Jerman (part 10) – Breakfast

Sudah 4 hari ini tiap hari saya sarapan dengan pilihan menu yang sama di hotel. Sosis (entah daging apa 😀 ), scrambled egg (telur orak arik), roti Perancis (karena cukup keras rasanya benar-benar nendang di perut).

Tiap hari saya ketemu makanan ini di hotel. Sebenarnya ada salmon juga tapi saya tidak bisa menikmati. Beberapa jenis croissant juga tidak bisa masuk, karena sudah kepalang kenyang setelah makan roti Perancis tadi. Roti tawar, keju, selai, madu pun ada. Di restorannya juga disediakan aneka sereal, hmm tapi saya juga gak suka sereal. Telur rebus bagi yang suka juga disiapkan di sana. Buah disiapkan jeruk, apel, eh ada juga yogurt.

Biasa ketemu nasi, di sini ketemu telur lagi sosis lagi…tapi kok bisa kenyang ya? Kandungan kalori sarapan tadi sudah cukup mungkin untuk badan saya tiap pagi hari.

Jerman (part 9) – Engineer Raba-Raba

Ada komentar “miring” dari beberapa teman di kantor tentang kepergian saya training ke Jerman.

“Paling di sana ntar ngeblog aja…foto-foto aja…”

Ada juga komentar di blog dari Jesie, mengomentari saya main biliar di Panderborn; katanya

“…biaya training mahal-mahal cuma ngebilyar…”

Untuk menepis (mode ngeles) komentar-komentar tadi, saya buat liputan foto tentang kegiatan training yang saya sudah saya ikuti 3 hari ini. Banyak sih kegiatan lain di acara training ini yang tidak tergambar di foto-foto berikut ini, tapi mudah-mudahan foto-foto berikut cukup memberi kesan bahwa saya juga belajar loh 😀 :

Tujuan utama saya training kan sebenarnya cuma satu :

Melepas status engineer “raba-raba”

Selama ini kan jadi engineer, pegang server/storage, baca manualnya dulu, coba-coba konfigurasi, syukur kalau jalan, kalau gak jalan ngoprek dulu, kalau masih gak jalan tanya Google, kalau tetep keukeuh gak jalan baru deh tanya senior (ngelirik Ramdhan & Manggar :-p ). Saya selama ini punya istilah sendiri untuk hal ini : “engineer raba-raba“. Jadi mudah-mudahan istilah ini bisa hilang kalau sudah ikut training 😀