Bongkar Lagi, Install Lagi

Saat menulis postingan ini, saya sedang menunggu proses instalasi OpenSUSE 10.3 ke dalam PC saya di rumah.

Bye-bye Ubuntu, bye-bye Windows 😀

Untuk kesekian kalinya saya obrak-abrik lagi PC saya. PC yang saya beli November 2005 ini sudah puluhan kali saya install dan uninstall. Tidak pernah menghitung sih berapa tepatnya, cuma sepertinya yang paling banyak adalah instalasi Windows. Tahu sendiri kan Windows gampang crash. Terakhir tadi sebelum “dibongkar” lagi, ada Windows XP dan Ubuntu 7.04 di dalamnya. Berhubung lagi senang-senangnya dengan OpenSUSE 10.3 tak apalah saya relakan sistem yang sudah ada diubah lagi. Minggu kemarin sudah saya pindahkan dulu data-datanya ke harddisk backup. Gak tau nanti OpenSUSE ini akan bertahan berapa lama di dalam PC saya.

Mungkin sebaiknya saya punya PC khusus untuk kesenangan saya ngoprek OS 😀 Kalau ada rejeki, hal ini pasti bisa masuk ke dalam plan saya berikutnya. Kalau perlu beli KVM switch sekalian, jadi gak perlu pasang 2 monitor, 2 keyboard+mouse. Cukup satu KVM switch bisa pindah-pindah di antara 2 PC..he..he..he…

Yang mau saya pelajari dalam waktu dekat adalah membuat proxy server sendiri (termasuk konfigurasi internet gateway). Sekarang sedang menunggu pinjaman LAN card dari teman saya. Mudah-mudahan akhir minggu ini pesanan LAN card saya sudah siap, jadi ada mainan nanti di akhir minggu.

Mangkatnya Pak Harto

Setelah sudah hampir sebulan media kita dipenuhi oleh berita sakitnya mantan Presiden Soeharto, hari ini Pak Harto akhirnya meninggal dunia. Menurut Detik.com, Pak Harto meninggal dunia hari ini 27 Januari 2008 pukul 13.10. Saya baru bangun tidur sore ini pukul 6, mendengar berita ini di tv. Semua media memberitakan hal yang sama.

Lepas dari segala kontroversi tentang dirinya, saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya mantan Presiden Soeharto.

Biliar Lagi

Baru saja saya pulang dari Roxy Square, main biliar di Roxy Pool House (lantai 3 gedung Roxy Squre). Tadi saya sempat ikut mini kompetisi yang diadakan oleh Roxy Pool House (RPH). Dengan uang pendaftaran Rp10000,- saya masuk ke dalam sebuah kompetisi kecil dengan 8 orang peserta. Kompetisinya memakai sistem gugur, mencari 3 kemenangan. Yang menang katanya akan dapat hadiah uang tunai Rp50000,- (namanya juga kompetisi mini jadi hadiahnya juga mini 😀 ).

Awalnya saya pergi ke Roxy bersama Manus teman saya untuk belanja di Superindo lalu rencananya main sebentar di RPH. Berangkat dari rumah pukul 7 malam. Setelah ambil uang di ATM, belanja sebentar di Superindo, mengantar Manus beli SIM card, baru kami naik ke lantai 3. Saat saya sedang main sendiri, ada pengumuman bahwa RPH akan mengadakan kompetisi kecil. Iseng saja saya mendaftar. Kebetulan saya kenal dengan salah satu panitianya. Tapi giliran saya main masih cukup lama. Teman saya sudah mengantuk, jadi saya pulang dulu mengantar teman saya. Segera saya balik lagi ke RPH, kali ini bersama Edi.

Kemampuan saya main biliar memang belum layak untuk ikut kompetisi, walupun kompetisinya skala kecil seperti ini. Tapi tak apa lah, sekadar melatih mental. Main biliar di tengah kompetisi memang jauh berbeda rasanya dibandingkan saat main sendiri. Deg-degan, tegang membuat saya jadi bego. Bola-bola yang gampang jadi sering gagal saya eksekusi. Lumayan lah, saya sempat menang melawan salah satu jagoan di Roxy Square. Sampai final akhirnya saya kalah. Pulang deh, tidak ada rasa kecewa karena sejak awal niat saya bukan untuk menang. Niat saya ikut hanya untuk melatih mental, mengukur kemampuan, menghitung seberapa keras lagi saya harus berlatih.

Roxy Pool House adalah tempat pertama saya mengenal biliar pertengahan tahun 2006 lalu. Saya masih ingat dulu dikenalkan dengan biliar oleh teman saya Budy. Sekitar bulan Juni 2006 saya pertama kalinya seumur hidup saya pegang yang namanya stik biliar. Waktu itu saya belum lulus dari ITB. Saya pun masih ingat di meja mana saya dulu pertama kali main, meja nomor 1 🙂 . Sejak itu saya jadi ketagihan main biliar. Cukup intens saya main biliar sejak saat itu. Apalagi sejak saya mulai kerja pertama kali di Jakarta bulan September 2006. Awal Oktober 2006 saya beli cue stick sendiri dari gaji pertama saya. Saya masih ingat juga akhir tahun 2006 boleh dibilang hampir setiap hari saya dan Budy main biliar di RPH.

Sejak bergabung dengan klub Indobilyar (akhir 2006), saya jadi jarang sekali main di RPH. Saya lebih senang main di Batavia Sport di jalan Panjang. Sayang baru bulan lalu Batavia Sport gulung tikar. Main di RPH bukan pilihan utama, hanya pilihan yang paling dekat dengan tempat tinggal saya. Yang membuat RPH bukan jadi pilihan utama karena mejanya tidak bagus dan mahal :-p . Alasan lain, musiknya yang “ajeb-ajeb” tidak cocok buat telinga saya.

Ya gitu deh sepotong pengalaman saya dengan Roxy Pool House. Banyak memori saya di sana….(sok puitis =)) )

Orang Pintar Pakai Google


google

Dengan bantuan Google, sebenarnya kita bisa memperoleh sebanyak mungkin informasi. Mulai dari hal sepele sampai hal yang njelimet alias rumit. Mulai informasi tentang kentut sampai informasi tentang bagaimana pesawat ulang alik bisa pergi ke luar angkasa. Begitu banyak informasi, ilmu pengetahuan yang tersedia di dunia maya, sayang sekali kalau kita tidak dapat memanfaatkannya.

Banner di atas saya buat karena miris juga memperhatikan banyak orang yang tidak bisa memanfaatkan Google sebagai mesin pencari…slogannya mirip iklan produk jamu ya…hi..hi..hi… Sayangnya cukup banyak pengguna internet yang malas (atau mungkin tidak tahu) bertanya pada Google. Kendala umum orang Indonesia mencari informasi lewat Google adalah bahasa. Tidak perlu malu mengakui kalau tulisan yang ada di Internet lebih banyak yang ditulis menggunakan bahasa Inggris daripada menggunakan Bahasa Indonesia. Kendala lain adalah orang lebih suka bertanya lisan, malas membaca.

Hal lain yang membuat orang susah memperoleh informasi yang tepat saat menggunakan Google adalah kata kunci pencarian yang salah. Menurut saya, kunci sukses memanfaatkan Google untuk mencari informasi adalah bagaimana kita memilih kata kunci pencarian (keyword) yang tepat. Jadi untuk memanfaatkan Google, saya sederhanakan metodenya menjadi seperti berikut ini :

  • Pakai kata kunci pencarian yang singkat. Jangan anggap Google seperti dukun sehingga menggunakan kata kunci pencarian seperti membuat kalimat. Misalnya, jangan gunakan kalimat seperti ini :

    “harga CDMA bisa digunakan sebagai modem”
    “bagaimana membuat check list pekerjaan”
    “cara menginstal sistem operasi windows v
    ista”

    Google memang canggih tapi tidak sepintar itu untuk menjawab pertanyaan seperti di atas. Gunakan kata-kata singkat untuk mencari informasi. Semakin panjang kalimat yang digunakan, semakin rancu Google mencarikan informasi untuk Anda. Untuk contoh di atas, saya lebih senang menggunakan kata-kata berikut :

    “harga, modem CDMA”
    “check list pekerjaan”
    “install windows v
    ista”

  • Usahakan menggunakan kata kunci pencarian dalam bahasa Inggris. Mengapa saya menyarankan hal ini? Karena dengan menggunakan bahasa Inggris, kemungkinan kita mendapat informasi menjadi lebih besar. Ingat…tulisan yang tersebar di Internet lebih banyak yang ditulis dalam bahasa Inggris daripada dengan Bahasa Indonesia.
  • Saat Anda mencari sesuatu dengan menggunakan Google dan tidak menemukan apa yang Anda cari, jangan malas untuk mencobanya kembali dengan kata kunci pencarian yang lain. Jangan malas juga untuk melihat satu persatu link yang didapat Google dari hasil pencariannya.

Jadi tidak ada alasan orang untuk jadi gaptek dengan bantuan mesin pencari seperti Google ini. Semua orang bisa jadi pintar dengan bantuan Google. Lucu kan kalau Anda memiliki akses internet tapi tetap saja gaptek, tetap saja bego. Ayo jangan malas bertanya pada Google kalau bertemu masalah, kalau butuh informasi, dsb…

Silakan pasang banner “Orang Pintar Pakai Google” di blog Anda :

<div align="left">
<a href="https://blog.tedytirta.info/2008/01/26/orang-pintar-pakai/">
<img src="https://blog.tedytirta.info/wp-content/uploads/2008/01/g2171.png"
alt="google" width="80%" height="84%"/></a></div>

Salin kode di atas ke widget blog Anda

Rawon Setan

Semalam saya bersama rekan-rekan saya mencoba makan di rumah makan Rawon Setan (mbak Endang) di Boulevard Kelapa Gading. Awalnya sekitar pukul 12.00 kami bertiga baru pulang main biliar di La Piazza. Budy rekan saya kelaparan, belum makan malam….(saya juga lapar sih :-p ). Putar-putar Kelapa Gading akhirnya mampirlah kami ke Rawon Setan ini.

Saya pernah melihat liputan tentang rumah makan ini di televisi. Tapi yang saya pernah saya lihat adalah rumah makan yang ada di Surabaya. Rupanya ada juga cabangnya di Jakarta. Semangkuk rawon dihargai Rp20000,- tambah nasi kalau tidak salah Rp3000,-. Ada juga pilihan nasi rawon (nasinya sudah dicampur ke dalam rawon) harganya cuma Rp15000,-. Entah kenapa rawon campur ini lebih murah.

Rawonnya mantap, potongan daging sapinya besar-besar & empuk. Sambalnya pueedessss sekali. Mungkin karena pedasnya ini makanya rawon di sini dinamai Rawon Setan…..pedasnya pedas Setan. Atau mungkin karena rumah makan ini buka sampai jam 2 dini hari (mulai buka pukul 9 pagi). Bagi yang suka rawon mungkin tidak perlu repot ke Surabaya untuk mencoba Rawon Setan; tinggal datang saja ke Kelapa Gading.

Update :
eh ternyata di Casablanca ada juga rumah makan yang sama….