntu. Baru tadi sore saya sukses menyambungkan modem tersebut. Sudah banyak referensi di Google mengenai cara menggunakan modem HSDPA di Linux (khususnya Ubuntu) tapi tidak ada yang sukses membantu saya. Referensi yang saya temui lebih banyak menggunakan model Huawei sebagai contoh kasusnya. Sedangkan modem yang ada di tangan saya adalah modem keluaran Qualcomm, namanya Option (atau Globaltrotter Connect). Modem ini menggunakan interface USB. Modem ini adalah modem yang dijual sepaket dengan Telkomsel Flash. Tapi di pasaran saya lebih banyak melihat orang membeli Telkomsel Flash yang dijual satu paket dengan modem Huawei.

Di dalam modem ini disertakan aplikasi Globaltrotter Connect, sayangnya aplikasi ini adalah aplikasi Windows. Dengan adanya aplikasi ini, pengguna Windows dapat dengan mudah menggunakan modem ini untuk berinternet. Bila modem ini ditancapkan ke port USB komputer yang menggunakan Windows, aplikasi di dalamnya langsung bekerja otomatis. Aplikasi tersebut akan langsung menginstalkan dirinya ke dalam Windows. Tunggu beberapa menit sampai muncul jendela baru untuk connect ke jaringannya Telkomsel. Tidak perlu ada driver tambahan lainnya. Nah jadi masalah ketika modem ini ditancapkan pada komputer berbasis Linux. Saat disambungkan ke port USB, Ubuntu saya mengenalinya sebagai sebuah USB storage. Sudah banyak tutorial di Internet yang saya coba tapi semuanya gagal. Walaupun demikian Ubuntu sebenarnya sudah mengenali USB tersebut. Buktinya dari output perintah lsusb sudah terlihat nama produk modem ini :

tedy-laptop:/ # sudo lsusb -v
..............
..............
Bus 004 Device 013: ID 0af0:6971 Option
Device Descriptor:
bLength 18
bDescriptorType 1
bcdUSB 1.10
bDeviceClass 255 Vendor Specific Class
bDeviceSubClass 255 Vendor Specific Subclass
bDeviceProtocol 255 Vendor Specific Protocol
bMaxPacketSize0 64
idVendor 0x0af0 Option
idProduct 0x6971
bcdDevice 0.00
iManufacturer 1 Option N.V.
iProduct 2 Globetrotter HSDPA Modem

iSerial 4 Serial Number
bNumConfigurations 1

..............
..............

Baru tadi sore saya menemukan forum yang membahas soal modem Option Globaltrotter ini. Di forum itu dijelaskan bahwa modem seperti ini harus menggunakan driver hso.

Langsung lah saya coba cara-cara yang dijelaskan di sana. Langkah-langkahnya seperti berikut ini :

1. Ambil dulu driver hso di sini, lalu ekstrak; seperti berikut ini contohnya :

tedy@tedy-laptop:~$ tar zxvf hso-1.9.tar.gz
hso_26-v1.9/
hso_26-v1.9/stop.cht
hso_26-v1.9/ports.sh
hso_26-v1.9/hso_connect.sh
hso_26-v1.9/Makefile
hso_26-v1.9/connect.sh
hso_26-v1.9/setpwr.sh
hso_26-v1.9/init.cht
hso_26-v1.9/CHANGELOG
hso_26-v1.9/README
hso_26-v1.9/hso.c
hso_26-v1.9/dial.cht
tedy@tedy-laptop:~$ cd hso_26-v1.9/
edi@edi-laptop:~/hso_26-v1.9$ ls
CHANGELOG dial.cht hso_connect.sh Makefile README stop.cht
connect.sh hso.c init.cht ports.sh setpwr.sh

2. Compile driver tersebut seperti contoh di bawah ini :

tedy@tedy-laptop:~/hso_26-v1.9$ sudo make
[sudo] password for tedy:
mkdir -p /home/tedy/hso_26-v1.9/tmp/.tmp_versions
make -C /lib/modules/2.6.27-7-server/build M=/home/tedy/hso_26-v1.9 MODVERDIR=/home/tedy/hso_26-v1.9/tmp/.tmp_versions modules
make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.27-7-server'
CC [M] /home/tedy/hso_26-v1.9/hso.o
Building modules, stage 2.
MODPOST 1 modules
CC /home/tedy/hso_26-v1.9/hso.mod.o
LD [M] /home/tedy/hso_26-v1.9/hso.ko
make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.27-7-server'
tedy@tedy-laptop:~/hso_26-v1.9$

tedy@tedy-laptop:~/hso_26-v1.9$ sudo make install
mkdir -p /home/tedy/hso_26-v1.9/tmp/.tmp_versions
make -C /lib/modules/2.6.27-7-server/build M=/home/tedy/hso_26-v1.9 MODVERDIR=/home/tedy/hso_26-v1.9/tmp/.tmp_versions modules
make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.27-7-server'
Building modules, stage 2.
MODPOST 1 modules
make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.27-7-server'
modprobe -r hso || true
install -d /lib/modules/2.6.27-7-server/kernel/drivers/net/wwan/
install -m 644 -c hso.ko /lib/modules/2.6.27-7-server/kernel/drivers/net/wwan/
/sbin/depmod -a 2.6.27-7-server
tedy@tedy-laptop:~/hso_26-v1.9$

3. Untuk mencegah supaya modem tidak dikenali sebagai usb storage biasa, saya harus menginstal Ozerocdoff. Ambil source-nya di sini lalu instal seperti contoh berikut ini :

tedy@tedy-laptop:~$ tar zxvf udev.tar.gz
udev/
udev/Makefile
udev/ozerocdoff.o
udev/hso.udev
udev/README
udev/ozerocdoff
udev/ozerocdoff.c
udev/ozerocdoff.8
udev/10-wwan-quirk.fdi
udev/osetsuspend
udev/hso-suspend.conf
udev/osethalproperty
udev/osetsuspend.8
udev/hal-serial-hsotype
udev/10-wwan-hso-preprobe.fdi
udev/ofindhsx
tedy@tedy-laptop:~$
cd udev/

tedy@tedy-laptop:~/udev$ sudo make install
install -d /usr/sbin
install -d /etc/udev/rules.d
install ozerocdoff /usr/sbin
cp hso.udev /etc/udev/rules.d/51-hso-udev.rules
install -d /usr/share/hal/fdi/preprobe/20thirdparty
cp 10-wwan-hso-preprobe.fdi /usr/share/hal/fdi/preprobe/20thirdparty
install -d /usr/share/hal/fdi/information/20thirdparty
cp 10-wwan-quirk.fdi /usr/share/hal/fdi/information/20thirdparty
install -d /usr/lib/hal/scripts/
install hal-serial-hsotype /usr/lib/hal/scripts/
install -d /etc
install osetsuspend /usr/sbin
cp hso-suspend.conf /etc
tedy@tedy-laptop:~/udev$

4. Supaya mudah saya juga perlu menginstal hsoconnect (aplikasi GUI untuk memudahkan setup koneksi). Selain hsoconnect, saya juga perlu menginstal hsolink. Keduanya dapat diambil di sini dan di sini.

tedy@tedy-laptop:~$ sudo dpkg -i hsolink_1.0.118-1_i386.deb
Selecting previously deselected package hsolink.
(Reading database ... 203111 files and directories currently installed.)
Unpacking hsolink (from hsolink_1.0.118-1_i386.deb) ...
Setting up hsolink (1.0.118-1) ...
Post install completed

Processing triggers for man-db ...
tedy@tedy-laptop:~$ sudo dpkg -i hsoconnect-py2.5_1.1.83_all.deb
Selecting previously deselected package hsoconnect-py2.5.
(Reading database ... 203119 files and directories currently installed.)
Unpacking hsoconnect-py2.5 (from hsoconnect-py2.5_1.1.83_all.deb) ...
Setting up hsoconnect-py2.5 (1.1.83) ...
Processing triggers for man-db ...
tedy@tedy-laptop:~$

5. Setelah semua selesai diinstal, baru saya tancapkan modem ke port USB. Jika modem sudah bisa “dipegang” oleh driver hso, di /var/log/messages akan muncul pesan-pesan seperti berikut ini (juga bisa dilihat interface baru /dev/ttyHS0) :

tedy-laptop:/ # tail -f /var/log/messages
Mar 9 21:04:42 tedy-laptop kernel: [14778.280084] usb 4-1: new full speed USB device using uhci_hcd and address 10
Mar 9 21:04:42 tedy-laptop kernel: [14778.446957] usb 4-1: configuration #1 chosen from 1 choice
Mar 9 21:04:42 tedy-laptop kernel: [14778.448977] scsi9 : SCSI emulation for USB Mass Storage devices
Mar 9 21:04:43 tedy-laptop kernel: [14779.750120] usb 4-1: USB disconnect, address 10
Mar 9 21:04:45 tedy-laptop kernel: [14781.280113] usb 4-1: new full speed USB device using uhci_hcd and address 11
Mar 9 21:04:45 tedy-laptop kernel: [14781.446963] usb 4-1: configuration #1 chosen from 1 choice
Mar 9 21:04:45 tedy-laptop kernel: [14781.449891] hso0: Disabled Privacy Extensions
^C
tedy-laptop:/ #
ls -lh /dev/ttyHS*
crw-rw---- 1 root dialout 252, 0 2009-03-09 21:04 /dev/ttyHS0
crw-rw---- 1 root dialout 252, 1 2009-03-09 21:04 /dev/ttyHS1
crw-rw---- 1 root dialout 252, 2 2009-03-09 21:04 /dev/ttyHS2
tedy-laptop:/ #

6. Buka aplikasi  hsoconnect seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

7. Saya harus mengatur dulu beberapa parameter Telkomsel Flash. Caranya adalah pada jendela hsoconnect klik Profile, lalu Edit Connection. Telkomsel Flash unlimited menggunakan APN=internet (tanpa username & password). Sementara Telkomsel Flash volume based, APN yang digunakan adalah “flash“. Lihat contohnya di bawah ini.

8. Pada jendela utama hsoconnect klik Connect untuk mulai berinternet 🙂 Saat saya sudah bisa terhubung ke Internet dengan Telkomsel Flash, perintah ifconfig menghasilkan keluaran seperti berikut ini :

tedy-laptop:/ # ifconfig hso0
hso0 Link encap:UNSPEC HWaddr 00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00
inet addr:114.121.189.94 P-t-P:114.121.189.94 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1486 Metric:1
RX packets:2 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:8 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:10
RX bytes:116 (116.0 B) TX bytes:524 (524.0 B)

Ubuntu saya mendapat IP 114.121.189.94. File /etc/resolv.conf juga sudah ter-update dengan baik (file ini berisi alamat IP DNS server yang dipakai oleh Telkomsel Flash).

tedy-laptop:/ # cat /etc/resolv.conf
#Created by hsolinkcontrol
nameserver 202.3.210.11
nameserver 202.3.208.11
tedy-laptop:/ #

Yup selesai, sekarang bisa internetan dengan modem HSDPA walaupun tidak pakai Windows lagi…lega nya 😀 Yang masih belum bisa malah bagaimana menyambungkan ponsel Nokia 6585 sebagai modem CDMA 🙁  Next time deh saya ngoprek lagi.

My Passport Essential

Awal Maret ini saya dapat mainan baru 😀 Saya dapat hadiah harddisk eksternal Western Digital. Hadiah dari rekan saya Pak Edi, gara-gara saya membuatkan file server di kantornya. Produk keluaran Western Digital ini nama produknya adalah My Passport Essential. Harga memang berbanding lurus dengan kualitas. Dibandingkan dengan harddisk eksternal saya dulu, WD Passport ini jauh lebih keren. Dari segi tampilan saja casing WD terlihat lebih kokoh, lebih elegan. WD Passport juga dijual lengkap dengan soft case, seperti tempat kamera digital. Di dalamnya sudah disertakan pula beberapa aplikasi, salah satunya adalah aplikasi untuk mem-backup data dari Microsoft Outlook……hmm ga tertarik 😀 Tapi sayang juga kalau dihapus, jadi saya copy saja ke komputer siapa tahu kapan-kapan dibutuhkan. Hmm jadi ingat dulu Kang Ramdhan yang duluan pakai harddisk persis seperti ini.

Berikut foto mainan baru saya :

Sampai hari ini belum saya utak-atik, tapi sudah sempat dipinjam Budy rekan saya untuk mem-backup sementara PCnya. Hari ini baru saya sentuh lagi. Kapasitasnya besar cocok sekali untuk menyimpan hasil foto-foto saya. Harddisk portabel saya sebelumnya sudah megap-megap hampir penuh. Malam ini saya iseng mencari tahu bagaimana cara memformat harddisk menjadi partisi NTFS di Ubuntu. Biasanya di Ubuntu saya pakai gparted untuk urusan partisi, tapi  gparted belum support NTFS. Dari Google saya dapat info kalau saya harus install dulu aplikasi yang namanya  ntfsprogs. Untung ada di reponya Ubuntu. Begitu selesai instalasi, ada tambahan format baru di gparted, format NTFS sudah tersedia di sana. Tapi saya malah tidak jadi pakai gparted untuk memformat WD Passport ini. Saya pilih pakai mkfs.ntfs. Seperti ini contohnya :

tedy-laptop:/ #  lsusb
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 003: ID 08ff:2580 AuthenTec, Inc. AES2501 Fingerprint Sensor
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 001 Device 003: ID 1058:0704 Western Digital Technologies, Inc.
Bus 001 Device 002: ID 046d:09b2 Logitech, Inc.
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
tedy-laptop:/ #

tedy-laptop:/ #  sudo apt-get install ntfsprogs
[sudo] password for tedy:
Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
The following extra packages will be installed:
libntfs10
The following NEW packages will be installed:
libntfs10 ntfsprogs
0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 0B/391kB of archives.
After this operation, 950kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
WARNING: The following packages cannot be authenticated!
libntfs10 ntfsprogs
Install these packages without verification [y/N]? y
Selecting previously deselected package libntfs10.
(Reading database ... 255326 files and directories currently installed.)
Unpacking libntfs10 (from .../libntfs10_2.0.0-1ubuntu2_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package ntfsprogs.
Unpacking ntfsprogs (from .../ntfsprogs_2.0.0-1ubuntu2_i386.deb) ...
Processing triggers for man-db ...
Setting up libntfs10 (2.0.0-1ubuntu2) ...


Setting up ntfsprogs (2.0.0-1ubuntu2) ...
Processing triggers for libc6 ...
ldconfig deferred processing now taking place
tedy-laptop:/ #

tedy-laptop:/ #  sudo mkfs.ntfs -L tedy-wd /dev/sdb1
Cluster size has been automatically set to 4096 bytes.
Initializing device with zeroes: 38%

Astaga ternyata lama sekali format harddisk segede ini 😮 . Ditinggal tidur saja lah.

Ps : Thanks Pak Edi hadiahnya mantap kali :))

Hasil tes kecepatan baca WD Passport ini (lebih cepat daripada PenDrive Sense saya dulu):

wd-passport test speed

Soal Tagihan Elektronik

Tadi di meja ruang TV ada beberapa amplop tagihan telepon rekan saya berserakan begitu saja. Ada yang menarik di amplop-amplop itu, informasi soal tagihan telepon via email. Indosat menawarkan bentuk tagihan dalam bentuk email. Hmm…menarik. Sepertinya baru Indosat yang menawarkan layanan seperti ini (CMIWW).

Yang sudah saya ikuti adalah programnya tagihan elektroniknya Citibank. Sejak saya pakai kartu kredit Citibank tahun lalu, praktis saya tidak pernah menerima amplop tagihan Citibank lagi. Tiap bulan Citibank mengirimi saya email berisi tagihan dalam format PDF. Canggih juga file PDF-nya, dilengkapi dengan password. Dengan bentuk PDF seperti itu saya lebih mudah mendokumentasikannya. Kapan pun saya perlu memeriksa tagihan, saya tinggal buka komputer atau cukup memeriksa email.

Bagi saya pribadi memang lebih enak memperoleh tagihan dalam bentuk email. Lebih mudah mengarsipkannya. Di kamar saya ada setumpuk berkas tagihan, mulai dari tagihan Telkom, Speedy, Kartu Halo, sampai amplop-amplop tagihan Indovision. Dulu saya pernah memotret satu-satu dokumen tagihan macam itu, supaya saya punya berkas digitalnya. Tapi itu cuma sebentar, keburu malas dan lupa.

Telkom Speedy juga sebenarnya menyediakan versi digital dari tagihannya. Sayangnya tidak secanggih apa yang sudah dilakukan oleh Citibank. Tagihan online Speedy disimpan dalam webnya Speedy. Tiap kali saya ingin tahu berapa tagihan Speedy saya, saya harus login dulu baru kemudian bisa memeriksa tagihan. Ah cara seperti ini butuh langkah proaktif dari pelanggan. Bagaimana kalau lupa memeriksa. Lain ceritanya kalau tagihan dikirimkan ke email….seolah-olah ada yang mengingatkan. Tagihan dalam bentuk digital mungkin sulit mengalahkan dominasi tagihan dalam format cetak.Banyak alasannya,salah satunya mungkin karena tidak semua orang selalu aktif di depan komputer (tambahan lagi akses internet belum menyentuh semua lapisan masyarakat). Tapi paling tidak dengan adanya layanan digital seperti itu memberikan pilihan bagi orang-orang seperti saya.

Bulan lalu misalnya, saya sempat protes ke Telkomsel karena tagihan saya tidak datang selama 2 bulan. Karena tagihan kartu Halo saya secara otomatis dibayar oleh Citibank, saya lupa kalau 2 bulan terakhir tidak terima berkas tagihan dari Telkomsel. Tahun lalu tagihan selalu dikirimkan ke kantor. Berhubung mulai tahun 2009 saya pindah kantor akhir Desember lalu saya minta Telkomsel mengirimkan tagihannya ke rumah saja. Februari lalu saya sempat kaget melihat jumlah pemakaian kartu Halo saya melejit. Yang membuat saya kaget adalah seingat saya pemakaian telepon saya bulan Januari tidak sebesar itu. Praktis saya jadi ingin tahu detail pemakaian telepon saya di bulan Januari. Ah di situ saya baru ingat kalau saya belum terima berkas tagihan Telkomsel bulan Januari & Februari.

Langsung saya lapor ke customer care-nya Telkomsel (telepon ke 111). Saya ceritakan masalahnya, saya juga sempat minta mereka memeriksa alamat rumah yang sudah saya berikan. Ternyata benar tidak ada yang salah dengan alamat saya. Laporan saya diterima dengan baik dan Telkomsel menjanjikan akan mengirim ulang tagihannya. Keesokan harinya ada yang menelpon saya mengaku dari Telkomsel. Si mbak mengklarifikasi soal mengapa tagihan saya tidak datang selama 2 bulan terakhir. Alasan yang diberikan adalah “Bapak memberikan alamat yang salah”…….wah kontan ini menyulut emosi saya. Bukan karena merasa disalahkan tapi saya emosi karena kalau toh alamat saya salah, mengapa Telkomsel tidak menelepon saya? Entah saya tidak tahu siapa sebenarnya yang mengirimkan tagihan tersebut, Telkomsel sendiri atau pihak kurir-nya Telkomsel. Sebagai customer tentu saya emosi mengapa saya tidak diberi tahu kalau alamat pengiriman tagihan salah. Salah kode pos saja sih….ini juga saya heran, kok bisa-bisanya saya salah memberikan kode pos. Jangan-jangan kalau saya tidak butuh melihat detail tagihan sampai besok-besok tagihan saya tetap tidak datang.

Masalah selesai saat dua tagihan saya (yang sudah basi) datang. Di situ saya baru tahu ternyata pemakaian telepon saya di Singapura bulan Desember lalu baru ditagihkan di bulan Februari. Pantas tagihan Februari jadi melonjak. Hmm enaknya kalau tagihan telepon bisa dikirimkan ke email saya. Sudah saatnya para provider/operator atau apapun itu yang rutin mengirimkan berkas tagihan mulai memikirkan pengiriman berkas tagihan secara elektronik. Menghemat kertas, lebih jauh katanya bisa ikut berpartisipasi mencegah pemanasan global. Bayangkan berapa banyak kertas yang dipakai untuk keperluan cetak tagihan. Ah tapi bagi saya tidak usah bicara muluk-muluk soal global warming, yang jelas tagihan elektronik (paperless) lebih mudah disimpan & didokumentasikan.