Sudah tahu tentang EeePC? Notebook kecil seperti ini nih :

Pasti enak punya EeePC, ringan & harganya itu loh yang menggiurkan. Kemana-mana pasti gampang kalau mau bawa notebook. Mungkin aktivitas blogging saya akan meningkat. Di mana-mana, di tiap ada kesempatan bisa ngeblog :-p Dari dulu saya memang mengidamkan punya notebook yang kecil dan ringan. Maklum semakin kecil notebook kan biasanya mahal harganya, jadi dari dulu belum kesampaian keinginan saya tadi. Jadi kalau ada notebook dengan layar hanya 7″ dengan harga murah, wah pasti saya jadi gak bisa tidur pengen punya.
Tapi saya gak tahu bagaimana daya tahan batere EeePC. Harusnya sih notebook ini bisa panjang daya tahan baterenya. Percuma saja kan kalau notebook ringan, bisa selalu dibawa kemana-mana, tapi kemana-mana harus bawa charger. Tapi mungkin benar notebook ini akan punya daya tahan batere yang cukup baik mengingat tidak ada harddisk konvensional di dalamnya. Tidak ada harddisk dengan cakram magnetik di dalamnya, tentu ini akan menghemat sekian persen konsumsi listrik dari baterenya. Sebagai penggantinya Asus EeePC ini dilengkapi dengan flash memori sebesar 4GB (Asus menyebutnya sebagai solid-state disk).
Gebrakan yang dibuat Asus ini cukup menarik. Dengan menjadi vendor yang pertama mengeluarkan notebook tanpa harddisk bermotor, pasti Asus ingin merebut pasar yang cukup besar. Yang lebih menarik lagi adalah cara Asus menawarkan & mempromosikan notebook-nya ini. Jauh-jauh hari berita tentang Asus EeePC ini sudah dihembuskan di media internet. Tentu saja hal ini mengundang rasa penasaran banyak orang. Strategi beriklan yang menghebohkan seperti ini pasti diluncurkan dengan ekspektasi tinggi…menjaring konsumen sebanyak-banyaknya.
Iklan terus-terusan didengungkan tapi barang tak kunjung datang. Makin gila juga yang mengantri ingin secepatnya mendapatkan notebook tersebut. Mungkin akan beda ceritanya kalau Asus menjual EeePC dengan cara biasa. Sebuah situs handphone di Indonesia bahkan menawarkan sistem inden untuk mendapatkan EeePC. Tentu dengan harga yang sudah digelembungkan daripada harga asli Asus EeePC ini…ah dasar jiwa makelar :-p
Mungkin notebook dengan harga murah sudah saatnya masuk ke Indonesia. Dengan harga yang katanya di kisaran 3 juta rupiah, tentu cocok kalau notebook ini beredar di pasar Indonesia. Harga notebook saat ini untuk kelas low entry masih berada di kisaran 5 juta rupiah. Adanya notebook dengan harga 3 jutaan tentu menjadi alternatif bagi orang-orang yang perlu komputer murah. Dan tentu menjadi alternatif mainan baru bagi para penggemar gadget di Indonesia :D.
Di situsnya saya tidak melihat Asus menyediakan aksesori optical drive. Wah kalau punya Asus EeePC pasti saya juga akan nambah beli optical drive external nih.
Kalau saya punya EeePC ini adalah topik yang dilombakan oleh situs http://iwanteeepc.blogspot.com/. Ini juga salah satu strategi Asus untuk menjaring pasar dari kalangan blogger =)) . Pintar kan strategi jualannya…menjaring para blogger bisa jadi sebuah alat beriklan yang murah meriah. Bayangkan berapa banyak blogger yang akan menulis tentang Asus EeePC (salah satunya yang sedang Anda baca ini :-p ). Biarin deh dikerjai oleh Asus untuk menulis tentang EeePC, yang penting punya kemungkinan dapat EeePC gratisan :)) .
